Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kota Semarang Bawa Pulang Penghargaan Pendidikan dari Kemendagri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Kota Semarang Bawa Pulang Penghargaan Pendidikan dari Kemendagri

Kota Semarang lagi-lagi bikin bangga. Di ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 milik Kemendagri, Kota Lunpia ini berhasil naik podium setelah dinilai paling oke dalam memperbaiki akses pendidikan. Bukan cuma soal angka yang naik, tapi bukti bahwa anak-anak Semarang sekarang punya peluang belajar yang makin panjang dan makin merata.

T. Budianto
Last updated: Desember 3, 2025 5:55 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENGHARGAAN KEMENDAGRI: Mendagri Tito Karnavian dan Mendikdasmen, Abdul Mu’ti foto bersama para penerima penghargaan kategori Perbaikan Akses Layanan Pendidikan pada Malam Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 yang digelar Kemendagri di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (1/12). (Foto: Humas Pemkot)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kota Semarang lagi-lagi unjuk gigi di level nasional. Kali ini, kota Lumpia itu sukses pulang dari Jakarta dengan piala baru: juara kategori Perbaikan Akses Layanan Pendidikan untuk kelompok kota dengan fiskal tinggi. Penghargaan tersebut diumumkan di Malam Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 yang digelar Kemendagri di Hotel Borobudur, Senin (1/12).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dan diterima oleh Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur, mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng.

Kemendagri menilai Semarang layak naik podium karena berhasil mencatat lonjakan skor hingga 0,106, angka yang kedengarannya kecil, tapi jaraknya cukup jauh dari nilai terendah kategori ini, yakni 0,094.

Baca juga: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Raih Penghargaan Pemimpin Perempuan Terpopuler

Dua indikator yang jadi andalan: Rata-rata Lama Sekolah (RLS) naik dari 11,05 ke 11,11 tahun, dan Harapan Lama Sekolah (HLS) naik tipis dari 15,57 ke 15,58 tahun.

Meski kelihatannya cuma naik koma-koma, angka itu nyatanya punya makna besar. RLS naik berarti anak-anak di Semarang sekolah lebih lama. Sementara HLS menggambarkan masa depan pendidikan yang makin terbuka, alias makin banyak pintu sekolah yang bisa diketuk generasi berikutnya.

Jalan Kesejahteraan

Wali Kota Agustina pun nimbrung memberi apresiasi. Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan kerja satu pihak, tapi hasil gotong royong pemerintah kota, sekolah, dan masyarakat.
“Indikator ini nunjukkin pendidikan di Semarang makin gampang diakses dan benar-benar memperpanjang masa belajar warga. Pendidikan itu jalan menuju kesejahteraan, dan kami mau semua anak punya kesempatan yang sama,” katanya.

Kemendagri juga menegaskan bahwa penilaian diberikan berdasarkan indikator terukur yang merekam kualitas pendidikan secara nyata, mulai dari peluang sekolah di masa depan hingga hasil pendidikan yang ditempuh masyarakat saat ini.

Selain Semarang, beberapa kota lain juga kebagian spotlight: Banda Aceh untuk kategori fiskal rendah dan Yogyakarta untuk fiskal sedang.

Baca juga: Pemkot Semarang Sambut Positif Sekolah Gratis

Pemkot Semarang sendiri bilang bakal gas terus memperluas akses pendidikan lewat perbaikan fasilitas, layanan sekolah, sampai bantuan untuk keluarga kurang mampu. Targetnya jelas: nutup kesenjangan dan bikin pendidikan makin merata.

Penghargaan ini juga diharap jadi bensin tambahan agar program pendidikan di Semarang makin ngebut dan manfaatnya makin terasa di semua lapisan masyarakat.

Naik 0,01 atau 0,06, yang penting naik, nggak kayak sinyal Wi-Fi kalau hujan. Tapi menurut kalian, penghargaan kayak gini bikin kualitas pendidikan beneran kerasa di lapangan, atau cuma nambah etalase prestasi pemerintah? (tebe)

You Might Also Like

Ju-jitsu Panas di Kudus, Ratusan Atlet Unjuk Kemampuan

Tampang Intel TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Cuma Dijerat Pasal Penganiayaan

KPK Tanggapi Kabar OTT Bupati Pati Sudewo, Jubir: Kami akan Sampaikan

Lebaran ke Solo? Jangan Lupa Mampir ke Safari Raya Festive

Pemprov Mulai Ngitung “Luka” Pascabanjir

TAGGED:agustina wilujengheadlinekemendagripemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota: Media Itu Bukan Cuma Mitra, Tapi Teman Hidup Pemerintah
Next Article Ilustrasi oknum polisi nakal. (grafis/wahyu) Begini Kasus Penganiayaan oleh Anggota Polairud Sikka, kini Masuk Proses Etik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rekor Followers Raffi Nagita Tembus 77 Juta

Modus Donasi Di Stasiun Tugu Berujung Penangkapan Massal Pelaku

Ditinggal, Gudang Disikat Maling Spesialis Rumah Kosong

Doyan Pedas Boleh, Tapi Jangan Sampai Usus Protes Keras

Mendarat Santai di Bali, Bule Buronan Langsung Diamankan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Banjir Sudah Surut, Trauma Belum: Pemprov Fokus Nenangin Warga

Januari 27, 2026
Daerah

Dedi Mulyadi Pecat 20 ASN, Bakal Umumkan Pegawai Malas di Medsos Mulai November

Oktober 9, 2025
Ekonomi

Ketua DPRD Jateng: Sayur dan Buah Jateng Harus Naik Kelas!

Maret 14, 2026
Tumbuh

Dari Plastik Jadi Energi, KLH Gaspol Daur Ulang 33 Ribu Ton Sampah

September 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kota Semarang Bawa Pulang Penghargaan Pendidikan dari Kemendagri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?