Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Respons Istana soal Teror kepada Ketua BEM UGM: Enggak Tahu Siapa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Respons Istana soal Teror kepada Ketua BEM UGM: Enggak Tahu Siapa

R. Izra
Last updated: Februari 19, 2026 11:33 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Istana merespons soal teror yang diterima Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. Alih-alih berjanji mengusut tuntas pelaku teror, Istana justru menyoroti adab dalam menyampaikan kritik.

Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. mengaku diteror setelah vokal menyoroti kasus tragis anak SD di Ngada, NTT. Mulai dari ancaman penculikan sampai penguntitan, semuanya terjadi dalam rentang 9–11 Februari 2026.

Istana akhirnya buka suara. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bilang, pihaknya nggak tahu siapa dalang teror tersebut.

“Kalau teror kita enggak tahu siapa yang meneror ya,” kata Prasetyo di Gedung DPR, Rabu (18/2/2026).

Bacaaja: Kritik MBG Disuarakan, Teror Datang Bertubi-tubi
Bacaaja: MBG Bikin Sampah Kian Menumpuk, Pemprov Jateng Akui Banyak Makanan Terbuang Sia-sia

Namun, sebagai alumni Universitas Gadjah Mada dan pernah aktif di BEM, Prasetyo juga kasih pesan khusus. Intinya, kritik itu sah-sah aja.

Demokrasi ya memang ruang buat beda pendapat. Tapi, menurutnya, cara penyampaiannya tetap harus pakai etika dan adab.

“Kita mengimbau untuk menyampaikan segala sesuatu dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan etika, adab ketimuran,” ujarnya.

Ia menegaskan, ini bukan cuma buat Tiyo, tapi buat semua pihak. Kritik boleh keras, tapi jangan sampai kebablasan pakai kata-kata yang dinilai kurang pantas.

Di sisi lain, Tiyo mengaku mengalami serangkaian teror. Ia mendapat pesan ancaman dari nomor tak dikenal yang menyebut akan menculiknya.

Nggak cuma itu, ia juga sempat diikuti dua pria tak dikenal saat berada di sebuah kedai. Bahkan disebut sempat dipotret dari jarak jauh.

“Dua pria itu ketika kami kejar menghilang,” kata Tiyo.

Kasus ini bermula setelah Tiyo bersama BEM UGM menyurati UNICEF untuk menyoroti tragedi anak 10 tahun di NTT yang meninggal dunia karena tak mampu membeli alat tulis kurang dari Rp10.000.

Dalam suratnya, Tiyo menulis kalimat yang bikin publik ikut tersentuh: “What kind of world do we live in when a child loses his life because he cannot afford a pen and a book?”

Ia menyebut tragedi itu sebagai bentuk kegagalan sistemik, bukan sekadar kejadian biasa. BEM UGM pun mendesak agar perlindungan anak dan jaminan anggaran pendidikan diperkuat.

Situasi ini jadi pengingat penting: ruang kritik harus tetap aman, tapi cara menyampaikan juga perlu bijak. (*)

You Might Also Like

Prihatin Kesehatan Mental di Papua, Psikolog Putri Lulusan SCU Ingin Mengabdi di Tanah Kelahiran

Kenapa Lereng Slamet Gampang Banjir dan Longsor?

Baleg DPR Gas Pol Evaluasi Prolegnas 2025, RUU Perampasan Aset Masuk Prioritas

Pesantren Diminta Nggak Cuma Jago Doa

Pompa Jumbo Siap Nyedot Genangan

TAGGED:headlineistanaKetua BEM UGMterorTiyo Ardianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi jenazah korban. Miris! Sekolah Bilang ‘Masuk Angin’, Ternyata Siswa SD Wonogiri Diduga Tewas Dihajar di Kelas
Next Article Dua sepeda motor yang mengalami lakalantas dibawa mobil Satlantas Polrestabes Semarang, Kamis (19/2/2026) dini hari. Foto: Instagram @relawangabungansemarang Dua Pemotor Tewas Tabrakan di TL Dr Cipto Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Adzan Maghrib Belum Kedengeran, Buka Puasanya Nunggu Apa?

Buka Puasa Nggak Harus Kurma, Santai Aja, Kata Gus Baha Ini juga Bisa

Mau Gratis Buka dan Sahur di Masjid Kampus UGM? Ini Caranya

Ilustrasi pencairan uang BLT.

THR Lebaran 2026 Wajib Cair, Karyawan Swasta Ini Jadwalnya

Gara-Gara Eks Kapolres Bima, Urine Anggota Polri Dites Serentak 

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tiga kandidat driver bus profesional lulusan JIDS yang diselenggarakan LPK Hiro-LPK Kamisora, tiba di Jepang. Mereka akan bekerja di perusahaan transportasi Tokyu Bus Corporation.
Info

Keren! LPK Hiro-LPK Kamisora Kembali Berangkatkan Driver Bus Profesional Lulusan JIDS ke Jepang

September 18, 2025
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Rabu, 25 Juni 2025. (BPMI Setpres)
Info

Atap Seng Gak Indah, Prabowo Gulirkan ‘Gentengisasi’ di Penjuru Indonesia, Duit Siapa?

Februari 3, 2026
Info

Perpus Rasa Kafe, Pemkot Siap Bikin Warga Betah Baca

Februari 4, 2026
Timnas Indonesia cetak sejarah setelah kalahkan Honduras 2-1.
Sepak Bola

Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U17, Kalahkan Honduras

November 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Respons Istana soal Teror kepada Ketua BEM UGM: Enggak Tahu Siapa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?