BACAAJA, SEMARANG – Hujan di Jawa Tengah belum mau angkat kaki. Berdasarkan prediksi deterministik BMKG, sebagian wilayah Jateng masih akan diguyur hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi sampai bulan depan.
Kepala Stasiun Klimatologi Jateng, Goeroeh Tjiptanto, bilang kondisi ini terlihat jelas dari peta prediksi hujan dasarian atau prediksi per sepuluh harian. Artinya, hujan masih jadi “menu utama” di banyak daerah dalam beberapa pekan ke depan.
Dia merinci, pada 10 hari kedua dan ketiga bulan Januari, hujan diperkirakan berada di level menengah sampai tinggi. Bahkan ada wilayah yang masuk kategori sangat tinggi, meski tidak merata. Memasuki 10 haru pertama hingga kedua bulan Februari, pola itu masih bertahan.
Baca juga: Indonesia Dikepung Tiga Siklon, BMKG Kasih Heads Up ke Prabowo
Hujan menengah hingga tinggi masih mendominasi, meski ada beberapa daerah seperti Rembang, Blora, dan Grobogan yang diprediksi lebih rendah. Selain prediksi deterministik, BMKG juga menyinggung sisi probabilistik untuk jangka waku 10 hari terdekat, tepatnya pada 10-19 Januari 2026.
Curah Hujan Tinggi
Dari peluangnya, ada wilayah yang punya kemungkinan lebih dari 60 persen mengalami hujan menengah sampai sangat tinggi. Peluang curah hujan menengah melanda sebagian besar wilayah Jawa Tengah kecuali sebagian kecil Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, Demak, Rembang, Grobogan, Kab. Semarang, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Purworejo dan Kebumen; sebagian Kab. Pekalongan, Batang dan Blora serta seluruh Jepara.
Kemudian, peluang curah hujan tinggi diprediksi terjadi di seluruh Batang , Kab/Kota Pekalongan; sebagian Pemalang, Kendal dan Purbalingga; sebagian kecil Brebes, Tegal, Demak, Kudus, Jepara, Wonosobo dan Banjarnegara.
Baca juga: Eks Bos BMKG Pernah Kasih Peringatan ke Bobby Nasution Soal Bencana Banjir Dahsyat, Tapi….
Ada pula wilayah yang diprediksi mengalami hujan tak biasa. “Peluang curah hujan sangat tinggi mengguyur sebagian Jepara,” ujar Goeroeh dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026). BMKG mengingatkan masyarakat tetap waspada. Curah hujan yang konsisten dan kadang tinggi bisa berdampak ke banjir, longsor, hingga genangan di wilayah rawan. (bae)


