BACAAJA, KLATEN — Kabar duka datang dari Kabupaten Klaten. Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto meninggal dunia dan meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk para kepala daerah di sekitarnya.
Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama sang istri, Venessa Winastesia, langsung melayat ke rumah duka di Delanggu, Sabtu (7/2/2026). Kehadirannya jadi bukti kalau hubungan mereka bukan cuma urusan kerja, tapi juga pertemanan.
Respati mengaku sangat terpukul atas kepergian Benny. Ia menyebut almarhum sebagai sosok pemimpin muda yang dikenal pekerja keras dan total dalam pengabdian.
Bacaaja: Breaking News: Kabar Duka dari Klaten, Wabup Benny Indra Ardhianto Meninggal Dunia
Bacaaja: Respati Siap Jamin Karier Atlet Disabilitas Solo, Diperhatiaan Nggak Cuma Pas Lagi Jaya
“Saya secara pribadi dan mewakili Pemerintah Kota Surakarta menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian sahabat dan saudara, Benny. Saya dekat dengan almarhum, baik dalam pemerintahan maupun di organisasi partai, sehingga kepergian ini sangat berat bagi saya pribadi,” kata Respati.
Menurutnya, kepergian Benny bukan cuma kehilangan untuk Pemkab Klaten, tapi juga buat banyak daerah lain. Figur muda di pemerintahan selalu identik dengan energi baru dan ide segar—dan saat sosok seperti itu pergi, kerasa banget kosongnya.
Respati juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.
“Semoga almarhum husnul khatimah, keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan, dan kita semua bisa melanjutkan perjuangan almarhum,” ujarnya.
Kepergian Benny jadi pengingat sederhana: di tengah padatnya urusan pemerintahan, ada manusia-manusia yang bekerja sepenuh hati. Dan ketika satu pergi, yang tersisa adalah kenangan sekaligus tanggung jawab untuk meneruskan apa yang sudah diperjuangkan. (*)


