Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Deadline Mengejar, Lambung Ikut Kena Imbas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Deadline Mengejar, Lambung Ikut Kena Imbas

Nugroho P.
Last updated: Agustus 14, 2026 5:24 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Lambung
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kerja dikejar deadline, kopi jadi teman setia, sementara jam makan sering berantakan. Kebiasaan yang kelihatannya sepele ini ternyata bisa bikin urusan lambung ikut bermasalah.

Banyak pekerja memilih menunda makan siang karena pekerjaan belum kelar. Ada juga yang baru makan dalam porsi besar ketika malam sudah larut karena seharian sibuk.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Mayapada Hospital Jakarta Timur, dr Ario Perbowo Putra, mengatakan pola makan yang tidak teratur bisa menjadi salah satu pemicu gangguan asam lambung.

“Pola makan yang tidak teratur, jeda makan yang terlalu panjang, konsumsi makanan tertentu, hingga stres dapat memicu peningkatan produksi asam lambung dan menimbulkan berbagai gangguan pada saluran cerna,” ujar Ario, Rabu (5/8/2026).

Masalahnya makin kompleks ketika pola makan berantakan dibarengi kebiasaan ngopi berlebihan. Kafein menjadi salah satu hal yang perlu dibatasi bagi orang yang sering mengalami keluhan asam lambung.

Stres akibat pekerjaan juga tidak bisa dianggap enteng. Tekanan kerja yang menumpuk dapat memengaruhi fungsi saluran pencernaan dan membuat keluhan lambung lebih gampang muncul atau terasa makin parah.

Salah satu gangguan yang perlu diwaspadai adalah gastroesophageal reflux disease (GERD). Kondisi ini terjadi ketika katup otot antara kerongkongan dan lambung atau lower esophageal sphincter (LES) tidak bekerja optimal.

Akibatnya, isi lambung termasuk asam bisa naik kembali ke kerongkongan. Sensasi yang muncul bisa berupa rasa panas atau terbakar di dada alias heartburn.

Selain dada terasa terbakar, penderita juga bisa merasakan rasa asam atau pahit di mulut. Tenggorokan juga dapat terasa mengganjal atau tidak nyaman.

Pada sebagian orang, keluhan bisa dibarengi mual dan perut kembung. Gejalanya biasanya lebih terasa pada malam hari, terutama setelah makan banyak lalu langsung rebahan.

Karena itu, kebiasaan makan besar tengah malam setelah seharian menunda makan bukan pilihan yang ideal. Tubuh mungkin butuh asupan, tetapi lambung juga perlu waktu untuk mencerna makanan dengan baik.

Ario mengingatkan agar keluhan yang muncul berulang tidak terus dianggap sebagai masalah kecil. Jika gejala semakin sering muncul atau tidak kunjung membaik, pemeriksaan medis diperlukan untuk mencari penyebabnya.

Dalam kondisi tertentu, dokter dapat menyarankan pemeriksaan endoskopi. Pemeriksaan ini membantu melihat kondisi kerongkongan dan lambung secara lebih jelas.

“Pemeriksaan ini membantu memastikan penyebab keluhan sekaligus menentukan penanganan yang tepat sesuai kondisi pasien,” jelas Ario.

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga lambung tetap aman. Salah satunya tentu saja membiasakan makan secara teratur dan tidak membiarkan jeda makan terlalu panjang.

Makan terlalu larut malam juga sebaiknya dikurangi. Begitu pula makanan berlemak dan pedas serta minuman berkafein, terutama jika terbukti membuat keluhan mudah kambuh.

Setelah makan, jangan buru-buru rebahan. Beri jeda agar proses pencernaan berjalan lebih baik.

Mengelola stres dan menjaga berat badan tetap ideal juga bisa membantu mengurangi risiko gangguan asam lambung. Jadi, jangan sampai urusan pekerjaan membuat kesehatan ikut dikorbankan.

Keluhan asam lambung juga punya tanda bahaya yang tidak boleh disepelekan. Segera periksa ke dokter jika muncul kesulitan menelan, berat badan turun tanpa sebab jelas, muntah darah, atau tinja berwarna hitam.

Jika heartburn atau keluhan asam lambung terus berulang sampai mengganggu aktivitas, sebaiknya jangan cuma mengandalkan obat bebas. Konsultasi dengan dokter diperlukan agar penyebabnya bisa diketahui dan penanganannya sesuai.

Intinya, deadline boleh mengejar, tapi jam makan jangan ikut menghilang. Kopi boleh jadi teman kerja, tetapi kalau lambung mulai sering protes, itu tanda pola hidup perlu segera dibenahi. (*)

You Might Also Like

Ngopi Pas Puasa, Sahur atau Pas Buka yang Aman Buat Tubuh?

Pesta Makan Lebaran Usai, Dinkes Semarang Ingatkan Ancaman Diare hingga Lonjakan Gula Darah

Ayam Krispi ala McD Ternyata Lewat Banyak Tahap, Ikuti Yuk!

Cinta Sehat Bukan Cuma Soal Bucin

Masuk Usia 40 Tahun, Menkes Minta Jangan Malas Cek

TAGGED:kesehatanlambungmakan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Serius Garap Wisata Ramah Muslim
Next Article Telur Ceplok Nempel di Wajan? Coba Trik Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Muktamar NU Disorot, Dugaan Politik Uang Mencuat

Ilustrasi BPJS Kesehatan.

Prabowo Kumpulkan Menteri, Keuangan BPJS Jadi Sorotan

PIDATO - Presiden Prabowo Subianto berpidato tentang kerangka ekonomi makro Indonesia di sidang paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).

Prabowo Soroti Antrean BPJS, Minta Layanan Setara

Kasus Influenza Naik, Menkes Bilang Masih Terkendali

GEROBAK USAHA: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng berkomunikasi dengan warga yang mendapat bantuan gerobak usaha. (ist)

Wali Kota Semarang Ajak GP Ansor Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Makin Dewasa, Kenapa Teman Baru Susah Dicari?

September 22, 2026
Tips

Jarang Upload Foto di Medsos, Orang Ini Punya Karakter Langka dan Khusus

Desember 31, 2025
Tips

Ramadan Datang, Kurma Dipilih Makin Penuh Pertimbangan

Februari 23, 2026
Tips

Mau Puasa Pas Hamil Boleh Tapi Jangan Nekat Ya

Februari 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Deadline Mengejar, Lambung Ikut Kena Imbas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?