Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mahjong Naik Kelas: Dari Meja Permainan Jadi Ruang Nongkrong dan Fellowship
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Mahjong Naik Kelas: Dari Meja Permainan Jadi Ruang Nongkrong dan Fellowship

Mahjong biasanya identik dengan permainan di meja tertutup. Tapi di Semarang, ratusan mata justru tertuju pada susunan tile di tengah mal. Lewat Harmony in Tiles, mahjong dibawa keluar dari stigma lama dan dikenalkan sebagai permainan strategi, budaya, sekaligus ruang bertemu lintas generasi.

T. Budianto
Last updated: Agustus 16, 2026 1:33 pm
By T. Budianto
5 Min Read
Share
PERMAINAN MAHJONG: Peserta mengikuti permainan mahjong bersama dalam gelaran Harmony in Tiles di Atrium Atlas, Queen City Mall Semarang, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Mamajong Community berkolaborasi dengan Rotary Club of Semarang Bimasena menggelar The First Mahjong Community Event in the Mall: Harmony in Tiles di Atrium Atlas, Queen City Mall Semarang, Sabtu (15/8/2026).

Digelar pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, kegiatan tersebut diklaim menjadi ajang komunitas mahjong pertama dan terbesar yang digelar di pusat perbelanjaan di Kota Semarang. Sebanyak 135 peserta ikut meramaikan kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut.

Acara mendapat dukungan dari Queen City Mall, SR Group, Anson Lifestyle, dan Kanari Mahjong Room serta digelar bersama W.SuperTeam Organizer. Tak hanya bermain mahjong, pengunjung juga disuguhi berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni, musik, tari dan taiji, talkshow, demonstrasi permainan, sesi coaching hingga bermain bersama dua komunitas.

Perwakilan Mamajong Community, Fionna mengatakan, kegiatan tersebut sengaja digelar untuk mengenalkan mahjong sebagai permainan budaya dan strategi.

Menurutnya, masih ada stigma yang mengaitkan mahjong dengan perjudian. Padahal, permainan tersebut bisa dilakukan tanpa taruhan. “Mahjong dapat dimainkan tanpa taruhan. Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat, termasuk mereka yang belum pernah bermain, untuk mengenal dan mempelajarinya sebagai kegiatan rekreasional dan sosial yang positif dalam suasana terbuka serta menyenangkan,” ujar Fionna.

Baca juga: Rotary Semarang dan Musisi Rumanfaat Tanam Pohon di Lereng Ungaran

Tema Harmony in Tiles dipilih untuk menggambarkan bagaimana berbagai tile dengan simbol dan fungsi berbeda dapat disusun menjadi kombinasi yang harmonis.

Filosofi tersebut kemudian dibawa ke konsep acara dengan mempertemukan masyarakat dari berbagai usia, latar belakang dan komunitas dalam satu meja permainan.

“Filosofi tersebut menjadi semangat kegiatan ini: mempertemukan masyarakat dari berbagai usia, latar belakang, dan komunitas melalui satu meja permainan,” tambahnya.

Menariknya, mahjong dalam acara tersebut tidak hanya dibahas dari sisi permainan. Ada pula talkshow kesehatan bertajuk “Mahjong: Merdeka dari Dementia”.

Talkshow menghadirkan dokter spesialis neurologi Rumah Sakit Columbia Asia, dr. Aditya Kurnianto, Sp.N, Subsp. NIOO (K), MARS, AIFO-K, FINA, FISQua, FNR, bersama Fionna Lie dari Mamajong Community.

Pembahasan mencakup demensia, perbedaan lupa yang masih wajar dengan gejala yang perlu diwaspadai, serta berbagai fungsi kognitif yang digunakan ketika seseorang bermain mahjong.

Interaksi Sosial

Selain aktivitas kognitif, pembicara juga menekankan pentingnya interaksi sosial, olahraga dan pola hidup sehat dalam menjaga kesehatan otak. Mahjong dalam konteks tersebut diposisikan sebagai aktivitas rekreasional dan sosial yang berpotensi mendukung proses menua secara aktif, bukan sebagai pengganti pemeriksaan maupun terapi medis.

Agenda berikutnya diisi talkshow “Fellowship in Mahjong” yang menghadirkan Fionna, President Rotary Club of Semarang Bimasena Hulda Gracia, Rotarian Mellisa, dan dr. Budiawan Pramono.

Hulda mengatakan keterlibatan Rotary dalam kegiatan tersebut bukan semata-mata mengenai permainan mahjong. Lebih jauh, kegiatan itu menjadi ruang untuk membangun persahabatan, komunikasi dan kepercayaan di tengah keberagaman.

