Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dibisiki Pimpinan Bank, Perempuan di Semarang Gelapkan Kredit Bank DKI Rp2,7 Miliar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Dibisiki Pimpinan Bank, Perempuan di Semarang Gelapkan Kredit Bank DKI Rp2,7 Miliar

Modus pengajuan kredit fiktif kembali terbongkar di Semarang. Seorang perempuan berinisial TW berhasil mengelabui sistem kredit Bank DKI Cabang Semarang dengan bantuan dua orang internal bank hingga uang miliaran rupiah raib tanpa jejak.

T. Budianto
Last updated: September 9, 2025 8:17 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KREDIT FIKTIF: Tersangka korupsi Bank DKI Cabang Semarang dibawa menuju mobil tahanan oleh penyidik Kejati Jateng, Selasa (9/9). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Ada kasus korupsi baru di Semarang. Seorang perempuan berinisial TW mengakali kredit Bank DKI Cabang Semarang hingga negara rugi miliaran.

Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah baru saja menetapkan tiga orang jadi tersangka. Selaim TW selaku orang yang makai duit kredit atas nama enam debitur, ada EYK wakil pimpinan cabang sekaligus pemutus kredit mikro, dan DBF selaku relationship manager kredit ritel.

“Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah telah menetapkan tiga orang tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas kredit di Bank DKI Cabang Semarang Tahun 2023,” kata Kasi Penkum Kejati Jateng, Arfan Triyono, Selasa (9/9).

Permohonan Ditolak

Awalnya, pertengahan 2023, TW ngajuin kredit ritel Rp 4 miliar ke Bank DKI Cabang Semarang. Tapi mentok, permohonannya ditolak. Alih-alih menyerah, TW justru dapat “pencerahan” dari DBF, coba pakai skema kredit mikro/KUR dengan enam nama debitur.

Jadilah TW bikin pengajuan atas nama enam orang, masing-masing Rp 500 juta, total Rp 3 miliar. Permohonan itu kemudian disetujui oleh EYK. Nah, setelah pencairan, buku tabungan, ATM, sampai slip pencairan semuanya diambil alih sama TW. Ujung-ujungnya, uang pun melayang.

Masalahnya, jaminan usaha yang dipakai ternyata fiktif. Agunan tanah dan bangunan juga nilai appraisal-nya didongkrak biar kredit bisa lolos. TW sempat bayar angsuran beberapa kali, tapi habis itu hilang bak ditelan bumi.

Bank DKI Cabang Semarang pun akhirnya gigit jari dengan kerugian sekitar Rp 2,7 miliar. (bae)

You Might Also Like

Mahfud MD Ungkap Mark-up Proyek Kereta Cepat Whoosh, Singgung Jokowi

Hati-Hati Surat KPK Palsu Nyasar, Modus Baru Bikin Panik

Kejati Jateng Gaspol Lacak Aset Korupsi Kakao yang Libatkan Dosen UGM

Gus Yasin Respons OTT KPK Bupati Pati Sudewo: Pelayanan Publik Tetap Jalan

KPK Bongkar Obrolan Ketua DPRD Pati dan Sudewo

TAGGED:bank dkikejati jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto. (bae) Polisi Klaim Kasus Iko Unnes Murni Kecelakaan, CCTV Masih Disimpan Rapat-Rapat
Next Article AI Bisa Bedain Biji Kopi Bagus, Unwahas Ajak Petani Ngopi ala Society 5.0

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tangis Darwanto, petani Madiun yang dipenjara gara-gara nyelametin landak jawa.
Hukum

Selamatin Landak Jawa yang Dilindungi Petani Madiun Malah Dibui, Hukum Macam Apa Ini?

Desember 18, 2025
Hukum

Usik Toraja, Pandji Kena Denda Kerbau Sebanyak Ini

November 5, 2025
KPK menahan lima tersangka kasus kredit fiktif di BPR Jepara Artha senilai Rp263,6 miliar. Modusnya, menggunakan nama pedagang kecil hingga pengangguran untuk mencairkan dana. Kerugian negara ditaksir Rp254 miliar. Uang mengalir ke jajaran bank hingga dipakai untuk beli aset dan perjalanan umrah. Foto:dok.
Hukum

Kredit Bodong Rp263,6 M BPR Jepara Arta, Cuma Modal Nama Pedagang & Pengangguran

September 19, 2025
Kejaksaan Agung dalami kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Kasus ini menyeret mantan Mendikbud Nadiem dan pejabat lain, dengan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun. Foto: dok.
Hukum

Proyek Chromebook Kemendikbudristek: Ketika Laptop Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Lapak Korupsi Rp1,98 Triliun

September 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dibisiki Pimpinan Bank, Perempuan di Semarang Gelapkan Kredit Bank DKI Rp2,7 Miliar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?