Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Pak Luthfi Bilang ASN Nggak Boleh Santai
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Pak Luthfi Bilang ASN Nggak Boleh Santai

Grafik boleh hijau, tapi gas tetap harus ditekan. Itulah pesan yang keluar dari Halaman Kantor Gubernur Jateng. Meski kinerja 2025 dinilai positif, Gubernur Ahmad Luthfi ngasih sinyal jelas: 2026 bukan waktunya leha-leha, apalagi puas diri.

T. Budianto
Last updated: Desember 30, 2025 7:47 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
ARAHAN GUBERNUR: Gubernur Ahmad Luthfi memberikan arahan saat memimpin apel pagi ASN di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (29/12/2025). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kinerja Pemprov Jateng sepanjang 2025 menunjukkan tren yang cukup menjanjikan. Dalam sepuluh bulan kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, berbagai sektor mencatatkan capaian positif. Tapi buat Luthfi, rapor hijau bukan alasan buat menurunkan tempo.

Saat memimpin apel pagi ASN di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (29/12/2025), Luthfi meminta seluruh aparatur sipil negara untuk tancap gas menghadapi 2026. “Sepuluh bulan kemarin kita lalui, harus kita syukuri dengan cara meningkatkan kinerja sekaligus siap menghadapi tantangan 2026,” tegasnya.

Sepanjang 2025, Pemprov Jateng fokus pada tiga prioritas utama: penurunan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, jaminan akses pendidikan, serta pembangunan infrastruktur.

Baca juga: 452 Desa Sudah Didampingi, Pemprov Jateng: Nggak Cuma Kota yang Boleh Maju

Hasilnya mulai kelihatan. Angka kemiskinan Jawa Tengah turun dari 9,58 persen menjadi 9,48 persen. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,37 persen (year on year), lebih tinggi dari rata-rata nasional. Tingkat pengangguran terbuka juga ikut turun 0,12 persen menjadi 4,66 persen per Agustus 2025.

Dari sisi investasi, realisasi hingga triwulan III 2025 tembus Rp66,1 triliun dan menyerap 326.462 tenaga kerja. Angka-angka ini jadi bukti bahwa mesin ekonomi daerah masih jalan, bahkan cenderung ngebut.

Di sektor pendidikan, sekitar 1.100 anak putus sekolah berhasil dikembalikan hak belajarnya. Ribuan anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem juga difasilitasi lewat program sekolah kemitraan dengan sekolah swasta.

Sektor Kesehatan

Sementara di sektor kesehatan, program dokter spesialis keliling (Speling) sudah digelar 876 kali hingga Desember 2025. Program ini menjangkau 738 desa di 388 kecamatan, dengan total sasaran lebih dari 83 ribu warga. Capaian ini bahkan mengantarkan Jawa Tengah meraih penghargaan nasional di bidang akselerasi layanan kesehatan.

“Semua capaian ini bukti bahwa Pemprov Jateng bekerja dengan ikhlas dan tulus. Nafasnya kolaborasi antara OPD, bupati, wali kota, dan seluruh stakeholder,” kata Luthfi.

Baca juga: Pemprov Jateng Percepat Sertifikasi Dapur MBG, Keamanan Pangan Tetap Nomor Satu!

Masuk 2026, fokus besar sudah ditetapkan: swasembada pangan. Menurut Luthfi, pembangunan infrastruktur yang dikebut sepanjang 2025 sudah disiapkan sebagai penopang target besar tersebut.

Ia berharap kerja berjenjang dan berkelanjutan dari level provinsi sampai desa bisa berjalan konsisten, bukan cuma bagus di laporan, tapi terasa di lapangan.

Angka boleh naik, penghargaan boleh datang. Tapi pesan Pak Gubernur jelas: selama masih ada target, ASN jangan dulu mikir rem apalagi parkir. (tebe)

You Might Also Like

Damkar Memang Andalan! Hp Hilang Pelajar Cilacap Lapor Damkar, 20 Menit Langsung Ketemu

Tahun Baru, Pemkot Skip Kembang Api

Hadapi Nataru, Sampah Jadi Musuh Bersama

Bima Arya Sentil Bupati Pekalongan: Ngaku Tak Paham Hukum Kok Mau Jadi Kepala Daerah?

Lebaran Usai, Sampah Numpuk: Respati Pimpin Apel ASN di TPA

TAGGED:ahmad luthfiasn pemprovheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ASN, Ingat Ya! Liburan Nggak Boleh Pakai Mobil Dinas
Next Article Bukan Pajangan: 40 Piala Ini Jadi Kompasnya Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Terbang ke Singapura, Kini Nggak Perlu Transit Lagi

Desember 24, 2025
Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan.
Info

Dunia Siap Bantu tapi Pemerintah Tutup Pintu, Takut Borok Lahan Ketahuan?

Desember 10, 2025
Unik

Jateng-Lampung Gandengan, Kerja Sama Senilai Rp 832 Miliar per Tahun Diteken

Januari 7, 2026
Olahraga

Perbasi Jateng Gaspol! Siap Bangun Ekosistem Basket yang Bikin Cuan dan Prestasi Sekaligus

Oktober 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pak Luthfi Bilang ASN Nggak Boleh Santai
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?