BACAAJA, SEMARANG- Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah untuk menaruh integritas di posisi paling atas. Bukan opsional, bukan bisa ditawar, apalagi dinego.
Pesan itu disampaikan saat pelantikan Dewan Pengurus Korpri Unit Provinsi Jawa Tengah periode 2026-2031 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, belum lama ini. Alih-alih pakai istilah ribet, Sumarno memilih contoh yang dekat dengan keseharian. Ia menyinggung pengalaman saat berpuasa.
Baca juga: Jateng Nggak Kaleng-Kaleng! Sudah Koleksi 18 Medali di Pornas Korpri XVII Palembang
“Pas puasa, waktu wudu kita berkumur, habis itu diludahin berkali-kali. Kenapa? Takut airnya ketelen,” ujarnya. Padahal, air wudu itu bersih, suci, dan halal. Tapi tetap saja orang waspada. Dari situ, Sumarno mengajak ASN mikir lebih jauh. “Kalau yang halal aja kita hati-hati, apalagi yang jelas-jelas bukan hak kita,” tegasnya.
Menurut Sumarno, integritas harus jadi DNA ASN, apalagi di tengah tantangan birokrasi yang makin kompleks. Teknologi berkembang, tuntutan publik naik, tapi nilai dasar tetap nggak boleh goyah. Ia menekankan, Korpri ke depan harus jadi mesin penggerak profesionalisme ASN: melek teknologi, adaptif, tapi tetap lurus.
Peran Sosial
“Tanggung jawab ini harus dijalankan dengan baik. Kita juga wajib terus ningkatin kemampuan, ngikutin perkembangan zaman dan teknologi,” katanya di hadapan 76 pengurus baru. Di sisi lain, Sumarno juga menyoroti peran sosial Korpri Jateng. Bukan cuma ngurus internal anggota, tapi juga aktif turun tangan ke masyarakat. Sepanjang 2025, Korpri Jateng menyalurkan bantuan bencana senilai Rp550 juta.
Baca juga: Pemprov Bekali Kades Biar Nggak Nyemplung Korupsi
Masuk awal 2026, anggaran Rp445 juta kembali digelontorkan untuk penanganan bencana, tak hanya di Jawa Tengah, tapi juga sampai ke Sumatera. “Korpri itu bukan soal kita dapat apa, tapi kita bisa ngasih apa. Dan itu sudah dibuktikan,” pungkasnya.
Kalau air wudu aja bikin waswas ketelen pas puasa, masa amanah negara malah ditelan sambil senyum? Integritas, katanya sih, jangan cuma slogan di spanduk pelantikan. (tebe)


