NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 bukan sekadar urusan macet-macetan di jalan. Lebih dari itu, ini soal memastikan keamanan dan keselamatan pemudik dari berangkat sampai balik lagi ke kota asal.
Menurut Agus, Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan yang menunjukkan kehadiran negara di tengah masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Jadi bukan cuma ngatur arus lalu lintas, tapi juga menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Baca juga: Korlantas & Kemenhub Gaspol Menuju Zero ODOL 2027, Safety Week Jadi Alarm Keselamatan Jalan
Tagline yang diusung tahun ini pun jelas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Slogan ini ditetapkan langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai semangat pelayanan seluruh jajaran Polri.
Nah, biar nggak cuma jargon, ada lima klaster utama yang bakal diamankan selama Operasi Ketupat 2026 yakni, jalan tol, jalan nasional dan jalan kabupaten, pelabuhan penyeberangan, tempat-tempat ibadah dan tempat wisata.
Paling Krusial
Kelima titik ini dinilai paling krusial karena jadi pusat pergerakan masyarakat saat mudik dan libur Lebaran. Polisi juga mengidentifikasi jalur alternatif, akses menuju lokasi wisata, hingga pengamanan di bandara, terminal, dan stasiun.
Artinya, pengamanan nggak cuma fokus di jalur utama, tapi juga di titik-titik keramaian yang biasanya jadi magnet warga selama libur panjang. Agus menekankan, Operasi Ketupat bukan cuma memastikan orang sampai kampung halaman.
Baca juga: Polda Gelar Mudik Gratis Khusus Pemotor
Tapi juga memastikan mereka selamat saat berangkat, nyaman saat kumpul keluarga, dan aman saat kembali. Karena pada akhirnya, mudik bukan soal seberapa cepat sampai. Tapi soal bisa pulang dengan senyum, tanpa drama di jalan, tanpa kabar buruk di perjalanan. (tebe)


