Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mbak Ita Menangis di Ruang Sidang Tipikor: Saya Minta, Selama Ini Saya Berusaha . . .
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Mbak Ita Menangis di Ruang Sidang Tipikor: Saya Minta, Selama Ini Saya Berusaha . . .

Mbak Ita menangis, mengaku menyesal jabatannya sebagai Wali Kota Semarang yang ingin membuat Kota Lumpia go internasional berakhir dengan kasus korupsi.

R. Izra
Last updated: Juli 24, 2025 12:43 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Mbak Ita berdiri usai diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (23/7/2025). (bae)
Mbak Ita berdiri usai diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (23/7/2025). (bae)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Tangis penyesalan tak bisa terbendung dari mata mantan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) di sidang pemeriksaan terdakwa, Rabu (23/7/2025).

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Mbak Ita mengaku tak menyangka upayanya membangun Kota Semarang berakhir menjadi kasus korupsi.

Padahal, selama menjabat wali kota Mbak Ita berupaya memberi yang terbaik untuk Kota Semarang. Ia berambisi menaikkan kota ke level internasional.

“Saya selama ini berusaha membuat Kota Semarang menjadi lebih baik dan menjadi kota go internasional,” ujarnya.

Namun, semua sudah telanjur. Ia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi, meski kasus hukumnya belum diputus hakim.

“Saya minta maaf kalau ternyata seperti ini yang terjadi,” ucap Mbak Ita sambil menitikan air mata.

Menurutnya banyak fakta yang baru ia ketahui dalam proses persidangan, termasuk soal aliran dana dari proyek penunjukan langsung di kecamatan dan pengadaan meja-kursi siswa.

Mbak Ita mengaku hanya mengetahui soal penerimaan setoran yang ternyata bersumber dari hasil pungutan para pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang.

“Hanya satu yang saya tahu, yaitu menerima uang dari Bapenda. Tapi itu adalah tradisi,” jelasnya.

Tradisi yang ia maksud bahwa pemberian setoran dari Bapenda sudah ada sejak wali kota masih dijabat Hendrar Prihadi alias Hendi.

Sisi lain, Mbak Ita tidak sepakat jika semua tindakan suaminya dianggap sebagai representasi dirinya.

Sebab, meski memiliki hubungan pernikahan, keduanya memiliki pekerjaan bahkan pengelolaan keuangan yang berbeda.

“Kehidupan pribadi saya memang terpisah,” tuturnya. (bae)

You Might Also Like

Wilayah Udara Kedaulatan NKRI Dikendalikan Asing

Long Weekend Nggak Harus Bikin Kantong Kering, Begini Caranya!

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Demo Panas? Begini Cara Tetap Cool Tanpa Meledak Emosi

Jantung Terlihat Baik-Baik, Tiba-Tiba Tubuh Mendadak Tumbang Sendirian

TAGGED:mbak ita menangis di ruang sidangtangis mantan wali kota semarangtangis mbak itatangis penyesalan mbak ita
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mau Bayar Tiket Kereta di Indomaret? Begini Cara Mudah dan Praktisnya
Next Article Akar Bajakah, Warisan Hutan Kalimantan, Benarkah Berkhasiat?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Jejak Terakhir Bersama Sang Suami, Kenangan Terindah Najwa Shihab

Mei 21, 2025
Wakil Menteri Tenaga Kerja Immanuel Ebenezer, dikabarkan terjaring OTT KPK. Kasus apa ya?
Unik

Wamenaker Kena OTT: Ketika Sinetron Integritas Berakhir dengan Plot Twist Klasik

Agustus 21, 2025
Unik

Menilik Gunung Busuk yang Terus Bertumbuh di Jatibarang Semarang

September 27, 2025
Unik

Pekan Terakhir Operasi Patuh 2025, Ini Daftar Pelanggaran yang Jadi Prioritas Polisi

Juli 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mbak Ita Menangis di Ruang Sidang Tipikor: Saya Minta, Selama Ini Saya Berusaha . . .
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?