“Fellowship merupakan spirit yang menyatukan anggota Rotary, menjaga komitmen pelayanan dalam jangka panjang, dan mengubah para relawan lokal menjadi bagian dari keluarga dunia. Sebelum dapat bekerja bersama, kita perlu saling mengenal, duduk bersama, berbicara, dan membangun kepercayaan,” ujar Hulda.

Nilai tersebut dinilai sejalan dengan salah satu fokus Rotary, yakni Peacebuilding and Conflict Prevention. Perdamaian tidak selalu harus dimulai dari forum besar. Interaksi sehari-hari, kemampuan menghargai perbedaan, menaati aturan secara adil, serta menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada juga menjadi bagian dari proses membangun hubungan sosial.

Baca juga: Seribu Mangrove, Seribu Harapan: Rotary Club Semarang Bimasena Satukan Komunitas Jaga Pesisir

“Setiap tile mahjong memiliki bentuk, simbol, dan perannya sendiri. Tile-tile itu tidak harus menjadi sama untuk membentuk kombinasi yang harmonis. Begitu pula manusia. Kita dapat berasal dari latar belakang berbeda, tetapi tetap dapat duduk bersama dan menciptakan harmoni,” kata dr. Budiawan Pramono.

Setelah sesi diskusi, pengunjung diberi kesempatan mengenal permainan mahjong secara langsung. Demonstrasi dan sesi coaching dipandu Fenny Wijanarko (Cik Min). Peserta diperkenalkan dengan dasar-dasar permainan sebelum akhirnya ikut dalam sesi bermain bersama komunitas.

Dengan konsep tersebut, Harmony in Tiles diharapkan menjadi pintu masuk bagi masyarakat yang sebelumnya belum mengenal mahjong. Mamajong Community dan Rotary Club of Semarang Bimasena berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal tumbuhnya komunitas mahjong yang sehat, inklusif dan bebas taruhan.

Lebih dari itu, mahjong diharapkan bisa menjadi salah satu ruang publik alternatif yang mempertemukan budaya, edukasi, kesehatan, permainan dan fellowship dalam suasana yang santai.

Sebab pada akhirnya, tile boleh berbeda bentuk dan simbol, tetapi tetap bisa disusun menjadi satu kombinasi. Manusia juga begitu. Bedanya, kalau mahjong punya aturan jelas, manusia kadang baru akur setelah tahu ternyata punya hobi yang sama. (tebe)

You Might Also Like

Menu Buka Puasa Terbaik, Kata UAH, Idealnya Bukan Gorengan

BNN Jateng Musnahkan 530 Gram Sabu, 600 Butir Ekstaksi dan 1.730 Gram Ganja dengan Cara Ini

Bulan Juni, Bulan Kelahiran Para Presiden Republik Indonesia

Tambal Sulam Jalan Ngaliyan yang Rusak Digerus Hujan

Pemprov Jateng Suntik Dana Rp16,6 M buat Kampus Swasta, Siap Buka Keran Kolaborasi!

TAGGED:headlinemahjongmamajong community
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Purbalingga Gaspol Cetak Atlet Sepeda Baru
Next Article Luthfi: Pramuka Harus Siap Jadi Pemimpin

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Target Pembangunan Dry Port Rampung Dua Tahun

Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK).

Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh Rusuh, JK Singgung Ketidakpuasan Rakyat

5 Doa Saat Gempa, Lengkap Arab dan Artinya

Agustina Ingin Festival Semarang Go Internasional

Luthfi: Pramuka Harus Siap Jadi Pemimpin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Prabowo di Pidato Kenegaraan HUT RI ke-80 tampil bak final boss yang ngeluarin jurus kombo: gaji hakim naik 280%, korupsi dibongkar, sawit ilegal digusur, tentara digemukin komandonya, petani dibikin tajir lewat surplus beras 4 juta ton, dan kemiskinan ekstrem dibidik nol persen. Foto: dok
Unik

Prabowo di Pidato Kenegaraan: Naikin Gaji Hakim, Bongkar Korupsi, sampai Bikin Beras Surplus

Agustus 15, 2025
Tanda bintang menunjukkan lokasi pusat gempa Pacitan pagi ini. (BMKG)
Info

Breaking News! Pacitan Diguncang Gempa Pagi Ini, Getarannya Terasa Sampai Semarang

Januari 27, 2026
Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Unik

Puan Ajak Legislator PDIP Siap Hadapi Revisi UU Pemilu 2029

Juli 31, 2025
Ilustrasi gangguan kesehatan mental atau gangguan jiwa.
Info

Minimal 28 Juta Warga Indonesia Gangguan Jiwa, Jangan-jangan yang Duduk di Kursi Kekuasaan Juga?

Januari 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mahjong Naik Kelas: Dari Meja Permainan Jadi Ruang Nongkrong dan Fellowship
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?