BACAAJA, SEMARANG – Arus mudik sudah begitu terasa, meski Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 belum resmi dimulai.
Stasiun Tawang, Semarang, sudah mulai dipadati penumpang sejak Sabtu (21/12/2025).
Pantauan BACAAJA sekitar pukul 23.30 WIB menunjukkan suasana stasiun yang tetap ramai meski jarum jam hampir masuk hari baru.
Bacaaja: 267 SPBU di Jateng Siaga Sambut Libur Nataru
Bacaaja: Nataru Bikin Jateng Padat? Gubernur Luthfi: Tenang, Semua Sudah Diantisipasi
Area parkir penuh kendaraan, ruang tunggu dipadati penumpang, sementara sebagian lainnya tampak mondar-mandir sambil mantengin jadwal keberangkatan kereta.
Intinya: ini bukan vibes stasiun sepi tengah malam.
Keramaian ini jadi sinyal kalau banyak pemudik memilih berangkat lebih awal demi menghindari chaos yang biasanya muncul menjelang puncak libur Nataru. Strategi klasik tapi masih relevan: pergi duluan biar nggak kejebak lautan manusia.
Salah satu penumpang, Nurul (49), yang hendak mudik ke Malang, mengaku sengaja memilih berangkat di tanggal 21 Desember. Alasannya simpel dan masuk akal.
“Kalau makin mepet, stasiun pasti lebih ramai. Tiket juga cepat habis, apalagi kereta-kereta favorit,” ujarnya santai sambil menunggu keberangkatan.
Cerita Nurul sejalan dengan kondisi di lapangan. Pihak Stasiun Tawang membenarkan kalau lonjakan penumpang sudah mulai terasa sejak akhir pekan ini.
Bayu (41), salah satu petugas stasiun, mengatakan puncak arus mudik Nataru 2025 diprediksi berlangsung cukup panjang.
“Perkiraannya mulai 21 sampai 26 Desember. Jadi wajar kalau sekarang sudah mulai padat,” jelasnya.
Dengan tren mudik yang dimulai lebih cepat, Stasiun Tawang diprediksi bakal terus ramai dalam beberapa hari ke depan.
Buat para pemudik, satu pesan penting: siapin perjalanan dari sekarang. Datang lebih awal ke stasiun, cek tiket dan jadwal keberangkatan, biar libur Nataru tetap aman, nyaman, dan nggak drama.
Karena mudik itu soal timing. Salah jam dikit, bisa-bisa liburan keburu capek duluan. (dul)


