Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: SMA Kolese Loyola Juara Kompetisi Debat Pelajar Piala Wali Kota
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

SMA Kolese Loyola Juara Kompetisi Debat Pelajar Piala Wali Kota

Kompetisi Debat Piala Wali Kota 2025 yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HMPSIH) Soegijapranata Catholic University (SCU) menjadi panggung intelektual bagi pelajar SMA se-Kota Semarang untuk unjuk kemampuan berpikir kritis dan bernalar sehat. Bertempat di Gedung Albertus SCU, ajang tahunan ini menghadirkan tema besar “Dialektika dan Rasionalitas: Pilar Merawat Demokrasi Indonesia” sebagai upaya memupuk kedewasaan demokrasi sejak dini.

baniabbasy
Last updated: Agustus 2, 2025 4:24 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
JUARA LOMBA DEBAT: Para juara Kompetisi Debat Piala Wali Kota 2025 berpose bersama usai menerima piala dan hadiah di pelataran Gedung Albertus, Kampus 1 Soegijapranata Catholic University (SCU), Semarang. SMA Kolese Loyola meraih Juara 1 dan predikat Best Speaker, disusul SMAN 4 Semarang sebagai Juara 2, dan SMAN 10 Semarang sebagai Juara 3. Kompetisi ini digelar oleh HMPS Ilmu Hukum SCU dan diikuti 12 SMA se-Kota Semarang. (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Dialektika demokrasi mengalir dalam kompetisi debat pelajar bertajuk Piala Wali Kota 2025 yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HMPSIH) Fakultas Hukum dan Komunikasi Soegijapranata Catholic University (SCU).

Ajang tahunan ini mempertemukan 12 SMA di Kota Semarang dalam adu argumen kritis dan etis, yang berlangsung 28–30 Juli 2025 di Gedung Albertus, Kampus 1 SCU, Bendan Duwur, Gajahmungkur, Semarang.

Final debat mempertemukan SMAN 4 Semarang dengan SMA Kolese Loyola dengan topik “Legalisasi Judi Online”. SMAN 4 sebagai tim kontra dan SMA Kolese Loyola sebagai tim pro. Debat berlangsung ketat, namun tim Loyola berhasil keluar sebagai juara. Salah satu anggotanya, Michelle Calisha Jaya, juga dinobatkan sebagai best speaker.

“Kompetisi ini bukan soal menang dan kalah, tapi tentang bagaimana membangun ruang dialektika yang sehat bagi generasi muda,” ujar Ketua Panitia, Stefanus Savano. Ia menekankan pentingnya berpikir kritis sebagai pilar demokrasi yang berkelanjutan.

Etika Berpendapat

Dekan FHK SCU, Marcella Elwina Simanjuntak, menambahkan bahwa debat adalah media untuk menanamkan etika dalam berpendapat. “Logika, moral, dan etika adalah fondasi berpikir dalam demokrasi,” ujarnya.

Kompetisi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, yang mewakili Wali Kota. Ia menyebut debat sebagai olahraga intelektual yang melatih strategi, dedikasi, dan kemampuan komunikasi rasional.

Sistem kompetisi menggunakan sistem poin dalam fase penyisihan dengan tiga grup masing-masing empat sekolah. Penjurian dilakukan oleh dua dosen dan satu jurnalis, Eka Setiawan, yang baru menyelesaikan program IVLP 2025 di Amerika Serikat.

Adapun sekolah yang berpartisipasi: SMA Kolese Loyola, SMA Kristen Tritunggal, SMA Karangturi, SMA Theresiana 01, SMA Krista Mitra, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 4, SMAN 5, SMAN 8, SMAN 10, dan SMAN 15 Semarang. (*)

You Might Also Like

Luthfi: Sekolah Bukan Cuma Tempat Belajar, Tapi “Jalan Keluar” dari Kemiskinan

Mu’ti Minta Dana Tambahan Dana Rp181 Triliun, Ngakunya Sih Bukan Untuk MBG

Taman Baca & Pusat Difabel Bakal Dapat “Payung Hukum”

RUU Sisdiknas dan “PR Besar” Papua Pegunungan: Ketika Pendidikan Tak Cukup Sekadar Regulasi

Minum Kopi Jangan Asal, Ada Doanya, Warisan Para Sufi

TAGGED:kompetisi debat smascusma kolose loyolasman 4 semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tim KKN-T Undip 21 Dorong Petani Gedong Ciptakan Produk Inovasi Kopi
Next Article Megawati Rangkap Jabatan Ketum dan Sekjen PDIP, Hasto Tak Masuk Struktur Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Paham Anarko Sudah Menyebar, Ini Peringatan Keras Kapolres Banjarnegara

Agustus 16, 2025
Pendidikan

Unwahas Bareng Forum Internasional Bakal Gelar Dialog Sukseskan MBG

Maret 19, 2026
Pendidikan

Pendaftaran SMA Unggul Garuda Diperpanjang, Seminggu Lagi

Maret 1, 2026
Surat perjanjian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berisi klausul “tanggung risiko sendiri” bikin geger netizen. Dari risiko keracunan hingga denda Rp80 ribu untuk wadah makan hilang, semuanya dibebankan ke orang tua. Foto: dok
InfoPendidikan

Surat Sakti MBG: Orang Tua Tanggung Risiko, Negara Cuci Tangan?

September 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: SMA Kolese Loyola Juara Kompetisi Debat Pelajar Piala Wali Kota
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?