Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: KemenPU Pantau Ruas Jalan Rembang-Lasem
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

KemenPU Pantau Ruas Jalan Rembang-Lasem

Musim hujan bikin jas hujan laris, tapi juga bikin aspal gampang “baper”. Baru ditambal, eh kebuka lagi. Di jalur pantura Rembang-Lasem, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum nggak pakai drama, lubang muncul, gas ditutup lagi. Repeat mode: on.

T. Budianto
Last updated: Februari 16, 2026 4:33 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PERBAIKAN JALAN: Sejumlah pekerja melakukan penambalan di ruas jalan Rembang-Lasem, kemarin. Intensitas hujan yang masih tinggi dalam beberapa pekan terakhir bikin sejumlah titik jalan kembali rusak, meski sebelumnya sudah diperbaiki. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, REMBANG- Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Jawa Tengah terus melakukan perbaikan berkelanjutan di ruas Rembang-Lasem. Intensitas hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir bikin sejumlah titik jalan kembali rusak, meski sebelumnya sudah ditambal sampai 100 persen.

Tim Patching PPK 3.2 BBPJN Jateng, Christianto bilang, penanganan di ruas batas Kota Rembang-Bulu (batas Jawa Timur) sebenarnya sudah rampung pada 12 Februari lalu. Tapi curah hujan yang masih deras plus kendaraan berat yang lalu lalang bikin lubang muncul lagi. “Hari ini kami lakukan penambalan kembali, khususnya di wilayah Lasem,” jelasnya.

Beberapa titik yang sedang ditangani ada di Km 122+350 kanan, Km 122+360 kiri, dan Km 122+400 kiri. Sebelumnya, metode patching hotmix juga sudah diterapkan di Km 127+000 ruas Batas Kota Rembang-Bulu.

Baca juga: Dana Perbaikan Jalan Realisasi Baru Rp10 Miliar, Rp112 Miliar Masih Mengantre

Jalur ini bukan jalur kaleng-kaleng. Ia jadi penghubung strategis Jawa Tengah-Jawa Timur, dengan volume kendaraan logistik yang tinggi. Truk-truk bertonase besar tiap hari melintas. Kombinasi air hujan yang masuk ke lapisan aspal dan beban berat bikin perkerasan gampang terkikis.

Metode yang dipakai pun disesuaikan kondisi lapangan: patching hotmix (aspal panas) atau TCM coldmix dengan aditif. Tim menyisir dulu lubang yang ada, lalu tambal satu per satu. Kalau muncul lagi? Ditangani lagi.

Samarkan Lubang

Pantauan di lapangan menunjukkan ada lubang dengan lebar sampai setengah meter dan kedalaman 4-10 cm. Lumayan bikin deg-degan, apalagi kalau malam atau hujan deras. Genangan air bisa “menyamarkan” lubang, dan itu jelas bahaya buat pengendara.

Karena itu, penyisiran rutin terus dilakukan buat memetakan titik kerusakan dan memantau progres perbaikan. Upaya ini masuk dalam program preservasi jalan agar kemantapan ruas strategis pesisir utara Jawa tetap terjaga.

Baca juga: Luthfi Sidak Proyek Perbaikan Jalan Parakan-Patean

Warga pun ikut angkat topi. Ezra Vandika (35), warga Lasem, bilang respons cepat tim cukup membantu menjaga keselamatan pengguna jalan. “Setidaknya lubang yang muncul langsung ditangani, nggak dibiarkan lama dan membahayakan,” ujarnya.

Langkah tambal-sisir-tambal ini memang bukan solusi instan yang bikin jalan kinclong selamanya. Tapi di tengah cuaca ekstrem dan beban kendaraan berat, minimal jalan nggak dibiarkan rusak terlalu lama. Karena di musim hujan seperti sekarang, yang nggak boleh ikut “bolong” itu bukan cuma aspal, tapi juga rasa aman pengguna jalan. (tebe)

You Might Also Like

Pemprov Jateng Siapkan Satgas PHK

Yellow Fun Walk: Cara Santai Wakil Ketua DPRD Jateng Ajakin Warga Hidup Sehat

Wisuda Mewah SMP di Purwokerto Bikin Wali Murid Meradang, Dinas Pendidikan Reaksinya Begini

Sopir Feeder Trans Semarang Sempat Minum sebelum Tabrak Korban Tewas di Klipang

Industri Gelap Buzzer Politik: Bisnis Manipulasi Opini di Medsos

TAGGED:headlinejalan rusajjalur panturakementerian pupemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Penyelesaian Akhir Jadi Fokus
Next Article Pengurus Korpri Jateng Dilantik, Sekda Ingatkan Soal Integritas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Imlek di Sam Poo Kong Tak Sekadar Barongsai

Dugderan 2026: Tradisi Lama, Energi Baru

Tanggul Sungai Cacaban jebol, merendam ratusan rumah dan ratusan hektare sawah, di Karangawen, Demak, Senin (16/2/2026).

Tanggul Sungai Cacaban Jebol: 900 KK Warga Demak Terdampak, 350 Ha Sawah Terendam

Polisi melakukan olah TKP ledakan bahan mercon di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Minggu (15/2/2026). (Dok Polsek Toroh)

Dor! Eksperimen Brutal Tiga Remaja Grobogan: Coba Bikin Bubuk Petasan, 3 Rumah Meledak

Pecinan Semarang Jadi Titik Kumpul Semua Etnis

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Penandatangan nota kesepahaman antara Kakanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab, dan Ketua PW ISNU Jateng, Dr Fakhrudin Aziz.
Info

Kemenag Jateng Gandeng ISNU, Gas Bareng Program CTC buat Pemberdayaan Umat

November 5, 2025
Ekonomi

Layer Baru Cukai Rokok, Koalisi Sipil: Ini Bukan Solusi, Tapi Jalan Mundur

Januari 18, 2026
Hukum

Puan Tegas Minta Kasus Kematian Alvaro Diusut Tuntas: Jangan Sampe Terulang

November 25, 2025
Ekonomi

Wali Kota Semarang Dorong Koperasi Merah Putih Jadi “Gudang Kulakan” Kios Warga

September 8, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KemenPU Pantau Ruas Jalan Rembang-Lasem
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?