Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sederet Sapi dengan Harga Selangit, Lebih Mahal dari Supercar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Sederet Sapi dengan Harga Selangit, Lebih Mahal dari Supercar

Bukan sekadar hewan ternak, sapi-sapi ini dianggap sebagai aset berharga—setara properti mewah, bahkan lebih mahal dari supercar. Keistimewaan mereka bukan hanya pada ukuran tubuh atau tampilan fisik, tetapi juga warisan genetika dan reputasi keturunannya.

Nugroho P.
Last updated: Juni 2, 2025 8:35 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Viatina-19, Sapi termahal se jagat.
SHARE

MENJELANG Idul Adha, perhatian publik biasanya tertuju pada pasar hewan kurban. Di sanalah para pedagang sibuk menawarkan kambing, domba, hingga sapi kepada para calon pembeli. Tapi di balik gemuruh pasar tradisional itu, ada dunia lain yang tak banyak diketahui: dunia sapi elite, dengan harga yang bisa membuat mata terbelalak.

Bukan sekadar hewan ternak, sapi-sapi ini dianggap sebagai aset berharga—setara properti mewah, bahkan lebih mahal dari supercar. Keistimewaan mereka bukan hanya pada ukuran tubuh atau tampilan fisik, tetapi juga warisan genetika dan reputasi keturunannya.

Salah satu yang paling menyita perhatian dunia adalah Viatina-19. Sapi betina dari Brasil ini memecahkan rekor sebagai sapi termahal di muka bumi. Angkanya mencengangkan: diperkirakan mencapai Rp78 miliar! Jika dirupiahkan, harganya bisa membeli lebih dari setengah lusin mobil Lamborghini baru.

Viatina-19 berasal dari ras Nelore, dikenal karena daya tahan tubuh dan pertumbuhan otot yang mengesankan. Tapi Viatina bukan Nelore biasa. Ia adalah puncak dari pemuliaan genetik selama bertahun-tahun, dengan struktur tubuh sempurna dan kemampuan reproduksi luar biasa.

Bagi peternak elite, sapi seperti Viatina adalah investasi jangka panjang. Setiap tetes semennya, atau anak yang lahir darinya, berpotensi menghasilkan ratusan juta rupiah. Tak heran, keamanan kandang Viatina dijaga layaknya rumah seorang selebritas—CCTV aktif 24 jam, petugas keamanan bersenjata, hingga dokter hewan pribadi.

Tak hanya Brasil yang memiliki sapi dengan harga fantastis. Jepang, negara yang dikenal dengan presisi dan kualitas tinggi, juga punya ikon kebanggaan: sapi Wagyu. Jenis Kobe dan Matsusaka termasuk yang paling eksklusif. Dagingnya dikenal dengan marbling lemak halus yang menjadikan rasa daging lembut, lumer, dan kaya rasa.

Harga seekor sapi Wagyu kualitas premium bisa mencapai miliaran rupiah. Belum lagi jika sudah diolah jadi menu mewah di restoran bintang lima—satu porsinya bisa setara gaji bulanan karyawan.

Dari India hingga Amerika Serikat, sapi Brahman juga jadi primadona. Tubuhnya besar, punggungnya melengkung khas, dan yang paling penting: tahan cuaca panas ekstrem. Sapi ini banyak diternakkan di daerah tropis hingga sub-tropis. Harga seekor Brahman kualitas unggul mencapai lebih dari Rp300 juta.

Skotlandia pun punya andalan: Black Angus. Ras yang satu ini terkenal dengan dagingnya yang bertekstur lembut dan beraroma kuat. Di pasar internasional, daging Black Angus selalu masuk daftar premium. Seekor sapi Black Angus bisa dihargai sekitar Rp192 juta.

Sementara itu, dari Texas datanglah Texas Longhorn—sapi dengan ciri tanduk melengkung panjang ke samping, bisa mencapai dua meter. Ia bukan hanya simbol budaya Amerika, tapi juga komoditas bernilai tinggi. Seekornya dibanderol sekitar Rp160 juta.

