Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 14 Desa di Grobogan Kebanjiran
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

14 Desa di Grobogan Kebanjiran

Lagi enak tidur, eh air sudah di depan pintu. Senin (16/2) dini hari, warga di Kabupaten Grobogan kaget bukan main. Hujan deras semalaman bikin sungai meluap, 14 desa di delapan kecamatan langsung kebasahan. Ada yang cuma semata kaki, ada juga yang sampai satu meter.

T. Budianto
Last updated: Februari 16, 2026 4:52 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BANJIR GROBOGAN: Petugas Polres Grobogan mengamati banjir yang menggenangi salah satu ruas jalan utama, Senin (16/2/2026). (Foto: Polres Grobogan)
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, bilang banjir mulai terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Air menggenangi permukiman, jalan lingkungan, sampai akses jalan raya dengan ketinggian bervariasi antara 15 cm hingga satu meter.

Di Kecamatan Kedungjati, Desa Klitikan dan Desa Kedungjati ikut terdampak. Jalan Raya Kedungjati-Salatiga bahkan sempat tergenang sekitar 20 cm. Desa Wates juga kebagian luapan Sungai Tuntang, meski kini air mulai surut.

Kecamatan Tegowanu? Desa Tajemsari dan Sukorejo ikut terendam 20-30 cm. Di Kecamatan Gubug, Desa Penadaran, termasuk Dusun Sasak, Tegalrejo, dan Bantengan sempat terendam 30-50 cm.

Baca juga: Jalur Semarang – Demak Banjir akibatkan Macet Pantura

Di Kecamatan Purwodadi, Kampung Jagalan Selatan terendam 15-20 cm. Tapi yang cukup bikin deg-degan ada di Perumahan Permata Hijau, Kelurahan Kalongan. Air di sana sempat mencapai satu meter dan evakuasi warga masih berlangsung.

Tanggul Jebol

Banjir juga menyapu Kecamatan Karangrayung. Desa Karangsono dan Mojoagung terdampak cukup parah. Tanggul Sungai Jajar di Mojoagung jebol di beberapa titik setelah hujan deras dari pukul 19.30 WIB sampai 03.00 WIB.

Kepala Desa Mojoagung, Siswanto, menyebut tanggul di Dusun Krasak jebol sepanjang kurang lebih 15 meter. Di Klampisan, dua titik tanggul juga ambrol dengan panjang serupa. Puluhan rumah warga tergenang, terutama di RW dan RT sekitar Dusun Krasak dan Bungkel, dengan ketinggian air 20-40 cm.

Bukan cuma rumah, area persawahan juga ikut terendam. Di depan SPBU wilayah Dusun Mojo, air mencapai sekitar satu meter dan belum bisa dilalui kendaraan.

Di Kecamatan Geyer, tiga rumah di Desa Bangsri (Dusun Getas dan Geneng) terendam sekitar 25 cm. Kecamatan Toroh juga terdampak, tepatnya di Desa Tambirejo dan Krangganharjo. Warga Perumahan Janur Kuning dievakuasi. Sementara di Kecamatan Pulokulon, luapan Sungai Peganjing merendam Dusun Legundi, Desa Karangharjo, setinggi 50 cm. Sekitar 30 warga memilih evakuasi mandiri.

Baca juga: Banjir Genangi Sejumlah Perumahan di Semarang, Ratusan Jiwa Terdampak  

Hingga siang hari, sebagian besar genangan dilaporkan mulai surut. Meski begitu, warga diminta tetap waspada karena hujan susulan bisa datang kapan saja.

Karena di musim hujan seperti ini, yang datang bukan cuma rintik romantis,
kadang juga paket lengkap: sungai meluap, tanggul jebol, dan warga yang harus siap siaga bahkan sebelum alarm subuh berbunyi. (tebe)

You Might Also Like

Singgung Serakahnomic, Puan Puji Prabowo Soal Pencabutan Izin Tambang Raja Ampat hingga Sengketa Pulau

Banjir Genangi Sejumlah Perumahan di Semarang, Ratusan Jiwa Terdampak  

RX King Bangkit Lagi, Gaya Lawas Rasa Mesin Baru

Tak Tahan Pegang Duit Panas, Istri Tersangka Korupsi BUMD Cilacap Balikin Rp6,5 Miliar

Pencarian Usai, Gerak Kemanusiaan Tetap Jalan Terus

TAGGED:banjir groboganBNPB Jatengpemprov jatengpolres grobogan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pengurus Korpri Jateng Dilantik, Sekda Ingatkan Soal Integritas
Next Article Gotong Royong Urus Rumah, Jateng Luncurkan “Ngopeni Omah”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

Giant Sea Wall Diharap Jadi Solusi Banjir dan Rob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Tega Peras Mahasiswa PPDS Undip, Kaprodi Dihukum Dua Tahun

Oktober 1, 2025
Daerah

Sudah Delapan Hari Banjir Kepung Semarang

Oktober 29, 2025
Terpidana kasus penipuan, Hengky Setia Budi, digelandang ke kantor kejaksaan usia ditangkap, Rabu (4/2/2026) malam. (ist)
Hukum

Penipu Ulung Ditangkap di Solo, Pelarian Hengky Setia Budi Berakhir di Lapas Kedungpane

Februari 5, 2026
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah menggelar kompetisi Jasirah Race 2025 pada 25–27 Juli 2025.
Daerah

BI Jateng Gelar Jasirah Race 2025: Dorong Wisata Sejarah dan Digitalisasi Ekonomi

Juli 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 14 Desa di Grobogan Kebanjiran
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?