Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gus Yasin Ajak Santri Perangi Sampah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gus Yasin Ajak Santri Perangi Sampah

T. Budianto
Last updated: Oktober 21, 2026 5:38 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMBUTAN WAGUB: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menyampaikan sambutan dalam acara Resik-Resik Pondok Pesantren menyambut Hari Santri 2026 di Ponpes Roudhotul Mubtadiin, Ulujami, Pemalang, Selasa (20/10/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, PEMALANG- Pesantren bukan cuma tempat belajar agama, tetapi juga bisa jadi garda depan urusan lingkungan. Buktinya, menjelang Hari Santri Nasional (HSN) 2026, sebanyak 117 pondok pesantren di Jateng bergerak bersama membersihkan lingkungan lewat tradisi roan alias kerja bakti.

Gerakan tersebut dipimpin Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen di Pondok Pesantren Roudhotul Mubtadiin, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Selasa (20/10/2026).

Bagi Taj Yasin, yang akrab disapa Gus Yasin, menjaga kebersihan tak cukup berhenti di ceramah atau slogan. Kebiasaan itu harus dipraktikkan setiap hari, termasuk dengan mengelola sampah agar tidak berakhir menumpuk dan mencemari lingkungan.

Ia mengajak masyarakat membiasakan diri membawa, mengumpulkan, dan memilah sampah masing-masing saat mengikuti kegiatan, termasuk pengajian. Sampah yang masih bisa dimanfaatkan sebaiknya tidak langsung dibuang begitu saja.

Baca juga: Pemprov Jateng Biayai Kuliah 482 Santri hingga Lulus

“Ini semuanya harus kita olah. Dimulai dari kapan? Dari hari ini. Dimulai dari mana? Dari pesantren ini,” ujar Gus Yasin. Menurut dia, sampah plastik bisa didaur ulang menjadi berbagai kreasi.

Sementara sampah organik dapat dimanfaatkan untuk budidaya maggot atau larva lalat tentara hitam yang bisa digunakan sebagai pakan ternak. Dengan begitu, sampah tak melulu menjadi masalah, tetapi juga berpotensi memiliki nilai guna jika dikelola secara tepat.

Gus Yasin berharap pesantren bisa menjadi contoh budaya hidup bersih bagi masyarakat. Kebiasaan yang ditanamkan kepada santri di lingkungan pendidikan diharapkan terbawa hingga mereka kembali beraktivitas di tengah masyarakat.

Seluruh Jateng

Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jateng, Saiful Mujab mengatakan, gerakan kerja bakti akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Jateng. Kegiatan tingkat provinsi dipusatkan di Pemalang, sedangkan pelaksanaan di daerah dikoordinasikan bersama pemerintah kabupaten/kota.

Agenda di Ponpes Roudhotul Mubtadiin juga tak sebatas kerja bakti. Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyaluran bantuan bagi pesantren dan masyarakat serta layanan kesehatan, mulai dari Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga program Spesialis Keliling (Speling).

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin turut menyerahkan bantuan rehabilitasi untuk Ponpes Raudhatul Mubtadi’in Pemalang senilai Rp20 juta serta paket sembako dari Baznas Jawa Tengah.

Salah seorang santri, Muhammad Anugerah Vito mengaku senang bisa mengikuti kegiatan kerja bakti bersama Wagub Jateng. Ia juga menerima peci langsung dari Gus Yasin.

Baca juga: Gus Yasin Ingin Santri Jateng dan Malaysia Bertukar Ilmu

Vito berharap momentum Hari Santri bisa menjadi kesempatan bagi para santri untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik. “Semoga bisa merubah diri kita yang menjadi lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Gerakan 117 pesantren ini menjadi pengingat bahwa urusan kebersihan bukan cuma tanggung jawab petugas kebersihan atau pemerintah. Semua orang punya andil, termasuk mereka yang selesai makan, minum, lalu meninggalkan bungkusnya begitu saja.

Sebab, percuma bicara soal lingkungan lestari kalau bungkus makanan masih dilempar sembarangan. Jangan sampai pesantren sudah mengajarkan banyak kebaikan, tetapi sampah plastik justru jadi satu-satunya hal yang rajin diwariskan ke generasi berikutnya. (tebe)

You Might Also Like

Pemprov Bakal Cek MBG di SMA 2 Kudus

Prabowo: Rp52 Triliun Berhasil Diselamatkan Negara

18,3 Persen Anak di Jateng Alami Pelecehan di Internet

Kapolda Jateng Ribut Temui Orang Tua Bayi CTEV di Karanganyar, Suntikkan Semangat Jalani Terapi

Pemkot Turunkan Beban Petani

TAGGED:hari santripemprov jatengsantri jatengtaj yasinwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semarang Bidik Jadi Sentra Film, LOFF 2026 Gaet 167 Karya dari Seluruh Indonesia
Next Article Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, Investasi Rp11,15 Triliun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, Investasi Rp11,15 Triliun

Gus Yasin Ajak Santri Perangi Sampah

Semarang Bidik Jadi Sentra Film, LOFF 2026 Gaet 167 Karya dari Seluruh Indonesia

MASSA RICUH: Massa pendukung terdakwa Sudewo Bupati Pati yang mengawal sidang vonis, bersitegang dengan aparat keamanan di luar pengadilan, Rabu (21/10/2026). (bae)

Massa Pendukung Sudewo Jebol Pagar dan Adu Dorong dengan Polisi

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wagub Jateng Gus Yasin Gas Gerakan Bersih Pesantren

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pertamina menutup sementara operasional SPBU Jl Sriwijaya, Semarang, untuk evaluasi setelah viral insiden motor terbakar.
Info

Viral Insiden Motor Terbakar, Pertamina Akhirnya Tutup SPBU Sriwijaya Semarang: Evaluasi!

April 7, 2026
MABA UNNES--BEM Unnes mengunggah postingan duka cita atas meninggalnya maba saat berangkat ospek. (ist)
Info

Unnes Dihujani Kritik: Gelar Ospek Dini Hari sebelum Subuh, Picu Korban Jiwa

Agustus 15, 2026
Daerah

Produksi Daging Jateng Tertinggi Kedua, Anak Muda Diajak Terjun ke Peternakan

September 27, 2025
PISAHKAN KEMBAR SIAM - Tim medis RSUP dr Kariadi berhasil memisah dua bayi kembar siam asal Jepara, Shayna Yumna Arcilla dan Shazia Yumna Arasely.
Info

Tim Medis RSUP dr Kariadi Berhasil Pisahkan Kembar Siam Shayna dan Shazia Asal Jepara

Agustus 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gus Yasin Ajak Santri Perangi Sampah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?