Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kebakaran TPA Putri Cempo, Walhi Soroti Tata Kelola Sampah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kebakaran TPA Putri Cempo, Walhi Soroti Tata Kelola Sampah

Dua pekan bukan waktu sebentar untuk terus hidup dalam kepungan asap. Kebakaran di TPA Putri Cempo, Surakarta, yang dimulai sejak 2 September hingga 15 September 2026 belum juga padam total.

T. Budianto
Last updated: September 15, 2026 1:14 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KEBAKARAN TPA: Kabut asap kebakaran menyelimuti kawasan TPA Putri Cempo, Surakarta. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- Kebakaran di TPA Putri Cempo, Surakarta, sudah berlangsung dua pekan. Sejak 2 September hingga 15 September, api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Aktivis Walhi Jateng, Nur Colis mengatakan, dampak kebakaran bahkan sudah melebar ke wilayah Kabupaten Karanganyar. Kondisi ini membuat warga sekitar masih harus menghirup asap dari kawasan TPA.

Menurutnya, kebakaran berulang di Putri Cempo tidak bisa hanya dianggap sebagai akibat cuaca panas. Fenomena ini dinilai menunjukkan adanya persoalan dalam sistem pengelolaan sampah.

Baca juga: Asap Putri Cempo Bikin Warga Batuk dan Sesak

“Berulangnya insiden ini kembali membuktikan bahwa persoalan di Putri Cempo bukanlah sekadar masalah cuaca panas musiman,” kata Colis, Selasa (15/9/2026).

Walhi menilai persoalan tersebut merupakan akumulasi dari tata kelola sampah yang bermasalah. Kondisi itu disebut membuat warga terus menanggung dampak lingkungan, termasuk paparan asap dari kebakaran TPA.

Kelompok Rentan

Kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, dan lansia disebut menjadi pihak yang paling terdampak. Mereka harus menghadapi ancaman kesehatan sekaligus terbatasnya ruang aman akibat kepungan asap.

Tak hanya warga sekitar, para pemulung yang mencari nafkah di kawasan TPA juga ikut terdampak. Aktivitas mereka menjadi semakin sulit karena kondisi kawasan yang dipenuhi asap.

Baca juga: TPA Putri Cempo Masih Terbakar, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca

“Warga tidak seharusnya terus-menerus dibiarkan menanggung beban berlapis akibat tata kelola sampah yang buruk,” ujarnya. Karena itu, Walhi Jateng mendesak pemadaman dilakukan secara total dan secepatnya. Ia juga meminta pemerintah turun langsung menemui warga yang terdampak.

Sebab, ketika api belum benar-benar padam, asap terus menyebar dan warga masih menjadi pihak yang menghirup dampaknya. Dua pekan terbakar, jangan sampai masalahnya ikut dianggap sebagai sesuatu yang biasa. (bae)

You Might Also Like

Bukan Sekadar Piala, Malamnya Perempuan Semarang Unjuk Karya

Banyak Lubang Tak Kasat Mata saat Hujan Tiba, Jalan Siliwangi Semarang Diperbaiki

Harhubnas 2025: Semarang Gaspol Bikin Transportasi Inklusif, Ekonomi Ikut Ngebut

Suka Ngabuburit di Rel Kereta? Itu Nggak Asik, Bahaya dan Terancam Dipenjara

KUHAP Baru Resmi Berlaku, Mantan Jaksa Agung: Cermin Negara Otoriter & Darurat Hukum

TAGGED:headlinepemkot surakartapemprov jatengtpa putri cempowalhi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bukan Cuma Nilai Rapor, Anak Punya 8 Kecerdasan
Next Article HALAL FEST--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau pameran UMKM di Semarang Halal Fest 2026. (ist) MTQ Nasional Jadi Jalan UMKM Semarang Kenalkan Produk ke Pasar Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Raffi Ahmad dan Willie Salim berfoto bersama di sela menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu, 29 Oktober 2026.

Raffi Ahmad Kena Cancel Culture, Musisi hingga UMKM Ramai-ramai Boikot RANS Carnival

Kuliner legendaris Ayam Goreng Suharti.

Sejarah Kuliner Ayam Goreng Suharti: Dipisahkan Perceraian, Disatukan Keturunan

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Gagal Panen Mengintai, Gubernur Minta Daerah Ajukan Asuransi

Januari 14, 2026
Info

Imbas Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 2 Kereta dari Semarang Tujuan Jakarta Batal Berangkat

April 28, 2026
LAPOR KPK: Koordinator Forum Advokasi Rakyat (FAR), Eko Haryanto menunjukkan surat laporan ke KPK soal proyek pembangunan Pakuwon Mall Semarang. (ist)
Hukum

Koordinator FAR Eko Haryanto Laporkan Proyek Pakuwon Mall Semarang ke KPK

Oktober 9, 2026
BELLA MENANGIS--Terpidana kasus penggelapan, Bella Puspita Sari menangis teringat anaknya usai sidang PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)
Hukum

Jerit Tangis Bella di PN Semarang, Sudah Lama Terpisah dari Bayinya: “Saya Pengen Pulang!”

Mei 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kebakaran TPA Putri Cempo, Walhi Soroti Tata Kelola Sampah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?