Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jangan Musnahkan Si Wajah Seram, Sahabat Setia Petani
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Jangan Musnahkan Si Wajah Seram, Sahabat Setia Petani

Tyto alba, si burung hantu yang bisa memangsa hingga lima ekor tikus per malam, menjelma sebagai solusi alami yang tak hanya efektif tapi juga ramah lingkungan. Tanpa racun, tanpa mesin, hanya dengan sayap dan insting berburu, burung hantu menjaga ladang-ladang dari kehancuran.

Puji Utami
Last updated: Mei 5, 2025 1:52 pm
By Puji Utami
4 Min Read
Share
Burung Hantu
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Di balik wajahnya yang seram dan sorot mata tajam yang menusuk, burung hantu menyimpan rahasia penyelamat sawah petani Indonesia. Di kala malam merambat dan tikus-tikus lapar mengintai ladang padi, Tyto alba—si burung hantu barn—menjadi penjaga setia yang menebar teror kepada hama penggerogot hasil panen.

Persawahan di Indonesia selama ini dihantui oleh tikus. Dalam satu malam, kawanan pengerat itu bisa menghabisi puluhan hektare tanaman padi. Benih dicuri, batang muda dicabut, dan panen yang diidamkan pupus sudah. Satu induk tikus bahkan bisa melahirkan ribuan keturunan dalam setahun. Tak heran, tikus menjadi musuh bebuyutan yang sulit dikendalikan.

Namun di langit malam, hadir sang pemburu sunyi. Tyto alba, yang bisa memangsa hingga lima ekor tikus per malam, menjelma sebagai solusi alami yang tak hanya efektif tapi juga ramah lingkungan. Tanpa racun, tanpa mesin, hanya dengan sayap dan insting berburu, burung hantu menjaga ladang-ladang dari kehancuran.

Kemampuan burung hantu bukan sekadar mitos. Leher yang bisa berputar 270 derajat, terbang tanpa suara, dan pendengaran super sensitif membuat mereka tak pernah gagal memburu target. Radius terbangnya bisa mencapai 12 kilometer dari sarang. Ini berarti satu burung hantu bisa melindungi lebih dari satu desa jika didukung habitat yang memadai.

Sayangnya, karena wajahnya yang dianggap menakutkan dan sering dikaitkan dengan mitos-mitos mistis, burung hantu sering diburu atau dijauhi. Padahal, ia bukanlah pembawa sial—ia adalah pahlawan sawah yang tak meminta imbalan.

Upaya pelestarian pun terus dilakukan. Petani di Grobogan, Jawa Tengah, menjadi pionir. Sejak 2009, mereka membangun rumah burung hantu atau rubuha di tengah sawah. Hasilnya luar biasa. Tingkat serangan tikus menurun drastis hingga 90 persen pada 2020. Dari hanya 85 unit rubuha di tahun 2011, kini jumlahnya sudah menyentuh hampir seribu.

Kementerian Pertanian mencatat bahwa burung hantu jauh lebih murah dibanding pestisida jangka panjang. Selain itu, mereka menjaga keseimbangan alam tanpa mencemari tanah dan air. Namun tentu, populasi Tyto alba juga harus diawasi agar tidak memangsa satwa lain jika jumlah tikus mulai berkurang.

Yudhistira Nugraha dari BRIN menegaskan, “Pendekatan terpadu dengan metode mekanik dan biologis adalah kunci. Kombinasi keduanya bisa menekan populasi tikus dengan cepat sebelum mereka berkembang lagi.” Ia juga mengingatkan pentingnya pemantauan populasi burung hantu agar tetap seimbang dalam ekosistem.

Melihat keberhasilan di Grobogan, Presiden Prabowo Subianto pun melirik solusi ini. Saat panen raya di Majalengka, ia berencana menggalang pembelian 1.000 burung hantu untuk membantu petani. “Saya dapat laporan soal hama tikus yang pelik. Katanya burung hantu paling bagus. Waduh, ini harga burung hantu bisa naik dong,” ujarnya sambil tertawa.

Program ini bukan sekadar penyelamatan panen, tapi juga langkah menuju pertanian berkelanjutan. Ia sejalan dengan misi Sustainable Development Goals (SDGs) yang mendorong pengurangan bahan kimia dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Agar program ini berhasil, keterlibatan petani menjadi kunci. Mereka perlu diberi edukasi, sarana rubuha, serta perlindungan terhadap burung hantu dari perburuan. Dengan begitu, simbiosis antara manusia dan predator alami bisa terjaga untuk jangka panjang.

Kini saatnya mengubah stigma. Wajah seram burung hantu bukan pertanda malapetaka, tapi simbol harapan. Harapan bagi ladang yang subur, hasil panen yang berlimpah, dan pertanian Indonesia yang kembali berdaulat—berkat penjaga malam yang tak pernah tidur. (Anugrah Al Ghazali)

You Might Also Like

Kisah Mahar Fantastis Mbah Tarman Berujung Rumit, Akhirnya Terkuak Begini Ceritanya

Unik Banget, Bakal Ada Masjid Dibangun Dari Batu Giok

Jokowi Nabi Baru dari Solo? Kader PSI Nyatakan Joko Widodo Penuhi Syarat sebagai Nabi

Langkah Kolaboratif Bendung Penyebaran Radikalisme di Jateng, Gus Yasin: Harus Kita Dorong

Tanggal 27 September 2025: Fenomena Matematika Paling Gokil Abad Ini

TAGGED:burung hantunasib burung hantupetanisawah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Polisi melakukan olah TKP di kasus predator seksual amak di Jepara. (Dok Polda Jateng) Ada Ceceran Sperma di Kasur, Hasil Olah TKP Habaib Predator Seks di Jepara
Next Article Perwakilan LBH Semarang, M Safali saat menjelaskan perkembangan pendampingan tersangka kasus demo May Day. LBH Minta Polisi Tangguhkan Penahanan 6 Tersangka Aksi May Day Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TITIK GEMPA--BMKG merilis titik lokasi gempa di Banjarnegara, Jateng. (ist)

Hari Ini Banjarnegara Diguncang Gempa, BMKG Sebut Dampak Sesar Aktif

Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam

Pemprov Bagikan Ratusan Kursi Roda Adaptif, Buka Jalan untuk Penyandang Disabilitas

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Tips Agar Tidak Terjebak Gogle Maps yang Ngaco

Maret 30, 2026
Unik

Rekening Kamu Tiba-Tiba Dibekukan? Ini Penjelasan dan Cara Mengaktifkannya Kembali!

Agustus 5, 2025
Viral

Nyamar Juragan Domba, Polisi Ini Akhirnya Bekuk DPO Sadis

Desember 21, 2025
Viral

Iuran BPJS Harus Naik, Negara Nggak Kuat Lagi?

Februari 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jangan Musnahkan Si Wajah Seram, Sahabat Setia Petani
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?