Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gagal Panen Mengintai, Gubernur Minta Daerah Ajukan Asuransi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gagal Panen Mengintai, Gubernur Minta Daerah Ajukan Asuransi

Cuaca lagi doyan bikin drama. Hujan ekstrem turun tanpa aba-aba, sawah kebanjiran, dan ancaman gagal panen mulai ngintip dari pinggir pematang. Di tengah kondisi itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi angkat suara: daerah jangan bengong, asuransi gagal panen harus segera diajukan.

T. Budianto
Last updated: Januari 14, 2026 8:44 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KETAHANAN PANGAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi paparan dalam acara Komitmen Bersama Ketahanan Pangan Jateng di Solo, Rabu (14/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SOLO- Cuaca lagi gak bersahabat. Hujan ekstrem bikin ancaman gagal panen makin nyata di sejumlah daerah Jawa Tengah. Gubernur Ahmad Luthfi pun minta daerah gak nunggu lama, langsung ajukan asuransi gagal panen.

Pesan itu disampaikan Luthfi saat acara Komitmen Bersama Ketahanan Pangan Jateng 2026 di Solo, Rabu (14/1/2026). Intinya jelas, petani jangan dibiarkan menanggung risiko sendirian. Beberapa daerah sudah kebagian dampaknya. Kudus, Pati, dan Jepara disebut jadi wilayah yang lahannya tergenang banjir. Sawah terendam, panen pun terancam gagal.

Baca juga: Padi Jateng Diproyeksi Nanjak 5,5 Persen di 2026

Menurut Luthfi, kondisi seperti ini harus cepat direspons. Pemerintah kabupaten diminta segera mendata lahan pertanian yang terdampak. Laporan itu nantinya jadi dasar pengajuan asuransi gagal panen.

“Untuk Kudus, Pati, dan Jepara, saya minta segera diajukan terkait asuransi gagal panen,” kata Luthfi. Ia menegaskan, cuaca ekstrem memang gak bisa dihindari. Tapi kerugiannya bisa ditekan kalau mitigasi jalan dan pemerintah daerah sigap sejak awal.

Siaga Bencana

Selain asuransi, Luthfi juga mengingatkan soal kesiapan daerah menghadapi bencana. SOP penanganan harus jelas, dari penetapan status darurat sampai logistik dan layanan dasar warga.

Target besar ketahanan pangan Jateng 2026, kata dia, gak bisa dikerjakan sendirian. Perlu kerja bareng semua kepala daerah, dari gubernur sampai bupati dan wali kota.

Baca juga: Sawah Ngebut, Lumbung Aman: Jateng 2025 Tembus Target

“Tidak bisa dilakukan oleh gubernur seorang. Harus dengan dukungan para bupati dan wali kota,” ujarnya. Pemprov Jateng sendiri menargetkan produksi padi 10,5 juta ton gabah kering giling pada 2026. Asuransi gagal panen disebut jadi salah satu tameng penting supaya target itu gak ambyar gara-gara cuaca. (bae)

You Might Also Like

Lengkap! Isi Surat Terbuka Pegawai Ditjen Pajak Minta Prabowo-Gibran Mundur

Gaji PNS Bakal Naik Tahun 2026? Nih Penjelasan Terbaru dari Kemenkeu

Temanggung Ikut Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang, Kadisdik: Bikin Kami Bangkit Lagi!

Kartu Kuning BUMD Jateng, PRPP Jadi Sorotan

Iran Siap Akhiri Perang, Teheran Ajukan Dua Poin Peting sebagai Syarat

TAGGED:ahmad luthficuaca ekstremheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Truk beras nyungsep di sungai, di Genuk, Semarang. Truk Beras Nyungsep di Kaligawe, Sopir Tewas di Tempat
Next Article IPM Semarang Ngebut ke 85,80

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

Mendadak Kontraksi, Ibu Melahirkan di Dalam KRL

SAMPAIKAN PAPARAN--Praktisi hukum yang juga Managing Partner LDN Ernst Law Firm, Luhut Sagala, menjelaskan tentang terbukanya korban keracunan MBG gugat perdana atau pidana, saat ditemui di Semarang, Jumat (25/9/2026). (bae)

Praktisi Hukum: Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Perdata atau Tempuh Pidana

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politik

Anggaran Ekonomi Kreatif Dipangkas, DPR: Jangan Sampai “Mesin Baru” Kehabisan Bensin

Agustus 16, 2026
Olahraga

Final Tanpa Rival: Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng 2025-2029

September 30, 2025
Info

DPRD Jateng Singgung “Haus Viral” di Kalangan Pelajar

April 9, 2026
Olahraga

Atlet Pensiun? Tenang, Negara Siapin Beasiswa LPDP

Januari 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gagal Panen Mengintai, Gubernur Minta Daerah Ajukan Asuransi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?