BACAAJA, SEMARANG – Beberapa waktu lalu media sosial digegerkan dengan sebuah pesawat raksasa berwarna putih yang mendarat di Semarang. Lokasi tepatnya berada di Landasan Udara Ahmad Yani.
Informasi yang beredar pesawat tersebut merupakan milik negara Rusia. Hal ini dibenarkan Kantor Imigrasi Khusus Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Semarang.
Kepala Kanimsus Kelas I TPI Semarang Ari Widodo mengatakan pesawat tersebut non-komersial dari Rusia.
“Bukan Antonov (jenisnya), ini terkait alutsista (alat utama sistem senjata),” kata Ari diwawancara di kantornya, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026).
Dia tidak membeberkan lebih detil informasi tersebut. Namun, pihaknya menegaskan tentu melayani kedatangan WNA dari luar negeri, tak terkecuali via udara.
“Kami layani, kami stamp (stempel). Di Ahmad Yani (Bandar Udara Semarang) tidak hanya pesawat komersial reguler, tetapi ada juga pesawat non-reguler, kargo sampai private jet, kami layani (terkait keimigrasiannya),” sambung Ari.
Terkait pesawat itu, informasi yang dihimpun, jenisnya adalah Ilyushin II-76. Pesawat itu mendarat di Semarang pada 15 Januari 2026. Pesawat itu mengangkut material dan komponen helikopter milik TNI. Kedatangannya dilakukan pengamanan ketat personel TNI.
Informasi yang dihimpun berbagai sumber, pesawat ini dirancang Uni Soviet pada akhir 1960-an, untuk mengirimkan alat berat ke daerah yang sulit dijangkau. Berbekal 4 mesin, pesawat ini serbaguna bisa membawa beban hingga 60 ton, menjadikannya andalan militer maupun kargo komersial. (eks)


