Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dasco Klarifikasi Status Kader Gerindra Bupati Tulungagung: Daftar setelah Menjabat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Dasco Klarifikasi Status Kader Gerindra Bupati Tulungagung: Daftar setelah Menjabat

R. Izra
Last updated: April 11, 2026 1:15 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kasus OTT yang menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, makin ramai dibahas. Kali ini, giliran Partai Gerindra yang angkat bicara soal status kadernya.

Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa Gatut sebenarnya belum resmi jadi kader partai berlambang kepala garuda tersebut.

Menurut Dasco, posisi Gatut saat Pilkada 2024 bukan sebagai kader Gerindra. Ia diusung oleh banyak partai, bukan dari internal Gerindra.

Bacaaja: BREAKING NEWS: Kader Gerindra Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK
Bacaaja: DPRD Jateng 100 Persen Setor LHKPN ke KPK, Saleh: Transparansi dan Komitmen Moral

“Baru setelah jadi bupati, belum lama, dia mendaftar menjadi kader Gerindra,” jelas Dasco, Sabtu (11/4/2026).

Artinya, proses bergabungnya Gatut ke Gerindra masih di tahap awal, belum final.

Menariknya, Dasco juga mengungkap bahwa kader Gerindra yang benar-benar asli di Tulungagung justru adalah wakil bupati, Ahmad Baharudin.

Hal ini juga diperkuat oleh pengurus daerah. DPD Partai Gerindra Jawa Timur memastikan bahwa Gatut belum resmi tercatat sebagai kader.

Ketua OKK Gerindra Jatim, Hidayat, menyebut prosesnya masih belum rampung.

“Masih belum,” katanya singkat.

Meski begitu, ia mengakui bahwa sebelumnya memang ada rencana Gatut akan bergabung. Hanya saja, belum mendapat persetujuan dari DPP.

Seperti diketahui, Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (10/4/2026).

Ia sudah dibawa ke Jakarta dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Sementara itu, 15 orang lainnya masih diperiksa di Tulungagung.

Sampai sekarang, KPK juga belum membuka detail kasus maupun identitas pihak-pihak lain yang ikut diamankan. (*)

You Might Also Like

Masih Ingat Dias, Dosen Unissula Ribut dengan Dokter? PN Semarang Jatuhkan Denda Rp8 Juta

Akhir Tahun, Kapolri Tiba-tiba Minta Maaf, Ada Apa Ya?

AI Bikin Aib: Wajah Siswa Disulap Jadi Video Mesum!

Menakar Nasib Wakil Bupati Pidie Jaya Usai Pukul Bos MBG

Peneliti Puskampol: Polisi Jangan Asal Konpers, Buka Bukti Kematian Iko Unnes

TAGGED:bupati tulungagungGatut Sunu WibowogerindraSufmi Dasco Ahmad
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga menikmati makan siang gratis melalui program Dapur Marhaen yang digelar PDIP Jateng. (dul) Dapur Marhaen PDIP Gak Cuma Makan Gratis, tapi Jadi Ruang Sosial Warga
Next Article Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). KPK Boyong 12 Pejabat Tulungagung ke Surabaya, Kasus OTT Bupati Gatut Masih Gelap

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BRIN: Enam Kota/Kab di Jateng Masuk Daftar Paling Maju di Indonesia

Petugas mengevakuasi bangkai kendaraan yang melintang di Jalan Prof Hamka, Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026). Truk yang diduga rem blong memicu kecelakaan beruntun, sehingga membuat kemacetan parah di lokasi. (dul)

Silayur Lagi, Silayur Lagi, Agustina: Kesalahan Tata Ruang

Pengurus Kopdes Merah Putih Pekopen menjalankan usaha koperasi dengan menjual saruy-sayuran segar, Kamis (1072025). (humas pemprov)

5.500 Koperasi Baru di Jateng, Jadi Motor Ekonomi atau Sekadar Bangunan Estetik?

Demokratisasi Akses Literasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Dasar

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

KPK Boyong 12 Pejabat Tulungagung ke Surabaya, Kasus OTT Bupati Gatut Masih Gelap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Susi Pudjiastuti Buka-bukaan Soal Mental Maling Pejabat, Publik Riuh

Desember 26, 2025
Ilustrasi aksi penganiayaan.
Hukum

Cemburu Meledak di Kalibening, Pelajar Dihajar Sampai Parah

April 1, 2026
Kejaksaan Agung dalami kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Kasus ini menyeret mantan Mendikbud Nadiem dan pejabat lain, dengan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun. Foto: dok.
Hukum

Proyek Chromebook Kemendikbudristek: Ketika Laptop Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Lapak Korupsi Rp1,98 Triliun

September 10, 2025
Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)
Hukum

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

Februari 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dasco Klarifikasi Status Kader Gerindra Bupati Tulungagung: Daftar setelah Menjabat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?