Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: KPK: Parsel Lebaran Jangan Jadi Jalan Masuk Gratifikasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

KPK: Parsel Lebaran Jangan Jadi Jalan Masuk Gratifikasi

Lewat juru bicaranya, Budi Prasetyo, Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK ngingetin lagi soal potensi gratifikasi di balik bingkisan Idul Fitri.

Nugroho P.
Last updated: Maret 1, 2026 7:05 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi parcel lebaran.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Mau Lebaran, kirim-kirim hampers itu udah jadi tradisi. Tapi hati-hati, buat ASN dan penyelenggara negara, parsel bisa berubah jadi masalah kalau salah langkah.

Contents
Lapor Nggak Harus RibetKalau Makanan, Mending DibagiSwasta Juga Diingatkan

Lewat juru bicaranya, Budi Prasetyo, Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK ngingetin lagi soal potensi gratifikasi di balik bingkisan Idul Fitri.

“Setiap penerimaan itu ada potensi gratifikasi, termasuk parsel,” kira-kira begitu pesannya.

Lapor Nggak Harus Ribet

Biar nggak ada drama di belakang hari, KPK sudah nyiapin jalur laporan online. Jadi kalau ada ASN yang terlanjur nerima bingkisan dan bingung mau gimana, nggak perlu panik.

Cukup buka aplikasi atau situs Gratifikasi Online (GOL) di gol.kpk.go.id. Isi data diri, jelasin kronologi, sebutkan jenis pemberian. Kalau bentuknya barang, tinggal foto dan lampirkan. Nggak harus langsung kirim fisiknya ke KPK.

Nanti tim KPK yang analisis. Kalau barangnya ditetapkan jadi milik negara, baru dikirim. Kalau dinilai sah diterima, ya aman.

Kalau Makanan, Mending Dibagi

Nah, kalau parselya isinya kue kering atau makanan, KPK biasanya nyaranin buat dibagikan aja ke yang lebih butuh. Bisa ke panti asuhan, pos kamling, atau lingkungan sekitar.

Kenapa? Biar nggak muncul conflict of interest. Soalnya yang ditakutin itu efek jangka panjangnya.

Misal hari ini nerima bingkisan dari perusahaan tertentu. Eh besok-besok ada tender atau pengadaan barang dan jasa. Jangan sampai keputusan jadi bias gara-gara “utang budi” yang nggak kelihatan.

Swasta Juga Diingatkan

Bukan cuma ASN yang diingatkan. Pihak swasta juga kena warning halus: jangan kasih-kasih sesuatu ke pejabat publik atas nama relasi atau pelayanan.

Dalam aturan, tindak pidana gratifikasi memang lebih menjerat penerima. Kecuali kalau sudah masuk ranah suap—ada maksud supaya seseorang melakukan atau tidak melakukan sesuatu—baru bisa kena pasal.

Tapi dari sisi pencegahan, KPK tetap minta pelaku bisnis buat tahan diri. Pelayanan publik itu memang sudah jadi tugas dan amanah pejabat negara, bukan sesuatu yang perlu “dibalas” dengan bingkisan.

Intinya simpel: Lebaran boleh hangat, silaturahmi jalan terus, tapi jangan sampai parsel berubah jadi pintu masuk masalah hukum. (*)

You Might Also Like

Viral 11 Detik, Berujung Tersangka: Kasus Kucing di Blora Naik ke Meja Hijau

Warga Kalbar Tersangka Penyelundupan Ratusan Ton Bawang Bombai di Semarang

Kasus Tragis di Purbalingga, Anak Bunuh Ayah Kandung 

Jateng Jadi Provinsi Paling Cuan dari Pariwisata, Kalahkan Bali dan Jogja

Green Run 2025 Dorong Semangat Industri Ramah Lingkungan

TAGGED:gratifikasiigul fitriKPKlebaranparsel
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri LH: Maaf, Belum Ada yang Lulus Adipura 2025
Next Article DBD 54 Kasus, Sukabumi Masih Siaga Awal Tahun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Permainkan Harga Kedelai, Mentan Ancam Cabut Izin Usaha

Pejabat di lingkungan Pemkab Pati mengikuti sosialisasi pemberantasan korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (17/4/2026).

KPK Sebut Celah Korupsi Masih Terbuka Lebar di Pati, Siapa Hendak Bermain Lagi?

Koleksi berbagai macam keris yang dipamerkan dalam Pagelaran Nasional Syawalan Pusaka 2026 bertajuk “Telusur Jejak Pusaka Mataram Kuno” di Pendopo Pengayoman, Jumat (17/4/2026).

Agus Gondrong Ajak Gen Z Temanggung Kenali Keris: Bukan Mistis, tapi Warisan Budaya!

Basecamp pendakin ke Puncak Suroloyo Gunung Ungaran via Nyantnyono yang lagi banyak diminati pendaki. (dul)

Trek Menantang, Ini Alasan Jalur Baru ke Puncak Suroloyo via Nyatnyono Jadi Favorit Pendaki

Pekerja media SM didampingi penasihat hukumnya dari LBH Semarang menilik berkas anjuran tripartit dari Disnaker Kota Semarang. (ist)

Pekerja Media Suara Merdeka Kecewa, Tawaran Solusi Disnaker Dianggap Nggak Adil

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Sudewo Patok Tarif Calon Perangkat Desa Rp150 Juta, Anak Buahnya Mark-up Jadi Rp225 Juta

Januari 21, 2026
Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Hukum

KPK Boyong 12 Pejabat Tulungagung ke Surabaya, Kasus OTT Bupati Gatut Masih Gelap

April 11, 2026
Olahraga

Tuan Rumah Berjaya, Heru “Trubus” Menangi Ceqiu Cup I 2025

Desember 15, 2025
Ilustrasi korban tenggelam/hanyut di sungai.
Info

Detik-detik Maut di Umbul Ponggok: Niat Foto Estetik, Remaja Jaksel Tewas Tenggelam

Desember 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KPK: Parsel Lebaran Jangan Jadi Jalan Masuk Gratifikasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?