Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gen Z Purbalingga Diajak Kritis, Pajak Bukan Sekadar Bayar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Gen Z Purbalingga Diajak Kritis, Pajak Bukan Sekadar Bayar

Nugroho P.
Last updated: Oktober 12, 2026 7:05 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Urusan pajak ternyata bukan cuma soal bayar tepat waktu, lalu selesai. Generasi Z juga perlu tahu ke mana uang pajak mengalir, apa manfaatnya bagi masyarakat, dan bagaimana penggunaannya ikut diawasi agar benar-benar berdampak bagi pembangunan.

Pesan itu mengemuka dalam workshop Gen Z Taat Pajak (Gentak) yang digelar di Hotel Braling, Purbalingga, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini mengajak anak muda memahami perpajakan dengan cara pandang yang lebih luas, bukan sekadar mengenal kewajiban sebagai wajib pajak.

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani menyambut positif kegiatan edukasi yang diinisiasi melalui usulan Anggota DPR RI Amelia Anggraini dan difasilitasi PT Jasa Raharja tersebut. Menurutnya, pemahaman pajak penting ditanamkan sejak generasi muda mulai bersiap masuk dunia kerja maupun merintis usaha.

“Gen Z ini masuk masa transisi. Dari mereka yang masih pelajar, mulai mengenal dunia bisnis, hingga terjun langsung ke dunia kerja. Karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman tentang perpajakan,” ujar Dimas.

Ia berharap, sosialisasi tersebut bisa membantu anak muda yang sebelumnya belum memahami persoalan perpajakan agar lebih mengenal hak dan kewajibannya. Dengan bekal itu, kesadaran membayar pajak diharapkan tumbuh seiring pemahaman tentang peran penerimaan pajak bagi pembangunan.

Dimas menilai, generasi muda perlu memahami bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat ikut menopang pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, mereka tidak cukup hanya menjadi pihak yang memenuhi kewajiban, tetapi juga bisa mengambil peran sebagai kontrol sosial dalam mengawasi pemanfaatan uang negara maupun daerah.

Sementara itu, Anggota DPR RI Amelia Anggraini menilai generasi muda merupakan kelompok strategis dalam meningkatkan kesadaran perpajakan. Apalagi, Indonesia sedang menikmati bonus demografi yang membuat peran anak muda semakin penting dalam kehidupan ekonomi dan pembangunan.

Menurut Amelia, banyak anak muda di Purbalingga yang mulai merintis usaha, mengembangkan UMKM, hingga bekerja sebagai karyawan di perusahaan dan industri. Kondisi tersebut membuat pemahaman perpajakan semakin relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.

“Generasi muda banyak yang membangun usaha, menjalankan UMKM, maupun bekerja menjadi karyawan pabrik di Purbalingga. Mereka harus tahu kepatuhan membayar pajak, tidak hanya hak dan kewajibannya, tetapi juga menjadi pengawas untuk apa pajak tersebut dikontribusikan,” jelas Amelia.

Ia menambahkan, pajak mempunyai peran penting dalam membiayai kebutuhan negara sekaligus mendukung penyediaan fasilitas publik. Karena itu, edukasi perpajakan yang menyasar generasi muda dinilai perlu dilakukan agar kesadaran tersebut terbentuk sejak dini.

Amelia juga menekankan bahwa masyarakat berhak mengetahui bagaimana penerimaan pajak digunakan. Pemanfaatannya mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pembiayaan layanan publik yang dibutuhkan masyarakat.

Melalui pemahaman tersebut, Gen Z diharapkan makin peduli terhadap pengelolaan penerimaan negara maupun daerah. Termasuk dalam memahami kebijakan perpajakan, seperti opsen pajak, sehingga anak muda tidak hanya mengetahui kewajibannya, tetapi juga lebih kritis terhadap pemanfaatan uang pajak untuk kepentingan bersama. (*)

You Might Also Like

90 Persen Proyek Energi Terbarukan Lebih Murah daripada Listrik Fosil, tapi . . .

JTAB: Cara Baru Bikin Petani Naik Kelas, akan Dibuka di 35 Kabupaten/Kota di Jateng

Baru Launching, Lapor Menaker Langsung Diserbu Aduan!

Balik Nama Gratis, Masih Nunda?

Bansos Dipercepat Cair, PKH dan BPNT Mulai April

TAGGED:gen zGen Z Purbalinggamelek pajakpajak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 17 Motor Diamankan, Polisi Sisir Lokasi Balap Liar Banjarnegara
Next Article Brimob Maluku Dilaporkan Pacar, Dugaan Paksa Gugurkan Kandungan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Brimob Maluku Dilaporkan Pacar, Dugaan Paksa Gugurkan Kandungan

Gen Z Purbalingga Diajak Kritis, Pajak Bukan Sekadar Bayar

17 Motor Diamankan, Polisi Sisir Lokasi Balap Liar Banjarnegara

Brasil Kirim Cairan Pemadam, Karhutla Dikejar Padam

TASYAKURAN HUT KE-26 -- Bertempat di Aula Kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Semarang, jajaran manajemen dan insan PLN Icon Plus mengikuti tasyakuran HUT ke-26 PLN Icon Plus yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia melalui format hybrid, Senin (5/10/2026).

26 Tahun PLN Icon Plus, Terus Melangkah dan Memberi Dampak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Gas Melon Ditambah, Masak Nataru Nggak Perlu Drama

Desember 25, 2025
PERINGATI HUT - PLN Icon Plus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 melalui tasyakuran yang dipusatkan di Menara Jamsostek, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Ekonomi

Keep Going, Keep Impacting: 26 Tahun Perjalanan PLN Icon Plus

Oktober 9, 2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Ekonomi

Dana Negara Digelontor, Bank Mandiri Gas Kredit Sektor Produktif

Maret 31, 2026
Inflasi di Jawa Tengah dipicu lima komoditas utama seperti cabai merah dan ayam ras. Gubernur Ahmad Luthfi membuat program guna menekan laju inflasi lewat Gerakan Petani Peduli Inflasi dan Gerakan Pangan Murah. Menurutnya, pengendalian inflasi harus dilakukan dari hulu melalui kolaborasi petani dan pemerintah.
EkonomiInfo

Inflasi Jateng: Dari Cabai Pedas sampai Emas, Tantangan dan Harapan di Tangan Luthfi–Yasin

Oktober 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gen Z Purbalingga Diajak Kritis, Pajak Bukan Sekadar Bayar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?