Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cek Kesehatan Gratis Dukung Generasi Emas 2045
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Cek Kesehatan Gratis Dukung Generasi Emas 2045

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dinilai strategis untuk membangun generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan hal itu saat meninjau pelaksanaan CKG di SLB Negeri Semarang, Senin (4/8).

baniabbasy
Last updated: Agustus 4, 2025 11:07 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
KUNJUNGI SLBN SEMARANG: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi saat meninjau program cek kesehatan gratis (CKG) di SLB Negeri Semarang, Senin (4/8). (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyebut Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang sehat dan berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Saat meninjau pelaksanaan program tersebut di SLB Negeri Semarang, Senin (4/8), Arifatul menegaskan bahwa CKG merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan setiap anak Indonesia memiliki akses setara terhadap layanan kesehatan dan pendidikan.

“Anak-anak hari ini adalah calon pemimpin bangsa pada 2045. Presiden ingin mereka tumbuh sehat dan optimal,” ujar Arifatul.

CKG telah dimulai sejak 14 Juli 2025 di Sekolah Rakyat dan mulai 4 Agustus diperluas ke seluruh satuan pendidikan, termasuk sekolah luar biasa (SLB). Program ini termasuk dalam inisiatif Program Hasil Terbaik Cepat yang menjadi prioritas pemerintah.

Arifatul mengungkapkan, data terkini menunjukkan sekitar 93 persen anak di Indonesia mengalami masalah gigi, sementara angka stunting masih tinggi. Oleh karena itu, CKG diharapkan mampu mendeteksi dini potensi masalah kesehatan dan memperkuat intervensi sejak usia dini.

Tiga Program

Selain CKG, dua program lainnya yang menjadi fokus Kementerian PPPA adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dan perluasan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat. Ketiganya menjadi pilar penting dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju satu abad Indonesia merdeka.

“Pelaksanaan CKG tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi lintas kementerian dan lembaga, sesuai arahan Presiden dalam retreat kabinet,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan CKG di SLB Negeri Semarang, sebanyak 579 siswa dari jenjang TK hingga SMA mengikuti pemeriksaan kesehatan. Kepala sekolah Sri Sugiarti menyampaikan bahwa program ini sangat bermanfaat, terutama bagi siswa penyandang disabilitas seperti tunanetra, tunagrahita, tunadaksa, dan autisme.

“Mereka bisa mengikuti pemeriksaan secara mandiri dengan pendampingan guru. Ini menjadi rujukan penting bagi para orang tua,” jelas Sri.

Adapun pemeriksaan lanjutan bagi siswa kelas 1, 5, dan 6 dijadwalkan ulang pada Rabu (6/8), bekerja sama dengan Puskesmas Rowosari. Hadir dalam kegiatan ini Dirjen SDM Kementerian Kesehatan Yuli Farianti, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno, dan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin. (*)

You Might Also Like

Bisyarah di Semarang Nambah Banyak, Negara Ikut Patungan

Bupati Fahmi Ngotot, Alun-Alun Bukan Lapak Jualan

Roadshow Bunda Literasi Semarang, Agustina: Kobarkan Semangat Gemar Membaca kepada Anak-anak

Dari Cerpen ke Layar: Bu Wali Mau Semarang Jadi Kota Sinema

Lima Hari yang Nggak Boleh Cuma Jadi Seremoni

TAGGED:cek kesehatan gratiskemenerian pppaslbn kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Green Run 2025 Dorong Semangat Industri Ramah Lingkungan
Next Article Kongres Persatuan PWI 2025: SC Tetapkan Mekanisme Pemilihan Ketum

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

Mendadak Kontraksi, Ibu Melahirkan di Dalam KRL

SAMPAIKAN PAPARAN--Praktisi hukum yang juga Managing Partner LDN Ernst Law Firm, Luhut Sagala, menjelaskan tentang terbukanya korban keracunan MBG gugat perdana atau pidana, saat ditemui di Semarang, Jumat (25/9/2026). (bae)

Praktisi Hukum: Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Perdata atau Tempuh Pidana

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Silahturahmi ke Senior, Agustina: Pembangunan Nggak Boleh “Putus Nyambung”

April 1, 2026
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah menggelar kompetisi Jasirah Race 2025 pada 25–27 Juli 2025.
Daerah

BI Jateng Gelar Jasirah Race 2025: Dorong Wisata Sejarah dan Digitalisasi Ekonomi

Juli 25, 2025
Daerah

452 Desa Sudah Didampingi, Pemprov Jateng: Nggak Cuma Kota yang Boleh Maju

Desember 17, 2025
Daerah

Jalan Semarang-Godong Rampung Diperbaiki

Maret 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cek Kesehatan Gratis Dukung Generasi Emas 2045
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?