BACAAJA, SEMARANG – Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pantai Tirang mulai bersiap menyambut lonjakan pengunjung. Salah satu pantai alami yang masih tersisa di Kota Semarang ini diprediksi bakal ramai sejak 25 Desember hingga awal Januari.
Koordinator Lapangan Pantai Tirang, Imam Rohani, mengatakan pihak pengelola telah melakukan sejumlah persiapan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama libur Nataru. Fokus utama saat ini adalah pengamanan pengunjung dan penataan area pantai.
“Liburan ini kan panjang, mulai tanggal 25 sampai tahun baru. Jadi persiapan kami lebih ke keamanan pengunjung, penambahan SAR, perlengkapan SAR, dan penataan area supaya pengunjung lebih nyaman,” ujar Imam saat ditemui di lokasi.
Baca juga: Agustina Ajak Warga Lindungi Pesisir Semarang
Meski belum ada penambahan fasilitas besar, Imam menyebut Pantai Tirang tetap memiliki daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah pembangunan dermaga yang ke depannya bakal menjadi spot baru bagi pengunjung.
“Kalau fasilitas baru belum ada, yang terbaru itu dermaga, tapi memang belum jadi. Nanti kalau sudah selesai, rencananya akan ada tulisan ‘Pantai Tirang Besar’, bisa jadi spot selfie juga,” jelasnya. Untuk area parkir, pengelola memastikan masih cukup luas dan layak menampung kendaraan wisatawan. Menurut Imam, selama ini kapasitas parkir Pantai Tirang masih aman, bahkan saat kunjungan sedang padat.
Target Pengunjung
Soal target kunjungan, pengelola cukup optimistis. Pada momen Nataru, jumlah wisatawan diperkirakan bisa menembus angka yang cukup tinggi. “Kalau pas hari H Natal dan tahun baru, mudah-mudahan bisa tembus sampai 100 ribu pengunjung. Dari mana pun, tidak hanya Jawa Tengah,” katanya.
Ia menambahkan, saat momentum Lebaran lalu, jumlah pengunjung Pantai Tirang juga terbilang tinggi. Karena itu, harapannya, Nataru kali ini bisa menyamai bahkan melampaui kunjungan saat Idulfitri.
Terkait harga tiket masuk, Imam menyampaikan akan ada penyesuaian selama masa libur Nataru. Mulai 25 Desember hingga 1 Januari, tiket masuk Pantai Tirang naik menjadi Rp10.000 per orang. “Biasanya Senin sampai Kamis Rp5.000. Tapi khusus Nataru, dari tanggal 25 sampai 1 Januari jadi Rp10.000. Tanggal 2 nanti kembali normal,” terangnya.
Baca juga: Semarang Gaspol Jadi Kota Wisata: Event Dibikin Meriah, Kotanya Dipoles Biar Makin Keren
Sementara untuk jam operasional, Pantai Tirang masih memberlakukan jadwal seperti biasa. Pantai dibuka mulai pukul 05.00 WIB hingga 19.00 WIB, mengingat keterbatasan penerangan di area pantai.
Menutup keterangannya, Imam mengajak warga Semarang dan sekitarnya untuk ikut menjaga dan melestarikan Pantai Tirang. Ia menyebut Pantai Tirang sebagai salah satu pantai alami terakhir di Kota Semarang yang masih memiliki pasir dan belum tersentuh reklamasi. “Mari kita lestarikan Pantai Tirang, salah satu pantai yang masih tersisa di Kota Semarang. Semoga bisa jadi ikon Kota Semarang,” pungkasnya. (dul)


