Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Turunkan 40 Atlet, Kudus Bidik Juara Umum Kapolresta Cup Xiangqi Patiraya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Turunkan 40 Atlet, Kudus Bidik Juara Umum Kapolresta Cup Xiangqi Patiraya

Tak sekadar datang untuk meramaikan pertandingan, Kontingen Xiangqi Kudus membawa target besar ke Pati. Dengan kekuatan sekitar 40 atlet terbaik, mereka siap berburu gelar juara umum di Kapolresta Cup Xiangqi Patiraya 2026.

T. Budianto
Last updated: Juli 24, 2026 5:02 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
KEJURPROV PEXI: Ketua Pexi Kudus, Priskilla (paling kanan) bersama Ketua Pengprov Pexi Jateng, Bambang Wuragil foto bersama usai pembukaan Kejurprov Pexi di Kudus beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, KUDUS– Persatuan Xiangqi Indonesia (Pexi) Kabupaten Kudus mengirim sekitar 40 atlet untuk berlaga pada Kapolresta Cup Xiangqi Patiraya 2026 yang akan berlangsung di Auditorium SMAN 2 Pati, Minggu (9/8/2026).

Turnamen ini akan mempertandingkan lima nomor, yakni perorangan putra, perorangan putri, beregu putra, beregu putri, dan beregu campuran untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA.

Bagi Pexi Kudus, ajang tersebut bukan sekadar kejuaraan biasa. Turnamen ini menjadi kesempatan menguji kekuatan tim sekaligus mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Ketua Pexi Kudus, Priskilla SE, S.Pd, mengatakan pihaknya tidak menggelar pemusatan latihan khusus karena para atlet sudah terbiasa mengikuti kompetisi rutin setiap bulan.

Baca juga: Kudus Jadi Medan Tempur Kejurprov Xiangqi Jateng

“Pexi Kudus memiliki agenda turnamen rutin setiap bulan sehingga atlet sudah terbiasa menghadapi pertandingan. Persiapan kali ini lebih kepada uji coba mencari komposisi terbaik di nomor beregu,” ujar perempuan yang akrab disapa Lala ini.

Menurutnya, seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan pemain terbaik di masing-masing kategori dan akan tampil hampir di semua nomor pertandingan.

Meski tanpa program latihan tambahan, para atlet tetap menjalani latihan rutin tiga hingga empat kali setiap pekan di bawah arahan pelatih.

Menjelang turnamen, fokus latihan lebih diarahkan pada penguasaan kontrol waktu karena pertandingan menggunakan format catur cepat dengan waktu berpikir sekitar 15 menit.

“Kami melatih atlet agar mampu berpikir taktis, mengambil keputusan dengan cepat, tetapi tetap dalam kontrol permainan yang baik. Pengelolaan waktu menjadi faktor yang sangat menentukan,” jelasnya.

Performa Terbaik

Lala optimistis para atlet mampu menunjukkan performa terbaik karena seluruh pemain yang dibawa merupakan andalan Pexi Kudus. “Semua atlet yang kami kirim adalah andalan. Kami berharap seluruhnya bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik,” katanya.

Pexi Kudus pun memasang target tinggi, yakni membawa pulang predikat juara umum. Menurut Lala, jika seluruh atlet mampu bermain sesuai kemampuan terbaiknya, target tersebut bukan hal yang mustahil.

“Target kami semua atlet bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Jika itu tercapai, kami optimistis Kudus bisa menjadi juara umum,” ujarnya. Ia mengakui persaingan tidak akan mudah karena sejumlah daerah di wilayah eks Karesidenan Pati lebih dulu mengembangkan olahraga Xiangqi.

Namun, Kudus memiliki modal yang cukup menjanjikan setelah berhasil meloloskan 11 atlet yunior ke Porprov Jawa Tengah 2026. “Kudus memang termasuk daerah yang paling belakangan mengembangkan Xiangqi dibanding kabupaten lain di Pati Raya. Namun kami sudah membuktikan mampu meloloskan sebelas atlet yunior ke Porprov. Itu menunjukkan kemampuan kami sudah cukup diperhitungkan,” tuturnya.

