Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Menilik Potensi Umbi Porang sebagai Alternatif Pengobatan Diabetes Melitus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Opini

Menilik Potensi Umbi Porang sebagai Alternatif Pengobatan Diabetes Melitus

Porang memiliki nilai ekonomi sekaligus potensi besar untuk ketahanan pangan nasional, yang juga bisa digunakan untuk pengobatan diabetes melitus.

R. Izra
Last updated: November 5, 2025 12:40 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi umbi porang.
Ilustrasi umbi porang.
SHARE

Oleh: Clarissa Haninditha Putri || Mahasiswa Program Studi Magister Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFAR) Yayasan Pharmasi Semarang

DIABETES melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang menjadi masalah kesehatan global dan perlu mendapat perhatian serius. Setiap tahunnya, prevalensi diabetes melitus terus meningkat.

Diagnosis penyakit ini umumnya ditegakkan berdasarkan gejala khas dan hasil pemeriksaan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Dalam jangka panjang, diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius, seperti kerusakan saraf, gangguan penglihatan, gangguan fungsi ginjal, hingga stroke.

Meskipun diabetes bersifat herediter (keturunan), kini banyak remaja yang mengidap penyakit ini akibat pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Oleh karena itu, upaya pengobatan dan pencegahan perlu dilakukan secara menyeluruh, baik melalui pengobatan medis, perubahan gaya hidup sehat, maupun pemanfaatan bahan alam.

Salah satu sumber daya alam Indonesia yang memiliki potensi besar untuk mendukung pengobatan diabetes melitus adalah umbi porang (Amorphophallus muelleri Blume). Tanaman porang dapat tumbuh pada ketinggian 0–700 mdpl dan banyak dibudidayakan oleh petani karena memiliki nilai ekonomi tinggi.

Iklim tropis Indonesia yang ideal membuat tanaman ini mudah dikembangkan dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani. Sejumlah provinsi di Indonesia, misalnya Jawa Timur, NTB, NTT, dan Bali, dikenal ebagai daerah penghasil porang.

Umbi porang mengandung karbohidrat, protein, serat, dan lemak. Saat ini, porang banyak diolah menjadi berbagai produk pangan, seperti nasi dan mi, yang telah dikenal luas di masyarakat. Dikutip dari laman ugm.ac.id, Guru Besar Antropologi Fakultas Ilmu Budaya UGM, Prof Bambang Hudayana, menyebut porang memiliki nilai ekonomi sekaligus potensi besar untuk ketahanan pangan nasional.

Kandungan karbohidrat pada umbi porang dapat menjadi sumber energi alternatif dengan kadar glukosa yang lebih rendah dibandingkan nasi, sehingga cocok digunakan dalam pola makan sehat maupun diet bagi penderita diabetes. Hal ini menjadikan porang sebagai bahan pangan potensial untuk membantu mengontrol kadar gula darah.

Berbagai penelitian telah membuktikan potensi umbi porang sebagai agen antidiabetes. Salah satunya dilakukan oleh Ani Sutriningsih (2017), yang menunjukkan bahwa konsumsi mi shirataki dari umbi porang oleh penderita diabetes melitus selama dua minggu mampu menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan.

Hasil tersebut mengindikasikan bahwa umbi porang efektif digunakan sebagai alternatif pencegahan dan penunjang terapi diabetes melitus, terutama jika disertai pola hidup sehat.

Penelitian lain oleh Nur Susanti (2014) menyebutkan bahwa tepung umbi porang memiliki peluang besar untuk dimanfaatkan dalam manajemen diabetes melitus tipe 2. Sementara itu, penelitian oleh Khaira dkk (2025) melaporkan bahwa konsumsi beras porang selama 28 hari dapat menurunkan kadar HbA1C sebesar 0,2% dan menurunkan Indeks Massa Tubuh (IMT) sebesar 0,56 kg/m².

Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa umbi porang memiliki potensi nyata sebagai bahan pangan fungsional dan pendukung pengobatan diabetes melitus. Dengan pemanfaatan yang tepat dan penelitian lanjutan, porang dapat menjadi salah satu solusi alami dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. (*)

You Might Also Like

Grup WA Kelas Bukan Ruang Penghakiman

Mudik Lebaran Bukan Ajang Pembuktian

Tragedi Al-Khoziny: Bukan Takdir, tapi Alarm Sistem Pesantren Kita

Ironi Kisah Reyhan dan Fara: Dari Kedekatan Personal ke Penghakiman Nasional

Self-Reward: Tren atau Kebutuhan?

TAGGED:diabetes melituspengobatan diabetes melitusporangsumber pangan alternatif
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Penandatangan nota kesepahaman antara Kakanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab, dan Ketua PW ISNU Jateng, Dr Fakhrudin Aziz. Kemenag Jateng Gandeng ISNU, Gas Bareng Program CTC buat Pemberdayaan Umat
Next Article Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, baru aja nyabet Top GPR Figure Award 2025 di ajang 5th Top Government Public Relations Award yang digelar di Jakarta, Selasa (4/11/2025). Bupati Klaten Mas Hamenang Gak Kaleng-kaleng, Sabet Top GPR Figure Award 2025

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Iduladha 2026 Kapan Digelar Ini Jadwal dan Liburnya

Gubernur Berencana Suruh ASN Pemprov Jateng Berangkat Kerja Gowes atau Lari, Dampak Kenaikan BBM?

Ilustrasi personel TNI yang menjalankan tugas menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB.

Militer Israel Serang Sesama Anggota BoP, Satu Personel TNI di Lebanon Gugur

Tumpukan sampah tampak menggunung di TPA Jatibarang Semarang, Sabtu (27/9/2025). (bae)

Sampah Jateng Tembus 6,4 Juta Ton Per Tahun, Baru 30 Persen Terurus

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Opini

Jalan Rusak: Ujian Keseriusan Tata Kelola Infrastruktur Daerah

Januari 25, 2026
Opini

Mengapa Perdebatan di Media Sosial Mudah Berakhir Ejekan

Maret 12, 2026
Menteri Purbaya, ya? Mungkinkah dia cuma jadi bayang-bayang Luhut Binsar Panjaitan, ikut-ikutan tanpa suara sendiri? Atau malah jagoannya Luhut yang siap jadi pemain cadangan di panggung besar?. Gambar ilustrasi: Tim Kreatif/dok. 
Opini

Dari Bayangan Luhut ke Menteri Keuangan: Purbaya Si Anak Buah Kini Jadi Bos

September 10, 2025
Opini

Regulasi Tar-Nikotin: Adaptasi Bijak untuk Ekosistem Tembakau Nusantara

Februari 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menilik Potensi Umbi Porang sebagai Alternatif Pengobatan Diabetes Melitus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?