Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kedok Pengobatan, Dugaan Ajaran Menyebar di Indramayu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Kedok Pengobatan, Dugaan Ajaran Menyebar di Indramayu

Nugroho P.
Last updated: Juli 19, 2026 7:11 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi Pengobatan alternatif. ist
SHARE

BACAAJA, INDRAMAYU – Warga Kabupaten Indramayu dibuat resah dengan munculnya dugaan penyebaran ajaran menyimpang yang disebut menggunakan modus pengobatan alternatif. Kasus ini kini menjadi perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama aparat setempat.

Sosok yang diduga menyebarkan ajaran tersebut disebut merupakan seorang perempuan berinisial D. Aktivitasnya kini sedang ditelusuri untuk memastikan fakta di balik informasi yang ramai beredar.

Ketua MUI Kabupaten Indramayu, KH Ahmad Syaerozi Bilal, mengatakan pihaknya tidak tinggal diam. Pengurus MUI tingkat Kecamatan Kroya sudah lebih dulu turun ke lapangan untuk mencari informasi langsung.

Menurutnya, MUI juga menjadwalkan pertemuan dengan perempuan yang bersangkutan. Pertemuan itu rencananya difasilitasi Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai bagian dari upaya klarifikasi.

Bilal menegaskan, hingga saat ini pihaknya masih mengedepankan pendekatan persuasif. MUI ingin mengetahui secara utuh apa yang sebenarnya diajarkan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Meski begitu, MUI mengaku meragukan dasar keilmuan keagamaan yang dimiliki pihak yang diduga menyebarkan ajaran tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, kemampuan membaca Al-Quran pun disebut masih belum lancar.

Dugaan penyebaran ajaran itu disebut berawal dari praktik pengobatan alternatif. Warga yang sedang sakit diajak datang ke tempat yang bersangkutan dengan harapan bisa memperoleh kesembuhan.

Namun, menurut informasi yang diterima MUI, para pasien justru diarahkan agar tidak lagi berobat ke tenaga medis. Mereka disebut cukup memperbanyak silaturahmi dan bersedekah sebagai jalan penyembuhan.

Tak hanya itu, muncul pula pengakuan dari sejumlah orang yang pernah mengikuti kelompok tersebut. Mereka menyebut ada ajaran yang mengabaikan kewajiban menjalankan shalat lima waktu.

Informasi-informasi tersebut masih terus didalami. MUI menegaskan seluruh dugaan itu perlu diklarifikasi agar tidak berkembang menjadi kabar simpang siur di tengah masyarakat.

Bilal mengatakan pola penyebaran kelompok itu diduga dilakukan secara berantai. Orang yang sudah bergabung kemudian mengajak kerabat atau teman lainnya melalui kegiatan silaturahmi.

Pergerakan kelompok tersebut disebut tidak lagi terbatas di satu wilayah. Informasi yang diterima MUI menyebut aktivitas serupa mulai terdengar di beberapa kecamatan lain seperti Sukra, Anjatan, hingga Kandanghaur.

Melihat perkembangan itu, MUI langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Tujuannya agar persoalan bisa ditangani lebih cepat sekaligus mencegah keresahan yang semakin meluas.

Pihak MUI berharap masyarakat tidak mudah percaya pada ajaran atau praktik keagamaan yang sumbernya belum jelas. Terlebih jika ajaran tersebut bertentangan dengan pemahaman agama yang selama ini dianut.

Masyarakat juga diimbau untuk berkonsultasi kepada ulama atau tokoh agama yang memiliki kompetensi apabila menemukan ajaran yang dianggap membingungkan. Langkah itu dinilai lebih aman dibanding langsung mempercayai informasi yang belum teruji.

Hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai status ajaran yang dimaksud. Proses klarifikasi dan pendalaman masih berlangsung, sementara aparat bersama MUI terus memantau perkembangan kasus tersebut. (*)

You Might Also Like

Kasus Viral Polisi Muda Berujung Pemecatan Tak Hormat

Keluar Hotel Pakai Sarung, Jemaah Haji Indonesia Belum Ditemukan Hingga Kini

Viral! Pria Tua Tendang Kucing sampai Mati di Blora, Polisi: Pelaku Diduga Lawyer

Jualan Cilok di Negeri Ginseng, Eh..Viral Banget

Jalan Kaki ke Mekah, Hendy Sumedang Buktikan Rp50 Ribu Bisa Jadi Tiket Iman

TAGGED:ajaranalternatifpengobatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article JALAN RUSAK--Petugas memperbaiki kerusakan ruas Jalan Candi Penataran Raya, Kalipancur, Kota Semarang. (ist) Dinas PU Janji Percepat Perbaikan Jalan Rusak Kalipancur Semarang
Next Article Bukan Cuma Dokter, Ini Alasan Pasien Hijrah Berobat ke Luar Negeri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Berangkat Sekolah Berujung Maut, Korban Tertemper Kereta di Semarang Satu Keluarga

RAIH PENGHARGAAN - PLN Icon Plus raih penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider pada SBBI Awards 2026

PLN Icon Plus Tegaskan Komitmen Transformasi Digital di SBBI Awards 2026

Tragis! Terobos Palang, Pemotor dan Siswa SD di Semarang Tewas Tersambar Kereta

Agustina Ajak Ormas Naik Kelas: “Jangan Cuma Ramai Kegiatan, Tapi Harus Berdampak”

Tahan Imbang Persebaya, PSIS: “Ini Modal Naik Kelas”

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Isu Setoran Panas, Kursi Kapolres Tuban Berubah dalam Semalam

Desember 9, 2025
Bill Gates nggak lagi masuk 10 besar orang terkaya di AS versi Forbes. Kekayaannya "menyusut" jadi US$107 miliar gara-gara komitmennya nyumbang 99% hartanya ke Gates Foundation.
InfoViral

Bill Gates Keluar dari Top 10 Orang Terkaya AS

September 21, 2025
Viral

Kasus Sirop Beracun Lagi-Lagi Makan Korban, Kali Ini di India ,  BPOM Indonesia Lakukan Ini 

Oktober 7, 2025

Gus Elham dan Badai Viral: Saat Dakwah Disorot Karena Gestur

November 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kedok Pengobatan, Dugaan Ajaran Menyebar di Indramayu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?