Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pesan Gus Rozin: Tugas Santri Semakin Berat, Jangan Cuma Jaga Tradisi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pesan Gus Rozin: Tugas Santri Semakin Berat, Jangan Cuma Jaga Tradisi

R. Izra
Last updated: Oktober 22, 2026 7:42 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
PIMPIN APEL: Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin sedang memimpin Apel Hari Santri 2026 di Pondok Pesantren Al Musyaffa', Kabupaten Kendal, Kamis (22/10/2026). (ist)
PIMPIN APEL: Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin sedang memimpin Apel Hari Santri 2026 di Pondok Pesantren Al Musyaffa', Kabupaten Kendal, Kamis (22/10/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, KENDAL – Santri tak cukup hanya menjaga tradisi pesantren. Di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi, mereka juga dituntut ikut mewarnai perubahan dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

Pesan itu disampaikan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin saat memimpin Apel Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Pondok Pesantren Al Musyaffa’, Kabupaten Kendal, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, santri dan ulama memiliki tanggung jawab besar dalam mengisi pembangunan Indonesia. Karena itu, santri perlu mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi dan spiritualitas yang menjadi pegangan.

Bacaaja: Gus Yasin Ajak Santri Perangi Sampah
Bacaaja: HSN 2026, Gus Yasin Ingatkan Resolusi Jihad: Santri Punya Peran Penting Menuju Indonesia Emas!

“Tugas-tugas santri semakin berat. Terlebih di era digitalisasi, santri harus saling mewarnai, tidak boleh diwarnai,” tegas Gus Rozin.

Gus Rozin juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, baik di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Persatuan menjadi modal penting untuk mewujudkan cita-cita bangsa.

Dalam apel tersebut, Gus Rozin membacakan amanat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. Amanat itu mengingatkan kembali peran ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Perjuangan tersebut salah satunya ditandai dengan Fatwa Jihad yang dikeluarkan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari pada September 1945. Fatwa itu kemudian dipertegas melalui Resolusi Jihad dalam pertemuan alim ulama Jawa dan Madura di Surabaya pada 21–22 Oktober 1945.

Resolusi Jihad menjadi salah satu penggerak perjuangan mempertahankan kemerdekaan ketika Belanda berupaya kembali menguasai Indonesia setelah Proklamasi 17 Agustus 1945.

“Kalau kita menengok sejarah kemerdekaan Indonesia, ini berasaskan atau berdasarkan jasa dari para kiai Nahdlatul Ulama,” kata Gus Rozin.

Namun, menurut amanat Gus Kikin, perjuangan ulama dan santri tidak berhenti setelah Indonesia merdeka. Semangat Resolusi Jihad perlu diteruskan untuk menghadapi persoalan bangsa, mulai dari kemiskinan, kebodohan, kerusakan lingkungan hingga korupsi.

“Semangat Resolusi Jihad masih relevan dan perlu terus kita hidupkan, bukan melalui senjata, melainkan melalui pemikiran dan gerakan,” demikian amanat yang dibacakan Gus Rozin.

Melalui peringatan Hari Santri, warga NU juga diajak memperkuat akar spiritual dan tradisi di tengah perubahan yang berlangsung cepat. Tradisi yang kuat diharapkan menjadi pijakan agar masyarakat tidak mudah terbawa arus perubahan. (bae)

You Might Also Like

Said Iqbal ke PT Victory: Jangan Kabur Dulu, Hak 846 Buruh Harus Beres!

Hari Ketiga Kebakaran TPA Jatibarang: Asap Masih Mengepul

PSIS Datangkan Mario Londok

Tangis Haru Sambut ABK Korban Kapal Karam di Cirebon

DWS Getol Dorong Revisi UU LLAJ untuk Perlindungan Ojol: Politikus Gerindra, SMA TN Angkatan ke-5

TAGGED:gus rozinhari santrihari santri nasionalhsn 2026ketua pwnu jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SURPRISE UNTUK PELANGGAN - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26, PLN Icon Plus Jawa Bagian Tengah memberikan kejutan kepda pelanggan setia di Semarang. 26 Tahun Perjalanan, PLN Icon Plus Hadirkan Kejutan Ulang Tahun bagi Pelanggan ICONNET di Semarang
Next Article Bidik Juara Umum Porprov, Tinju Semarang Minta Dukungan Warga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dicari, Komisioner KI  yang Bukan Sekadar Pintar tapi juga Bisa Kerja Bareng

Seluruh Jalur Pendakian Gunung di Jateng Diminta Tutup Sementara

KHUSYUK - 1.328 hafiz dan hafizah menggelar khataman Alquran bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengantarkan Wonosobo raih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Keren! Wonosobo Raih Rekor MURI pada HSN 2026, 1.328 Hafiz dan Hafizah Khataman Alquran Bareng

LATIHAN TANGANI INSIDEN: Petugas Bandara Ahmad Yani Semarang sedang latihan menangani insiden kebakaran pesawat. (ist)

Bandara Ahmad Yani Latihan Tangani Kecelakaan Pesawat dan Kebakaran

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

Dari Taruna Nusantara TN5 hingga Senayan, Uniknya Perjalanan Karier Politik Danang Wicaksana Sulistya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

14 Desa di Grobogan Kebanjiran

Februari 16, 2026
Sepak Bola

Fullback Anyar Merapat! PSIS Datangkan Alwi Fadillah dan Rangga Sumarna

Januari 8, 2026
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh (kanan), mendampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah), berdiskusi dengan Bupati dan jajaran Forkopimda Sragen.
Info

Saleh Dampingi Bahlil ke Sragen, Serius Ngobrolin Potensi Energi dan Sinergi Pusat-Daerah

Maret 26, 2026
Info

Rayakan Hari Bhakti Pemasyarakatan, Petugas Lapas Summit Attack ke Sindoro

Mei 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pesan Gus Rozin: Tugas Santri Semakin Berat, Jangan Cuma Jaga Tradisi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?