Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Santri Kuliah Sampai Luar Negeri, Kenapa Enggak?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Santri Kuliah Sampai Luar Negeri, Kenapa Enggak?

Ngaji jalan, kuliah lanjut, biaya aman. Kira-kira begitu reaksi banyak pesantren saat Pemprov Jateng resmi membuka Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026. Dari S1 sampai S3, bahkan sampai ke luar negeri, kesempatan ini jelas bukan kaleng-kaleng.

T. Budianto
Last updated: Februari 8, 2026 2:16 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENGAJIAN UMUM: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menghadiri Pengajian Umum Haul KH Masruchan Ihsan dan Nyai Hj Mahsun Muhdlor di Ponpes Al Maghfur, Mranggen, Kabupaten Demak, Sabtu (7/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, DEMAK– Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah langsung disambut antusias kalangan pesantren. Bukan tanpa alasan, beasiswa ini membuka jalan santri untuk lanjut kuliah tanpa harus pusing mikirin biaya yang makin hari makin mahal.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Maghfur, Nyai Azizah Masruchan, menyebut program ini sebagai langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi santri.

“Untuk melanjutkan pendidikan S1 dan S2 itu biayanya tidak sedikit. Kalau tidak mampu, pasti putus belajar. Saya sangat mendukung program ini karena bisa mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya saat Pengajian Umum Haul KH Masruchan Ihsan dan Nyai Hj Mahsun Muhdlor di Ponpes Al Maghfur, Mranggen, Kabupaten Demak, Sabtu (7/2/2026).

Menurut Nyai Azizah, santri justru sangat potensial melanjutkan pendidikan tinggi di bidang ilmu umum. Bekal keagamaan sudah kuat, tinggal ditambah ilmu pengetahuan modern. “Santri sudah punya dasar agama yang baik. Kalau ditambah pendidikan umum, itu sangat bagus. Ke depan, pemerintah butuh orang-orang yang cerdas dan berkualitas,” katanya.

Baca juga: Perluas Fasilitas Pendidikan untuk Santri, Pemprov Siapkan Beasiswa hingga Kemitraan Kampus

Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen. Sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini mengajak para santri dan pengasuh pesantren untuk tidak ragu mendaftar program beasiswa tersebut. “Beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk melanjutkan pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri, sudah dibuka,” ujar Gus Yasin.

Program beasiswa ini merupakan salah satu program prioritas Pemprov Jateng di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen. Kesempatannya terbuka lebar, mulai dari jenjang S1, S2, hingga S3, untuk santri maupun pengasuh pesantren.

Pilihan Studi

Bidang studinya pun beragam. Untuk vokasi dan S1 dalam negeri, tersedia jurusan kedokteran, pertanian, sains, teknologi, teknik, matematika, hingga keislaman. Untuk luar negeri dan program double degree, santri bisa melanjutkan studi ke Turki, India, Jepang, Korea Selatan, China, Taiwan, Malaysia, Thailand, hingga Filipina.

Khusus bidang keislaman, beasiswa juga mencakup kampus-kampus ternama seperti Universitas Al Azhar Mesir, Universitas Al Ahqof, dan Universitas Imam Syafi’i di Yaman. Sementara pengasuh pesantren bisa mengakses beasiswa S2 dan S3 di dalam negeri pada bidang keislaman, humaniora, kedokteran, sains, dan teknologi.

Baca juga: Dari Pesantren ke Kampus Dunia

Soal fasilitas, beasiswa ini tergolong lengkap. Mulai dari bantuan UKT hingga Rp15 juta per semester untuk Prodi Kedokteran, biaya hidup bulanan bagi mahasiswa luar negeri, bantuan visa, tiket pulang-pergi, hingga asuransi bulanan.

Informasi lengkap seputar pendaftaran bisa diakses melalui Aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) di Play Store dan App Store, serta laman resmi www.jatengprov.go.id. Beasiswa sudah siap, kampus dalam dan luar negeri sudah terbuka. Tinggal satu hal: santri jangan minder duluan. Karena sekarang, yang jauh itu bukan Mesir atau Jepang, tapi rasa berani buat daftar. (tebe)

You Might Also Like

Rumah Rehabilitasi PGOT di Banyumas Diresmikan

Manunggal Leadership Retreat: Memperkuat Sinergi Daerah, Wujudkan Asta Cita Nasional

Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Festival Kenthongan Banyumas 2025, Garuda Mas Rawalo Jadi Jawara!

Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan

Dua Pelajar Banjarnegara Bikin Heboh Panggung Literasi Nasional

TAGGED:beasiswa santripemprov jatengsekolah luar negeri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lampung Tuan Rumah Porwanas 2027
Next Article Uji Coba Menang 9-0, Alfredo Vera Cek Mesin PSIS

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.

Bank BJB, Telkomsel, Larissa, hingga Uncle Bao Dukung Bacaaja ‘Meet & Greet Densus’ di SMAN 6 Semarang

Bukan Cuma Kolesterol: CKG Kini Urus Scabies sampai Kusta

Siswa SMAN 6 Semarang, Khansareta Prayunita menjelaskan kesannya ikut Meet & Greet Densus di sekolahnya, Selasa (10/2/2026). (bae)

Pengakuan Siswa SMAN 6 Semarang: Auto Melek Isu Radikalisme Usai Meet & Greet Densus

Mantan Bupati Purworejo, Agus Bastian (batik hijau) dan tiga orang lain bersaksi di sidang korupsi BPR Purworejo, Selasa (10/2/2026). (bae)

Mantan Bupati Purworejo Dicecar Soal BPR saat Jadi Saksi Sidang Korupsi di Semarang

COO bacaaja.co, Puji Utami, menyebut media punya kewajib mengedukasi pelajar agar tak terpapar radikalisme.

COO Bacaaja: Media Berperan Edukasi Pelajar, Cegah Mereka Tak Terpapar Terorisme

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemprov Kembali Gelar Pasar Rakyat dan Budaya, Gratis dan Terbuka untuk Umum

Juli 28, 2025
Ekonomi

Air Boyolali Dilirik Investor Tiongkok, Duit Rp160 Miliar Siap Mengalir

Januari 15, 2026
Pendidikan

Anak Semarang Udah Nggak Takut Sekolah!

Oktober 22, 2025
Daerah

Ribuan Perangkat Desa se-Indonesia Kumpul di Boyolali

Januari 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Santri Kuliah Sampai Luar Negeri, Kenapa Enggak?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?