BACAAJA, GROBOGAN- Kasus dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) di Grobogan masih jadi sorotan. Jumlah warga yang terdampak ternyata cukup bikin kaget.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan per Selasa (13/1/2026), mencatat ada 803 orang yang terdampak. Dari jumlah itu, 688 orang sudah dinyatakan sembuh.
Sisanya, sebanyak 115 orang, masih menjalani perawatan di puskesmas dan rumah sakit. Kondisi mereka disebut terus dipantau tenaga kesehatan.
Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Gubug. Ratusan siswa diduga keracunan setelah menyantap makanan dari program MBG yang dibagikan pada Jumat (9/1/2026).
Diduga Keracunan
Keluhan mulai muncul sejak Jumat malam. Sejumlah warga, mayoritas siswa, mengeluhkan mual, muntah, hingga diare. “Informasinya kan ini (diduga keracunan dari) makan MBG yang hari Jumat,” kata Kepala Dinkes Grobogan, Djatmiko, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Djatmiko, gejala awal muncul beramai-ramai. Awalnya hanya beberapa orang, tapi jumlahnya terus bertambah. Dampaknya langsung terasa ke aktivitas sekolah. Banyak siswa memilih absen karena kondisi tubuh belum pulih.
Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan MBG tersebut masih ditelusuri. Pemeriksaan sampel makanan dan pemantauan kondisi korban terus dilakukan. (bae)