Di Inggris, sapi Devon tampil beda. Warnanya merah menyala, sehingga dijuluki “Ruby Red”. Ras ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu, dikenal karena ketahanan tubuh dan kelezatan dagingnya. Harga per ekor bisa menembus Rp95 juta, tergantung kualitasnya.

Italia pun punya jagoan: sapi Piedmontese. Ras ini punya keunikan berupa mutasi gen myostatin yang menyebabkan otot berkembang ganda—dikenal dengan istilah “double muscling”. Dagingnya rendah lemak tapi tetap empuk, menjadikannya favorit di pasar Eropa. Harganya bervariasi, namun bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Sapi-sapi ini tak hanya dibeli untuk dipotong, melainkan untuk dikembangbiakkan. Setiap keturunannya punya nilai genetik tinggi, dan biasanya hanya dijual ke peternak tertentu lewat sistem lelang tertutup.

Dalam ekosistem peternakan modern, harga sapi kini ditentukan oleh silsilah, gen, dan reputasi global. Tak heran jika peternakan elite kini menyerupai laboratorium: penuh data, analisis DNA, dan pengawasan ketat.

Menariknya, sebagian sapi dengan harga selangit ini bahkan tidak pernah dikonsumsi. Mereka dirawat seperti atlet nasional, dijaga gizinya, kesehatannya, dan bahkan emosinya. Dalam beberapa kasus, sapi elite punya pelatih khusus dan waktu istirahat yang diatur ketat.

Apa yang membuat sapi-sapi ini begitu mahal? Jawabannya adalah kombinasi antara kualitas genetika, prestise, langkanya jenis tertentu, dan permintaan pasar global. Dunia peternakan kini tak lagi hanya soal jual beli daging, tapi juga kompetisi bioteknologi dan kebanggaan kolektif.

Bagi masyarakat awam, melihat harga sapi mencapai miliaran mungkin terasa menggelikan. Tapi bagi para peternak profesional dan kolektor ternak, itu adalah konsekuensi dari seleksi, riset, dan investasi bertahun-tahun.

Dan meski kebanyakan dari kita hanya mengenal sapi sebagai hewan kurban atau sumber daging, di balik itu semua tersimpan dunia yang penuh prestise dan angka-angka luar biasa. Dunia sapi elite telah menjadi panggung baru dalam industri agrikultur modern. (*)

 

You Might Also Like

Mbak Ita Menangis di Ruang Sidang Tipikor: Saya Minta, Selama Ini Saya Berusaha . . .

Puan Ajak Legislator PDIP Siap Hadapi Revisi UU Pemilu 2029

Kasta Kunthul dan Kambing Hiasi Program Pendidikan Dokter Spesialis Undip

Jaksa Salah Terapkan Pasal, Martono Penyuap Mbak Ita Minta Dibebaskan dari Hukuman

Kasus Sirop Beracun Lagi-Lagi Makan Korban, Kali Ini di India ,  BPOM Indonesia Lakukan Ini 

TAGGED:idul adhaidul adha 2025sapisapi mahalsapi termahal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Para Gubernur di Pulau Jawa berpotensi menjadi calon presiden 2029 Enam Gubernur di Pulau Jawa dan Potensinya Berebut Jabatan Presiden
Next Article Jangan Panik! Ini Cara agar Daging Kurbanmu Empuk saat Dimakan, Tanpa Panci Presto

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM
Unik

Banjarnegara Zero Penindakan Truk ODOL: Kapolres Tegaskan Hanya Sosialisasi

Juni 23, 2025
Unik

Mengenang Mgr Soegijapranata, SCU Gaungkan Semangat “Perjumpaan yang Mengubah”

Juli 22, 2025
Unik

Ratusan Hafiz Terima Tali Asih dari Pemprov Jateng, Setiap Santri Dapat Rp1 Juta

Juli 7, 2025
Unik

Langit Wonosobo Siap Berpesta! Java Balloon Attraction 2025 Sambut Dua Abad Kabupaten dengan Warna dan Tradisi

Juli 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sederet Sapi dengan Harga Selangit, Lebih Mahal dari Supercar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?