Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah

Kalau rezeki bisa datang dari mana aja, kenapa cuma nunggu lokal? Jateng lagi pasang radar ke Timur Tengah. Targetnya jelas: wisatawan mancanegara datang, ekonomi muter, tapi tetap ramah lingkungan dan ramah muslim.

T. Budianto
Last updated: Februari 6, 2026 8:15 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
EVENT WISATA: Ribuan wisatawan menghadiri pergelaran Dieng Culture Festival (DCF) XIV Tahun 2024 di Kompleks Candi Arjuna, Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng, Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jateng, Agustus tahun lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng mulai pasang strategi besar untuk 2027. Pariwisata berkelanjutan dan ekonomi halal berbasis syariah resmi dipilih sebagai “mesin utama” pembangunan daerah. Fokusnya satu: nangkep peluang pasar wisatawan luar negeri, khususnya dari Timur Tengah.

Strategi ini ditegaskan Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen saat membuka Musrenbang 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (6/2/2026).

“Untuk 2027, arah pembangunan kita fokus ke sektor pariwisata dan penguatan ekonomi lewat ekonomi halal berbasis syariah. Ini jadi prioritas supaya pertumbuhan ekonomi kita makin inklusif,” kata Gus Yasin, mewakili Gubernur Jateng.

Baca juga: Sebelas Event Wisata Jateng Masuk KEN 2026

Menurut Gus Yasin, tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Tengah terus menunjukkan sinyal positif. Dari hasil analisis yang ada, wisatawan asal Timur Tengah disebut sebagai salah satu segmen paling potensial, asal ekosistemnya disiapkan dengan benar.

“Wisatawan dari Timur Tengah itu senang dengan destinasi yang ramah muslim. Sekarang ekosistem itu sudah mulai tumbuh di beberapa daerah seperti Karanganyar, Wonosobo, dan Temanggung,” jelasnya.

Buat menopang target tersebut, Pemprov Jateng bakal membangun sistem aglomerasi pariwisata, salah satunya di kawasan Semarang Raya. Konsepnya, semua pelaku wisata saling terhubung, mulai dari destinasi, hotel, kuliner, sampai UMKM, biar promosi bisa jalan bareng dan lebih masif.

Faktor Kebersihan

Tapi Gus Yasin mengingatkan, pariwisata nggak akan punya daya tarik kalau urusan kebersihan diabaikan. Ia menegaskan tak ingin wisatawan datang jauh-jauh, tapi pulangnya cuma bawa cerita soal sampah. “Kita dukung penuh Asta Cita Presiden. Lingkungan harus bersih, aman, dan nyaman. Jangan sampai tamu datang, yang disuguhkan malah pemandangan sampah,” tegasnya.

Dalam rencana 2027, Pemprov Jateng juga tetap menaruh perhatian besar pada prinsip keberlanjutan. Izin industri di kawasan hulu seperti pegunungan maupun hilir di wilayah pantai bakal diperketat agar ekosistem tetap terjaga.

Baca juga: Wisatawan Jateng Udah Lumayan, Tembus 53 Juta, tapi…

Harapannya, pertumbuhan pariwisata dan ekonomi halal bisa jalan seiring dengan kelestarian alam. Bukan cuma ngejar cuan jangka pendek, tapi juga membuka pintu investasi hijau di masa depan.

Jateng siap jual keindahan alam dan keramahan budaya ke dunia. Tapi satu catatan penting: wisata halal bukan cuma soal label, dan pariwisata berkelanjutan bukan sekadar slogan. Kalau tamu sudah datang tapi sampah masih berserakan, yang pulang bukan devisa—melainkan kesan kurang niat. (tebe)

You Might Also Like

Siapa Tersangka OTT KPK di Cilacap? 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Termasuk Bupati dan Sekda

Luthfi Klaim Tak Ada Desa Tertinggal di Jateng

Uang Deras ke Jateng: Investasi 2025 Tembus Target

DPU vs Sampah: Duel di Tengah Hujan

Lawan TBC, Pemprov Gas Kolaborasi

TAGGED:headlinepemprov jatengwisata jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Stop Naik Gajah! Semarang Zoo Bilang: Cukup Difoto, Jangan Ditunggangi
Next Article Wali Kota Solo Respati Ardi meresmikan Gedung Pagelaran GKJ Danakusuman Surakarta, Jumat (6/2/2026). Ajak Tempat Ibadah Gandeng Anak Muda, Respati: Pembinaan Karakter Masa Depan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Gaspol Nambah PAD

Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Jepara Diterjang Longsor (Lagi): Akses Damarwulan-Tempur Putus Total

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Keliling SPBU Naik Vespa, Taj Yasin Pastikan Stok BBM Aman

Maret 9, 2026
Ilustrasi pelajar membaca buku tapi gagal memahami isinya. (grafis/wahyu)
Tumbuh

Emang Gen Z Sengeri Itu? Masuk Kuliah tapi Gak Bisa Baca, Kampus di AS ‘Nyerah’

Januari 19, 2026
Olahraga

Sambo Jateng Juara Umum, Target Awal Cuma Dua Emas Loh!

Oktober 22, 2025
Sirkular

Desa Tersono Batang Naik Level: Sampah Jadi Berkah, Gubernur Jateng Kasih Jempol

Oktober 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?