Baca juga: Catur Cina Nggak Main-main: Kudus Jadi Arena, Anak-anak Jadi Jagoan

Menjelang keberangkatan, pengurus juga membakar semangat para atlet agar memanfaatkan kesempatan bertanding sebaik mungkin. “Kesempatan belum tentu datang dua kali. Sekarang adalah saat yang tepat untuk mengharumkan nama daerah sebagai juara. Prestasi itu akan selalu dikenang,” pesannya.

Pexi Kudus juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini mendukung perkembangan Xiangqi di Kabupaten Kudus, termasuk Ketua Dewan Pembina Pexi Kudus Ronny Tirtobisono yang disebut konsisten memberikan dukungan sejak organisasi itu belum terbentuk secara resmi. Selain itu, tahun ini Pexi Kudus juga mulai memperoleh dukungan anggaran pembinaan dari KONI Kabupaten Kudus, sehingga program pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal.

Usai Kapolresta Cup Patiraya, agenda para atlet Kudus masih padat. Mereka dijadwalkan tampil di Kejurprov Pelajar (Popda Jateng) pada September di Kabupaten Pati, dilanjutkan Porprov Jateng 2026 di Kota Semarang pada Oktober, sebelum menutup musim dengan mengikuti Kejuaraan Nasional Kelompok Umur di Jakarta pada November.

Dalam olahraga strategi seperti Xiangqi, kemenangan memang ditentukan langkah di atas papan. Tapi juara sejati lahir jauh sebelum pertandingan dimulai: dari latihan yang konsisten, bukan sekadar optimisme di atas kertas. (tebe)

You Might Also Like

Ligue 1 Resmi Ganti Logo? Aksi Terbang Kvara Layak Diabadikan

Awas!! Purbalingga Punya Pabrik Pencetak ‘Tukang Sodok’ Handal

Quattrick Wawan Febrianto Antar Kab Semarang ke Semifinal Soekarno Cup 2025

Barcelona Anggap Rashford Prospek Bagus, Deco: tapi . . .

Skuad PSIS Jalani Medical Check-Up

TAGGED:koni kuduspengprov pexi jatengpexi kudusxiangqi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semarang Makin Pede Jadi Kota Sinema
Next Article Investor Lirik Semarang, Mas Dewan RI Andhika: Revisi UU Kawasan Industri Jadi Kunci

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (dul)

BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla

CUCU PENDIRI NU - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf adalah cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Ayah Gus Ifran, KH Yusuf Hasyim, adalah putra bungsu KH Hasyim Asy'ari dan Ny Nafiqah.

Menhaj Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Akademisi: Ngono Ya Ngono, Neng Ojo Ngono, Gus . . .

PENGURAI MASSA: Tim pengurai massa dari kepolisian siaga di Simpang Lima Semarang untuk membubarkan paksa massa aksi, Kamis (22/10/2026) malam. (bae)

LBH: Tim Hukum dan Paramedis Jadi Korban Kekerasan Polisi saat Demo Semalam

Tak Cuma Jago Ngaji! Darul Amanah Juara Football Santri 2026

Dicari, Komisioner KI  yang Bukan Sekadar Pintar tapi juga Bisa Kerja Bareng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

WCP Puas Hasil Laga Uji Coba, PSIS Tekuk Persik Kediri 1-0

Agustus 4, 2026
Sepak Bola

Jersey Baru, Skuad Fresh, Persibangga Gaspol Bidik Naik Kasta

Maret 28, 2026
Olahraga

Indonesia Bidik 10 Besar di Nagoya

Oktober 13, 2026
TIMNAS SPANYOL - Untuk kali pertama dalam sejarah, tak ada pemain Real Madrid sama sekali dalam skuad tim nasional Spanyol.
Sepak Bola

Pertama dalam Sejarah! Tak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol

Mei 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Turunkan 40 Atlet, Kudus Bidik Juara Umum Kapolresta Cup Xiangqi Patiraya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?