Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mau Menang atau Kalah, MU Tetap Lucu Bahkan Bagi Saya yang Tidak Terlalu Suka Sepak Bola
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Opini

Mau Menang atau Kalah, MU Tetap Lucu Bahkan Bagi Saya yang Tidak Terlalu Suka Sepak Bola

Redaktur Opini
Last updated: Februari 12, 2026 3:34 pm
By Redaktur Opini
5 Min Read
Share
SHARE

Ahmad Rofiul Khoir, mahasiswa aktif jurusan Sosiologi FISIP UIN Walisongo Semarang angkatan 2022.

“Nonton MU kok yo kalah terus. Haiiiisssh, gatheeeel, taingasuuu! Suk tak dadi suporter klub ping-pong Manunggal Jaya wae lah. Ndukung MU ketoke keblondrok terus.”

 

Saya bukan bukan penggemar sepak bola. Bahkan saya termasuk orang yang tidak tahu alasan jelas kenapa bisa terjadi offside dan alasan mengapa wasit bisa mengeluarkan kartu merah atau kuning. Yang saya tahu, sepak bola terdiri dari sebelas pemain dalam satu tim, 1 kiper dan 10 lainnya.

Tapi saya merasakan satu hal yang menarik perhatian saya ahir-ahir ini. Setiap kali membuka media sosial, lini masa saya lebih banyak tertuju pada tim sepak bola dari Inggris “Manchester United”. Sebagai orang yang nggak suka-suka amat dengan sepak bola, melihat MU menang, kalah, ataupun seri, ia tetap saja menjadi satu objek yang menghibur bagi saya.

Yang menarik, semua orang ikut terlibat dalam hiburan itu. Bahkan oleh mereka yang tidak paham bola. Setiap MU mengalami kekalahan, netizen tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Lini masa akan dibanjiri oleh hujatan-hujatan yang kreatif dan menghibur. Bahkan jutaan orang dari berbagai belahan dunia berkumpul secara virtual hanya untuk menertawakan klub yang sama,

“Ini solidaritas global yang luar biasa, kalau dipikir-pikir.” Bayangkan, orang dari berbagai negara, bahasa, dan budaya, bersatu hanya untuk menertawakan Manchester United. Namun, saat MU menang, ikut-ikutan posting meme bergambar matahari logo MU terbit dari timur juga menjadi satu hal yang menghibur bagi saya.

Sebelum Michael Carrick (Pak Carik) datang memberi ilham kepada MU, klub ini sedang berada dalam fase yang bahkan penggemarnya sendiri mengatakan, “Ngene iki MU ketulung regone larang wae. Umpomo regone murah, paling wis diakuisisi karo Polri njuk dimerger karo Bhayangkara FC.”

Bayangkan, tim dengan budget puluhan triliun rupiah, skuad penuh bintang, tapi performanya seperti tim yang baru belajar main bola kemarin sore. Tak jarang, MU juga sering mendapat makian dari pendukungnya sendiri.“Nonton MU kok yo kalah terus. Haiiiisssh, gatheeeel, taingasuuu! Suk tak dadi suporter klub ping-pong Manunggal Jaya wae lah. Ndukung MU ketoke keblondrok terus.”

Kemudian Pak Carik datang bak nabi pembawa keberuntungan. Lihat saja yang terjadi pekan ini. Manchester United atau yang sekarang dijuluki King MU oleh para pendukungnya, entah pendukung tulen maupun karbitan. MU memang baru saja menang empat kali berturut-turut. Terahir berlaga pada Sabtu 7 Februari 2026, MU berhasil mengalahkan Tottenham 2-0 di Old Trafford, setelah sebelumnya mengalahkan Manchester City, Arsenal, dan Fulham.

Peristiwa itu sudah tentu membuat fans MU ndangak dan melompat kegirangan. Dosen saya saja, yang sebelumnya tidak pernah buat status WA tentang MU, sekarang mulai ikut posting kemenangan MU lengkap dengan caption, “boleh sombong, yang penting king MU jago.”

Pasca-kemenangan beruntun itu, tentu saja ini menjadi momentum para fans MU untuk membalikan situasi setelah menghadapi masa gelap dan penuh makian. Video kompilasi dengan backsound dramatis, lengkap dengan caption panas semacam, “Iku Arsenal meh mudun dewe, opo njaluk didunno King MU?” Kurang lebih artinya, “Itu Arsenal mau turun sendiri, atau minta diturunkan sama King MU?”

Lalu ada pula yang mengedit foto pemain MU dengan mahkota emas, matahari logo MU terbit dari timur, dan masih banyak konten-konten panas lainya. Tak lain, semua itu dirancang untuk satu visi, yaitu membuat ‘panas’ pendukung lawan yang telah ditaklukkan oleh MU.

Bagi fans MU, mungkin ini adalah masa-masa paling membahagiakan setelah sekian lama hidup dalam derita. Akhirnya bisa ndangak, akhirnya bisa bikin konten panas tanpa takut dibalas lebih panas. Bagi kita yang tidak mendukung siapa-siapa dan nggak ngerti-ngerti banget soal bola, lumayanlah, dapat hiburan gratis.

Intinya, mau menang, kalah, ataupun seri, MU tetap lucu. Tapi bagi tim lawan beserta fans-fansnya yang telah dibuat babak belur oleh MU, ini adalah hari-hari penuh dengan keterpurukan dan makian.(*)

 

*Tulisan dari penulis esai dan artikel tidak mewakili pandangan dari redaksi. Hal-hal yang mengandung konsekuensi hukum di luar tanggung jawab redaksi.

You Might Also Like

Kekalahan Perempuan di Balik Pertambangan Nikel dan Batu Bara

Menaja Keterkaitan Gula dengan Perayaan Kebahagiaan

Sampai Kapan Saya Terus Menjadi Santri?

Rupanya Begini Rasanya Menjadi Pasangan Muda yang Baru Menikah

Inovasi Pro Rakyat: Kabupaten Magelang Wujudkan Angkutan Pelajar Gratis

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bupati Kepahiang Zurdi Nata (kanan) bersama Bupati Temanggung, Agus Gondrong. Zurdi rela jauh-jauh belajar ke Temanggung demi kopi daerahnya naik kelas. Bupati Kepahiang Rela Terbang Jauh ke Temanggung, Mau Bongkar Rahasia Kopi!
Next Article Soal Sampah, Pemprov Gaspol Gerakan Bersih-Bersih Bareng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dajjal Masih Terikat, Tapi Pulau Ini Misterius

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Opini

Eksploitasi Berdalih Swasembada Pangan

April 15, 2026
Ilustrasi pemain ebeg saat kesurupan.
Opini

Pengalaman Kesurupan Pemain Ebeg Banyumasan

April 28, 2026
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato perdananya dalam Sidang Umum PBB, New York, Selasa (23/9/2025). Foto: dok.
Opini

Pidato Berapi-api di PBB: Momentum Emas atau Janji Manis Prabowo di Panggung Dunia?

September 24, 2025
Opini

Kalau Bencana Datang, Jangan Biarkan Akal Ikut Mengungsi

September 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mau Menang atau Kalah, MU Tetap Lucu Bahkan Bagi Saya yang Tidak Terlalu Suka Sepak Bola
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?