Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Ngopi di Lereng Muria, Langsung Check Out
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Ngopi di Lereng Muria, Langsung Check Out

Kadang, urusan tembus pasar internasional itu nggak selalu dimulai dari ruang rapat ber-AC. Bisa juga dari secangkir kopi panas, kabut tipis, dan rintik hujan di lereng Gunung Muria. Dan itu yang terjadi di Kudus

T. Budianto
Last updated: Januari 28, 2026 12:46 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PRODUK UMKM: Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin mengunjungi salah satu UMKM di Desa Wisata Dukungwaringin, Kecamatan Dawe, Selasa (27/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, KUDUS- Suasana dingin khas pegunungan menyambut Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin saat mampir ke Pusat UMKM Desa Wisata Dukungwaringin, Kecamatan Dawe yang terletak di lereng Gunung Muria, Selasa (27/1/2026).

Kabut masih turun, hujan kecil ikut menemani, tapi aroma kopi justru jadi highlight. Di tengah hawa dingin, Nawal menyeduh dan menyeruput kopi produksi UMKM Kopi Tjolo. Satu cangkir belum cukup. Begitu tahu rasanya beda, unik, dan nggak pasaran, ia langsung borong beberapa varian. Dari ngopi santai, berubah jadi aksi belanja serius.

Kopi Tjolo sendiri berasal dari petani lokal di lereng Gunung Muria. Bukan kopi kaleng-kaleng. Lewat inovasi rasa dan pengolahan, kopi ini sudah melanglang buana ke Malaysia, Thailand, sampai sejumlah negara Timur Tengah.

Yang bikin makin bangga, Kopi Tjolo juga pernah naik kelas jadi sajian tamu-tamu negara di KTT G20 Bali 2022. Dari kebun Muria ke meja pejabat dunia, alur ceritanya sah jadi inspirasi UMKM.

Baca juga: Ngopi Cantik Bareng Dekranasda, Wali Kota Semarang Janji Jadi Brand Ambassador Produk Lokal

Menurut Nawal, Kopi Tjolo punya ciri khas yang bikin orang berhenti scroll. Salah satu varian yang paling mencuri perhatian adalah kopi dengan campuran bubuk alpukat. “Ada macam-macam varian kopi, sampai satu inovasinya adalah kopi dicampur bubuk avocado. Di sini unggulannya memang Camelo dan avocado,” ujar istri Wakil Gubernur Jateng itu sambil menikmati kopinya.

Buat Nawal, inovasi ini bukti kalau potensi lokal bisa naik level asal diolah dengan ide segar. Ia pun mendorong UMKM di Jawa Tengah untuk berani menggali kekayaan daerah masing-masing, bukan sekadar ikut tren. “Kalau di sini potensinya kopi dan avocado, ya inovasinya dicampur. Rasanya pasti beda,” katanya.

Tak cuma kopi, Nawal juga memboyong produk UMKM lain dari Desa Wisata Dukungwaringin, mulai dari tas anyaman pandan sampai tape singkong khas daerah yang rasanya nggak kalah nendang.

Go International

Ia menegaskan, Dekranasda Jateng siap terus mendampingi UMKM agar bisa naik kelas dan go international. Mulai dari pemasaran digital, pelatihan, pendampingan, sampai kurasi produk supaya siap ekspor. “Untuk pemasaran akan kita kembangkan lewat digital. Kurasi dan pendampingan ekspor juga akan kita bantu,” jelasnya.

Sementara itu, pengelola Kopi Tjolo, Anggung Safitri menyebut, semua produknya berbasis bahan lokal dengan proses yang terstandar. Dari petik biji merah, sortir, rendam, jemur, sampai uji kualitas, semuanya dikerjakan serius.

Baca juga: UMKM Jateng Siap Mendunia, Dekranasda Genjot Pendampingan dan Digitalisasi

Mereka bahkan punya mini laboratorium sendiri. Selain varian avocado, Kopi Tjolo juga mengembangkan kopi campur gula kelapa dan paket 4 in 1 berisi gula, krimer, bubuk alpukat, dan kopi.

Dengan harga mulai Rp2.500 per sachet, Kopi Tjolo bisa mengantongi omzet puluhan juta rupiah per bulan. Pasarnya tak hanya Jateng, tapi juga merambah luar negeri. “Harapannya UMKM lokal seperti kami terus di-support, terutama dari sisi pemasaran, supaya bisa ekspor lebih luas,” kata Anggung.

Jadi kalau selama ini kopi cuma dianggap teman begadang, Kopi Muria sudah membuktikan: secangkir kopi lokal, kalau diolah serius, bisa bikin pejabat jatuh hati, dompet terbuka, dan paspor produk ikut terisi cap luar negeri. (tebe)

You Might Also Like

Bupati Pati Tersandung saat Keluar Polres Kudus, ‘Malang-malang Putung, Wahaye Sudewo Digulung

Banyak Motor Warga Mogok setelah Isi Pertalite, Gara-gara Bahlil?

Setiawan HK vs Imam Nuryanto, Sah Jadi Kandidat Ketua PWI Jateng 2025-2030

Bima Arya Sentil Bupati Pekalongan: Ngaku Tak Paham Hukum Kok Mau Jadi Kepala Daerah?

KMA Mundur dari Dewan Syuro PKN dan MUI, Bukan karena Konflik Lho!

TAGGED:dekranasda jatengheadlinekopi tjolonawal yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo Respati Ardi mendampingi Wamenpora RI, Taufik Hidayat, menyambut kepulangan atlet di Bandara Adi Soemarmo, Selasa (27/1/2026) malam. Atlet NPC Solo Panen 15 Medali di ASEAN Para Games Tailan, Respati Siapkan Fasilitas Khusus
Next Article ESDM Jateng: Lereng Slamet Longsor Karena Hujan Terlalu Niat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi energi baru terbarukan (ebt) pembangkit listrik tenaga angin dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (narakita/grafis/tera)
Tumbuh

Cetak Sejarah Dunia! Akhirnya Listrik dari EBT Bisa Lampaui Batu Bara

Oktober 9, 2025
Helikopter Ambulans disiaagakan di GT Kalikangkung. (ist)
Info

Antisipasi Kondisi Darurat, Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans di Kalikangkung

Maret 15, 2026
Wali Kota Solo, Respati Ardi, resik-resik kali bersama petugas DLH, Minggu (18/1/2026). Respati inisiasi program 'Wali Jogo Kali'.
Daerah

Solo Bakal Punya Wali Jogo Kali, Respati Resik-resik Sungai setelah Olahraga Pagi

Januari 18, 2026
Sirkular

TPA Jatibarang Bakal Disulap Jadi Pembangkit Listrik dari Sampah

Oktober 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ngopi di Lereng Muria, Langsung Check Out
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?