Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mahesa Jenar Tetap Bidik Tiga Poin
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Mahesa Jenar Tetap Bidik Tiga Poin

Laga belum mulai, tapi tensinya udah panas. PSIS datang ke Sidoarjo bukan buat piknik, tapi bawa satu misi: tiga poin atau nggak sama sekali. Sementara tuan rumah Deltras? Mereka udah pasang radar khusus buat satu nama, Dutra.

T. Budianto
Last updated: Februari 22, 2026 12:15 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PRESS CONFERENCE: Pelatih PSIS Semarang, Andri Ramawi dan kapten tim Otavio Dutra dalam prematch press conference lawan Deltras FC di Sidoarjo, Sabtu (21/2/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SIDOARJO- Atmosfer Stadion Gelora Delta Sidoarjo alias “Kandang Macan” bakal panas, Minggu (22/2/2026) malam. PSIS Semarang dijamu Deltras FC dalam lanjutan Championship 2025/2026.

Pelatih PSIS, Andri Ramawi, nggak muter-muter soal target. Straight to the point. “Kami nggak punya pilihan. Siapa pun lawannya, kami main buat tiga poin.”

Kalimatnya simpel, tapi nadanya tegas. PSIS lagi nggak dalam posisi santai. Duduk di peringkat 9 klasemen sementara dengan koleksi 12 poin (3 menang, 3 imbang), Mahesa Jenar butuh lonjakan kalau masih mau napasnya panjang di kompetisi ini.

Baca juga: Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan

Evaluasi dari laga lawan Persela Lamongan juga udah dikantongi. Secara permainan? Ada progres. Peluang? Banyak. Tapi finishing masih jadi PR klasik.

“Kami bisa bikin peluang, tapi belum maksimal di penyelesaian akhir,” ujar Andri. Harapannya, saat lawan Deltras, peluang nggak cuma jadi statistik, tapi jadi gol.

Di saat yang sama, bek senior PSIS, Otavio Dutra menegaskan timnya telah melupakan hasil buruk di laga terdahulu. Menurutnya, situasi tim kini berbeda dengan hadirnya pelatih dan pendekatan baru.

“Kekalahan di kandang sudah kami lupakan. Sekarang suasananya baru, pelatih baru, strategi baru, dan motivasi baru. Kami datang dengan keyakinan bisa mencuri poin di sini. Deltras memang tim yang solid karena sudah lama bersama, tapi kami percaya dengan kekuatan tim sendiri,” ujar Dutra.

Waspadai Set Piece

Di sisi lain, kubu tuan rumah nggak tinggal diam. Pelatih Deltras, Widodo Cahyono Putro sudah kasih briefing khusus ke anak asuhnya: hati-hati bola mati!

Menurutnya, kekuatan paling efektif PSIS ada di skema set piece. Dan di situ ada satu sosok senior yang berbahaya: Otavio Dutra. “PSIS cukup bagus dalam set piece. Ada Dutra yang jago manfaatin bola-bola mati. Itu yang harus diwaspadai,” tegas Widodo.

Buat Deltras, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Mereka lagi ngejar tiket empat besar. Duduk di posisi lima dengan 33 poin, cuma terpaut tiga angka dari zona aman, kemenangan jadi harga mati.

Baca juga: Andri Ramawi Pelatih PSIS: Misi Bertahan Dimulai

Tapi situasi mereka juga nggak sepenuhnya ideal. Tiga pemain, Rian Lopes, Giofani, dan Safitra Udu masih dipantau kondisinya. Belum lagi jadwal kick-off pukul 20.30 WIB di tengah bulan puasa, yang jelas butuh manajemen energi ekstra. “Vitamin penting. Main malam setelah seharian puasa itu butuh daya tahan,” kata Widodo.

PSIS datang dengan tekanan klasemen. Deltras main dengan tekanan target empat besar. Satu tim butuh tiga poin buat bertahan, satu lagi butuh kemenangan buat naik level.

Jadi kalau nanti laga ini keras, panas, dan penuh drama, ya wajar. Karena di sepak bola kasta kedua ini, yang dipertaruhkan bukan cuma poin. Kadang, yang dipertahankan itu harga diri.

Dan di atas kertas, semua ngomong soal strategi, set piece, dan stamina puasa. Tapi ujung-ujungnya tetap sama: siapa yang lebih siap eksekusi peluang, dia yang pulang bawa senyum. Sisanya? Ya cuma jadi bahan evaluasi di sesi latihan berikutnya. (tebe)

You Might Also Like

Banjir Lereng Muria Bukan Takdir Ilahi, Walhi Sorot Krisis Lingkungan

Ketika Warga Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Ada Apa? 

Ngopi Diplomatik di Jakarta: Brunei Diajak Lirik Jateng

Viral Insiden Motor Terbakar, Pertamina Akhirnya Tutup SPBU Sriwijaya Semarang: Evaluasi!

OTT Bupati Cilacap, Pemprov: Era Pengepul Jabatan Harus Tamat

TAGGED:deltras sidoarjoheadlineMahesa Jenarpanser biruPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Puasa Jalan, Ghibah Masih Lancar, Gimana Nasib Pahalanya?
Next Article Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dari Ejekan Jadi Petaka, Duel Siswa SMP Berujung Duka

Modus COD Motor Bekas Berujung Jebakan, Pelaku Tertangkap

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Omongan Purbaya Bikin Ketar-ketir

Motor dengan gaya trail, Emmo JVX GT, menjadi salah satu kendaraan untuk BGN.

Motor MBG Disorot, Istana Bilang Begini

Pilih Mana Espresso Kecil Tapi Nendang, Kopi Biasa Lebih Banyak?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu saat klarifikasi terkait aksi viralnya di sosial media didampingi istri. Atas aksinya yang tidak menghargai rakyat dan negara, Wahyudin kini dipecat PDI-P dan disiapkan PAW. Foto; istimewa.
Nasional

PDI Perjuangan Pecat Wahyudin Moridu Yang Viral Ngaku Mau “Rampok Uang Negara”

September 21, 2025
Nafa Urbach, Syahroni dari Nasdem, dan Eko Patrio dan Uya Kuya, resmi dinonaktifkan dari DPR RI dari partainya masing-masing karena dinilai menghina rakyat. Foto: dok.
Unik

Viral Joget & Komentar Pedas, Uya Kuya, Eko Patrio, Sahroni, dan Nafa Urbach Resmi Dinonaktifkan dari DPR!

Agustus 31, 2025
OlahragaSepak Bola

PSSI Berencana Gelar Mini Turnamen September Tahun Ini

Mei 7, 2025
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (tengah) menggandeng dua kubu PPP Mardiono dan Agus Suparmanto serta Taj Yasin Maemun yang sebelumnya saling bertikai dalam Muktamar X PPP. Foto: dok/humas
Nasional

PPP Akhirnya Rukun Lagi Setelah Drama Lempar-lemparan Kursi

Oktober 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mahesa Jenar Tetap Bidik Tiga Poin
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?