Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Saat Kata Menari, Anak Muda Banyumas Bangun Semangat Literasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Saat Kata Menari, Anak Muda Banyumas Bangun Semangat Literasi

Yang ikut gak cuma duduk manis dengar teori. Mereka juga diajak praktik langsung, meracik kata, menumpahkan rasa, lalu tampil di panggung kecil nan intim di akhir acara.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 27, 2025 11:13 am
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Banyumas lagi seru. Komite Sastra Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas barengan sama Sanggar Seni Samudra bikin pelatihan kece bertema “Pementasan dan Pelatihan Puisi”.
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Banyumas lagi seru. Komite Sastra Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas barengan sama Sanggar Seni Samudra bikin pelatihan kece bertema “Pementasan dan Pelatihan Puisi”. Misinya mulia: bikin literasi balik jadi gaya hidup generasi muda, bukan cuma tugas sekolah.

Awalnya mereka ngarep 60 peserta. Ternyata yang hadir meledak lebih dari 100 orang. Dari anak SMA, SMK, sampai mahasiswa tumplek blek ikut belajar puisi biar enggak cuma jadi tulisan di kertas, tapi bisa tampil penuh rasa di panggung.

Aditya Setiawan M.Pd., ketua pelaksana yang energinya kayak kopi hitam tanpa gula, senyam senyum lihat pesertanya membludak. “Ini bukti semangat literasi masih nempel kuat di Banyumas,” katanya dengan bangga.

Dari tim penyelenggara besar, Rohmat Nur Hidayat M.Pd. juga ikutan senang. Acara ini masuk dalam rangkaian Banyumas Aesthetic Soetedja yang lagi menghiasi kalender seni Banyumas tahun ini. Katanya, ini pertama kali pelatihan puisi tampil sekeren ini, dan responsnya bikin makin semangat lanjut terus.

Yang ikut gak cuma duduk manis dengar teori. Mereka juga diajak praktik langsung, meracik kata, menumpahkan rasa, lalu tampil di panggung kecil nan intim di akhir acara. Suasananya santai tapi penuh percikan ide yang nggak mau diam.

Nur Aini, siswa SMA Negeri 2 Purwokerto yang wajahnya nggak bisa nolak senyum sejak datang, bilang kalau ini pengalaman yang beda banget. “Asli seru. Biasanya puisi cuma dibacain di kelas. Di sini rasanya hidup,” ucapnya sumringah.

Harapannya jelas. Dari acara ini, literasi bukan cuma slogan di poster. Sastra tetap punya tempat spesial buat anak muda Banyumas. Biar budaya kita enggak cuma dikenang, tapi terus hidup dan berkembang lewat tangan-tangan kreatif mereka.

Kalau puisi saja bisa bikin ratusan anak muda kumpul dan berekspresi, berarti masih banyak cerita hebat yang siap lahir di Banyumas. (*)

You Might Also Like

Aduh Pak Muis, Niat Bantu Sekolah, Malah Berujung di Meja Hijau

Robot Detektor Gas ala Siswa SMP Muhammadiyah 1 Gombong, Inovasi Super Keren Demi Keselamatan

Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Festival Kenthongan Banyumas 2025, Garuda Mas Rawalo Jadi Jawara!

Trip Akademik FAI Unwahas ke Kamboja, Bahas Sertifikasi Halal sampai Beasiswa

Puan Minta Penjelasan Menbud soal Hari Kebudayaan Nasional: Jangan Eksklusif, Harus Milik Semua

TAGGED:dewan kesenian banyumaspuisiSanggar seni samudrasastrasastra banyumas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Siswa menyeberang arus sungai yang deras. Viral! Siswa di Pandeglang Bertaruh Nyawa Lintasi Sungai ke Sekolah
Next Article Emosi di Jalan Pahlawan Berujung Jeruji

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Ratusan Mahasiswa Undip Diterjunkan ke Pelosok, Bantu Desa Transmigrasi Naik Level

Agustus 23, 2025
Foto: ilustrasi. Permasalahan guru meliputi berbagai aspek, mulai dari kesejahteraan, kompetensi, beban kerja, hingga tantangan dalam proses belajar mengajar. Guru butuh kepastian kerja dan perlindungan hukum agar bisa fokus menjalankan tugasnya.
Pendidikan

Pemerintah Harus Menjamin Perlindungan Hukum dan Kepastian Kerja Bagi Guru

Juli 15, 2025
Pendidikan

Heboh Banget Guru ASN Diberhentikan, Ini Alasannya

Desember 30, 2025
Pendidikan

Paham Anarko Sudah Menyebar, Ini Peringatan Keras Kapolres Banjarnegara

Agustus 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Saat Kata Menari, Anak Muda Banyumas Bangun Semangat Literasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?