Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: MBG di Grobogan Bikin Sekolah Masuk Mode Darurat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

MBG di Grobogan Bikin Sekolah Masuk Mode Darurat

Harusnya pulang sekolah kenyang dan senyum, ratusan siswa di Grobogan malah pulang sambil mual. Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang niat awalnya baik, mendadak jadi bahan obrolan serius karena ratusan pelajar diduga keracunan massal.

T. Budianto
Last updated: Januari 11, 2026 10:55 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
GARIS POLISI: Polisi memasang garis polisi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jateng menyusul dugaan keracunan massal. (Foto: Humas Polres Grobogan)
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) lagi-lagi bikin heboh. Bukan karena menunya viral, tapi karena ratusan siswa dan santri dilaporkan mengalami mual hingga muntah usai menyantap makanan gratis tersebut.

Kali ini kejadannya di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat, jumlah korban dugaan keracunan sudah tembus 658 orang. Kasus ini terjadi sejak Jumat hingga Sabtu (9-10/1/2026) dan tersebar di sejumlah sekolah serta satuan pendidikan di Kecamatan Gubug.

Kepala Dinkes Grobogan, Djatmik, menyebut, lokasi terdampak meliputi Desa Ngroto, Penadaran, Glapan, dan Trisari. Korban didominasi siswa SD, SMP, SMK, PAUD, hingga santri pondok pesantren.

Baca juga: 204 Siswa SMPN 1 Blora Keracunan MBG, 20 Dirawat di RS

“Sebagian besar sudah ditangani rawat jalan, tapi ada juga yang masih dirawat lanjutan,” kata Djatmiko, Minggu (11/1/2026). Menu MBG yang dikonsumsi korban diketahui berasal dari SPPG Kuwaron, dengan sajian nasi kuning lengkap dengan telur, abon, dan tempe orek. Bukannya nambah energi belajar, makanan ini justru bikin banyak siswa harus bolak-balik ke toilet.

Hingga Minggu pagi, 79 orang masih menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan. Mulai dari RS Ki Ageng Getas Pendowo, RS Soedjati, hingga sejumlah puskesmas di sekitar Gubug, Kedungjati, dan Penawangan. “Datanya dinamis. Ada yang sudah pulang karena membaik, tapi tetap kami update setiap 12 jam,” jelasnya.

Gejala Umum

Gejala yang paling sering muncul adalah mual dan muntah, dengan keluhan mulai terasa sejak Jumat sore sampai Sabtu pagi. Sejak Sabtu, tim Dinkes bersama puskesmas langsung turun ke lapangan untuk pengobatan, pendataan, sekaligus memilah mana pasien yang cukup ditangani di tempat dan mana yang perlu dirujuk ke rumah sakit.

Tak cuma fokus ke pasien, Dinkes juga melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan mengambil sampel makanan. Sampel tersebut dijadwalkan diperiksa di laboratorium kesehatan pada Senin (12/1) untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini.

Baca juga: Maraknya Keracunan MBG, Begini Kata Ahli UGM

Djatmiko mengingatkan seluruh penyedia layanan MBG agar benar-benar patuh pada standar higiene dan sanitasi, termasuk soal waktu distribusi makanan. “Kalau distribusi molor lebih dari empat jam, kualitas makanan bisa turun dan berisiko gangguan kesehatan,” tegasnya.

MBG sejatinya dibuat biar anak-anak tambah gizi dan semangat belajar. Tapi kalau ujung-ujungnya malah nambah antrean di puskesmas, mungkin yang perlu ditambah bukan cuma gizinya tapi juga ketelitiannya. (tebe)

 

You Might Also Like

Lahan Vihara Buddha Jayanti Semarang Mau Diserobot, Umat Deg-degan!

Tolak Undangan Istana, Tiyo Pilih Konsisten Lawan Arus

Gelar Ground Check PBI JK, Wali Kota Solo Respati: Biar Bantuan Nggak Salah Sasaran

Sekolah Enam Hari, Solusi atau Nostalgia?

Tarling Jadi Ajang “Chemistry Check” Forkopimda Semarang

TAGGED:bgnkeracunan MBGpemkab groboganpemprov jatengsppg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo. Ganjar Tegesin PDIP Tolak Keras Pilkada Lewat DPRD: Sudah Benar Pilih Langsung Aja!
Next Article DIBAWA PETUGAS: Chiko Radityatama Agung Putra, kreator konten cabul saat dibawa petugas menuju penjara. (Foto: Bae) Begini Tampang Chiko Pengedit Konten Mesum, Melempem saat Digelandang ke Penjara!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pimpinan Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman bersama tim saat meninjau sentra penggilingan padi di Subang Jabar, Senin (8/9/2025).. Foto: dok/is
Ekonomi

Beras Bantuan Jelek? DPR Bilang Bisa Ditukar, Asal Lapornya Jangan Mager!

September 9, 2025
Sepak Bola

Erick: Lawan China Wajib Menang

Mei 30, 2025
Daerah

Bus Listrik Masuk Kota! Gratisan Dulu, Hijau Kemudian

November 6, 2025
Olahraga

“Pemilihan Ketua KONI Jateng: Drama Permenpora Jadi Plot Twist?”

September 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MBG di Grobogan Bikin Sekolah Masuk Mode Darurat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?