BACAAJA, SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, optimistis laju industri dan investasi di tahun 2026 bakal lebih kencang dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, tren pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah lagi on track. Apalagi, makin banyak industri baru yang mulai bermunculan.
Saleh bilang, peluang investasi ke Jateng ke depan masih terbuka lebar. Pemerintah daerah dinilai sudah kasih “karpet merah” buat investor lewat berbagai kemudahan.
Bacaaja: Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD
Bacaaja: Saleh Dampingi Bahlil ke Sragen, Serius Ngobrolin Potensi Energi dan Sinergi Pusat-Daerah
“Kesempatan investasi dibuka selebar-lebarnya. Harapannya peminat investasi terus naik dibanding sebelumnya,” ujarnya.
Dengan masuknya investasi baru, dia yakin dampaknya bakal terasa langsung ke pemasukan daerah, terutama dari sektor-sektor unggulan.
Iklim usaha makin ramah

Salah satu faktor yang bikin optimisme ini naik adalah kebijakan dari Pemprov yang mulai mempermudah perizinan usaha.
Langkah ini dianggap penting buat menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar daerah.
Menurut Saleh, pertumbuhan ekonomi yang stabil harus dibarengi dengan daya tarik investasi yang kuat.
Meski optimistis, Saleh tetap berharap tren positif ini bisa dijaga secara konsisten, bukan cuma naik sesaat.
“Harapannya setiap tahun bisa sama atau bahkan lebih besar,” katanya.
Dengan kondisi ini, Jawa Tengah dinilai punya peluang besar jadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kuncinya ada di konsistensi kebijakan dan kemampuan menjaga kepercayaan investor.


