Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Mahasiswa Semarang Turun Jalan, Tolak KUHAP: Ini Nginjek-injek HAM
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mahasiswa Semarang Turun Jalan, Tolak KUHAP: Ini Nginjek-injek HAM

R. Izra
Last updated: November 22, 2025 11:27 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Mahasiswa Semarang turun jalan tolak KUHAP baru yang dinilai menginjak-injak HAM, Jumat (21/11).
Mahasiswa Semarang turun jalan tolak KUHAP baru yang dinilai menginjak-injak HAM, Jumat (21/11).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Semarang tumplek blek di Kota Lama, Jumat siang. Titik kumpul di depan Kantor Pos, lalu longmarch ke DPRD Jawa Tengah buat satu tujuan: tolak KUHAP.

Koordinator lapangan dari tiap kampus—As’ad (UIN Walisongo), Seyla (UPGRIS), Fajrul (Undip), dan Faiz (Unnes)—sibuk ngatur barisan.

“Kita jalan kalau semua siap. Jangan sampai ada yang nyasar dari kelompoknya,” teriak As’ad.

Di belakang, tim media yang dipimpin Seyla beres-beres poster dan spanduk.

Baca Juga: KUHAP Baru Diketok, Akademisi Waswas: Ancaman Intelektual dan Peneliti Kritis

Baca Juga: RUU Perampasan Aset Dibahas Setelah RUU KUHAP

“Pastikan tulisan tuntutan kebaca jelas, jangan ada yang ngaco,” katanya.

Sepanjang jalan, mahasiswa terus teriak yel-yel dan orasi soal pasal-pasal KUHAP yang dinilai nginjek HAM. Mereka bawa tujuh tuntutan, mulai dari:

Cabut pasal kontroversial yang dianggap melanggar HAM

Stop kriminalisasi dan tindakan represif aparat

Dorong revisi KUHAP yang bener-bener pro HAM, reformasi Polri, penyelesaian kasus HAM berat masa lalu, sampai desakan Presiden terbitkan Perppu perpanjangan KUHP dan KUHAP

Mereka juga nuntut pejabat publik yang abuse of power dikasih sanksi tegas.

Sampai depan Gedung DPRD Jateng, massa berhenti dan formasi dirapatkan. Fajrul naik ke mobil komando dan teriak:

“Kita datang bukan buat bikin gaduh, tapi buat jaga hak rakyat biar nggak dikebiri!”
Massa langsung pecah sorak.

Di pinggir barisan, tim medis kampus standby dengan tabung oksigen dan NaCl.

“Kalau pusing atau sesak, langsung ke sini, jangan sok kuat,” kata salah satu petugas.

Menjelang sore, tensi aksi berubah setelah perwakilan DPRD Jateng akhirnya keluar menemui massa.

“Silakan bacakan lagi tuntutannya. Kami siap mendengar dan cari solusi,” ujar pejabat itu.

Ketua PC PMII Semarang maju, baca satu per satu tujuh tuntutan. Di akhir, perwakilan dewan menandatangani berkas sebagai bentuk respons atas desakan mahasiswa.

Aksi ditutup dengan imbauan pulang tertib. Lelah, suara serak, tapi banyak yang merasa: perjuangan hari itu nggak sia-sia.

Mahasiswa Semarang nunjukin, demokrasi bukan cuma soal hak memilih, tapi juga berani turun ke jalan saat ada aturan yang berpotensi nyikut rakyat. (*)

You Might Also Like

Porprov 2026 Siap Digelar, Tapi Masih Bingung Siapa Bayar Apa

Gebrakan Bupati Fahmi, GOR Mahesa Jenar Bakal Glowing!

Puan: Pembentukan Ditjen Pesantren Kado Manis HSN 2025

Timnas Indonesia Siap Panas di Surabaya: Tantang Taiwan dan Lebanon di FIFA Matchday

Bus Pintar Nongkrong di Kota, Surakarta Gaspol Tingkatkan Budaya Literasi

TAGGED:demogedung dprd jatengmahasiswa semarangtolak kuhap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kapolri Kirim Bantuan, Dukuh Situkung Sedikit Lega
Next Article Risalah Rapat Bocor, Rais AM Minta Gus Yahya Mundur Atau Dipecat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tangkapan layar channel YouTube Ganjar Pranowo.

Siswa SD di Ngada Bundir, Ganjar: Ini Bukan Tragedi Personal, tapi Jeritan Sunyi Generasi

Kartasura Bukan Hanya Tempat Singgah, Tapi Ruang yang Menyimpan Cerita Sejarah

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kericuhan berdarah mewarnai ceramah Rizieq Shihab di Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (24/7/2025) dini hari.
Daerah

Bentrok Berdarah Ceramah Rizieq Shihab di Pemalang, Polda Jateng Ungkap Hal Ini

Juli 24, 2025
Olahraga

Musorprov KONI Jateng Dimajukan ke Oktober, Biar Nggak Ketabrak Aturan Baru

Agustus 29, 2025
Wali Kota Solo, Respati Ardi.
Info

Wali Kota Solo Ajak Dapur MBG Belanja ke Pasar Tradisional: Biar Ekonominya Muter!

Oktober 7, 2025
Ekonomi

Gaji Baru Masih Diolah, Sabar Dulu Ya!

November 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mahasiswa Semarang Turun Jalan, Tolak KUHAP: Ini Nginjek-injek HAM
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?