Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Pemkot Genjot Proyek Kolam Retensi Trimulyo, Targetnya Banjir Tamat!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Pemkot Genjot Proyek Kolam Retensi Trimulyo, Targetnya Banjir Tamat!

Tiada musim tanpa genangan. Itulah keluhan warga Semarang timur saban hujan turun. Tapi harapan baru mulai muncul lewat proyek Kolam Retensi Trimulyo dan tanggul laut (seawall) yang sedang dikebut pembangunannya. Pemerintah Kota Semarang yakin, dua proyek ini bakal jadi “duet maut” yang bisa menahan rob dari laut dan menampung limpasan air dari wilayah atas.

T. Budianto
Last updated: Oktober 28, 2025 9:02 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
POMPA KALI SRINGIN: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau Pompa Kali Sringin, Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Semarang, Senin (27/10). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Masalah banjir di Semarang timur masih jadi PR besar. Tapi Pemkot Semarang nggak tinggal diam. Bareng pemerintah pusat, proyek Kolam Retensi Trimulyo dan tanggul laut (seawall) kini dikebut biar warga nggak terus kebanjiran tiap musim hujan.

Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti optimistis, dua infrastruktur ini bakal jadi game changer buat ngendaliin air rob dan banjir kiriman dari wilayah atas. Di sela kunjungannya ke Pompa Kali Sringin, Trimulyo, Genuk, Agustina bilang kalau dua proyek ini saling melengkapi.

“Dulu masalahnya rob, air lautnya nyerbu terus. Sekarang sudah ada seawall. Nah, tantangan barunya justru air hujan dari atas. Karena daerah ini ditanggul, jadi airnya harus punya tempat penampungan. Di sinilah kolam retensi jadi kuncinya,” jelasnya, Senin (27/10).

Kerja Bareng

Kolam retensi Trimulyo dirancang seluas 250 hektare, hasil kerja bareng Pemkot Semarang, BBWS Pemali Juana, dan kementerian terkait. Nantinya, kolam ini bakal menampung air hujan dan limpasan sebelum dialirkan ke laut, sementara seawall menjaga agar air pasang nggak balik lagi ke daratan.

“Kalau dua-duanya beres, masalah banjir di kawasan timur Semarang bisa diselesaikan secara menyeluruh,” tegas Agustina. Pemkot juga terus memastikan konektivitas saluran dan pompa tetap berfungsi selama pembangunan berlangsung.

Warga pun diimbau tetap sabar dan mendukung proses ini, karena manfaatnya bakal terasa dalam jangka panjang. “Yang penting komunikasi jalan, warga diajak gotong royong, dan sama-sama sabar nunggu hasilnya. Kalau semua lancar, kita bisa lihat perubahan besar, Semarang makin aman dari banjir,” tambahnya.

Gimana menurutmu, proyek kolam retensi dan seawall ini bakal jadi solusi jangka panjang buat Semarang bebas banjir? (tebe)

You Might Also Like

Kemenpora: Bonus SEA Games Tinggal Gas, Atlet Harap Sabar Dikit

Liburan Nataru, Pemkot: Urusan Parkir Aman

Coblosan Mau Go Digital? Usul E-Voting Pilkada Mulai Dipikirin Serius

Rahayu Saraswati Mundur dari DPR: Klarifikasi, Permintaan Maaf, dan Harapan

Gebrakan Baru Prabowo: Orang Asing Boleh Jadi Bos BUMN!

TAGGED:agustina wilujengbanjir semarangheadlinepemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Baru Tahu Ada Lapor Semar? Sama, Bro!
Next Article Sopir ambulans di Ciamis meninggal setelah antar jenazah ke rumah duka. Haru! Sopir Ambulans Meninggal setelah Antar Jenazah ke Rumah Duka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nurul, pria asal pesisir selatan Blitar, mencium sarang tawon vespa peliharaannya.

Kisah Nurul, Pawang Tawon Vespa dari Blitar: Dengungnya seperti Lagu Nostalgia

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

2026, Pemprov Janji Naikin Insentif Guru Agama Jadi Rp300 Miliar

Agustus 21, 2025
Wali Kota Solo Respati Ardi hadir langsung di acara 100 hari wafatnya Ki Anom Suroto, yang digelar keluarga besar almarhum di Kebon Seni Timasan, Sabtu (24/1/2026) malam.
Unik

Respati Kenang Ki Anom Suroto, Jingle ‘Solo Berseri’ Siap Jadi Soundtrack Kota Surakarta

Januari 25, 2026
Banjir bandang dan longsor memutus akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Minggu (11//1/2026).
Daerah

Cegah Banjir, Gus Yasin Ajak Warga Rajin Bikin Biopori

Januari 25, 2026
Hukum

Bandingnya Kandas, Aipda Robig Masih Ngotot Mau Kasasi?

Oktober 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemkot Genjot Proyek Kolam Retensi Trimulyo, Targetnya Banjir Tamat!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?