Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Miris Banget! Pelaku Pelecehan Anak Kebanyakan Orang Dekat Korban
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Miris Banget! Pelaku Pelecehan Anak Kebanyakan Orang Dekat Korban

R. Izra
Last updated: Desember 11, 2025 9:17 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Aktivis LRC-KJHAM, Citra Ayu nunjukin berkas kasus pelecehan yang ia dampingi. (bae)
Aktivis LRC-KJHAM, Citra Ayu nunjukin berkas kasus pelecehan yang ia dampingi. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Aduh, tiap dengar kasus kekerasan seksual ke anak, rasanya miris. Bukan cuma karena korbannya masih kecil, tapi karena pelakunya.

Citra Ayu Kurniawati dari LRC-KJHAM bilang, pelaku kekerasan seksual anak umumnya justru orang dekat korban. Ya, orang yang seharusnya jadi pelindung pertama mereka.

Menurut Citra, pola ini nggak pernah berubah. Dari tahun ke tahun, pelakunya konsisten.

Bacaaja: Akhirnya Sejoli Aktivis Dera-Munif Keluar dari Tahanan
Bacaaja: Duh, Miris! Angka Kekerasan Perempuan di Jateng Masih Tinggi

“Lebih banyak orang terdekat korban. Ada ayah kandung, ayah tiri, pacar, kakek, pacar ibu,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Orang yang dipercaya, yang sebagian tinggal serumah, yang tiap hari dilihat. Tapi justru itu yang bikin anak-anak ini nggak bisa kabur.

Tahun 2025 ini, LRC-KJHAM mendampingi 43 anak korban kekerasan seksual. Kasusnya tersebar dari berbagai kota di Jawa Tengah.

Angka kekerasan seksual anak naik dari tahun sebelumnya. Anak-anak yang mestinya belajar dan bermain, malah harus berhadapan dengan trauma yang panjang.

Salah satu kasus yang didampingi Citra terjadi di luar Semarang. Korbannya anak di bawah umur, dan pelakunya… kakek korban.

Kekerasan yang dialami sudah keterlaluan. Nggak cuma pelecehan tapi pemaksaan hubungan seksual. Korban mengalami trauma berat.

Pelakunya sudah divonis lima tahun penjara dan diwajibkan membayar restitusi. Tapi korban belum menerima haknya sampai sekarang.

Citra menilai, meningkatnya angka kasus yang didampingi LRC-KJHAM bisa karena makin banyak korban memberanikan diri melapor. Tapi ada faktor lain yang memperparah: ruang digital yang tidak aman, serta budaya masyarakat yang masih suka menyalahkan korban.

Dia mengkritik budaya yang toksik. Kekerasan seksual dinormalisasi, sementara anak-anak dibiarkan menanggung beban sendirian.

Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari rumah. Anak perlu ruang aman, komunikasi yang terbuka, dan orang dewasa yang paham cara melindungi. Pendidikan kesehatan reproduksi juga harus diberikan sejak dini dengan cara yang tepat.

“Ubah budaya menormalisasi kekerasan seksual,” tegas Citra. Ia juga mengingatkan, penanganan kasus anak harus berpihak pada korban, tanpa stigma apa pun. (bae)

You Might Also Like

Ditawari Gus Rommy Jadi Calon Ketua Umum PPP, Dudung: Tak Berminat!

Sudewo Sakit, Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra Ambil Alih Kemudi Pati

Lolos Fit and Proper, Calon KY Diminta Gas Kerja Profesional

Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih, Prabowo Singgung soal Serangan Politik

Rizky Ridho dkk Minta Fans: Jangan Lagi Edit Foto Pemain Timnas Pakai AI, Ini Alasannya!

TAGGED:anakkorban kekerasan seksualkorban pelecehan seksualLRC-KJHAMorang dekat korban
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Akhirnya Sejoli Aktivis Dera-Munif Keluar dari Tahanan
Next Article Mualem Dapat Kabar Tragis, 80 Ton Bantuan Bencana Aceh Hilang Entah ke Mana

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

Sejumlah bambu ditanam warga untuk menyangga jembatan akses keluar-masuk dari dan ke Deliksari, Rabu (11/02/2026).

Longsor Ancam Akses Warga Gunungpati, Jembatan Deliksari Nyaris Ambruk

Nurul, pria asal pesisir selatan Blitar, mencium sarang tawon vespa peliharaannya.

Kisah Nurul, Pawang Tawon Vespa dari Blitar: Dengungnya seperti Lagu Nostalgia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Dapur MBG Mesti Lulus “Ujian Steril” Dinkes

Oktober 22, 2025
Daerah

Luthfi Sidak Proyek Perbaikan Jalan Parakan-Patean

Juli 30, 2025
Hukum

Eks Buruh Sritex Bilang Kerja Kurator Lambat Kayak Kura-kura, PN Semarang: Ada Peluang Diganti!

Januari 13, 2026
Sepak Bola

PSIS Pinjam Ibrahim Sanjaya

Februari 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Miris Banget! Pelaku Pelecehan Anak Kebanyakan Orang Dekat Korban
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?