Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Brown Canyon Tembalang: Estetik Buat Foto tapi Bikin Was-was
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Brown Canyon Tembalang: Estetik Buat Foto tapi Bikin Was-was

Sekilas kelihatan cakep banget, cocok buat feed Instagram. Tapi siapa sangka, spot “canyon” di Tembalang ini ternyata bukan sekadar tempat healing tipis-tipis. Di balik estetikanya, ada cerita yang bikin orang mikir dua kali buat terlalu santai di sana.

T. Budianto
Last updated: April 12, 2026 6:40 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SPOT FOTO: Pemandangan sore kawasan Brown Canyon di Rowosari, Tembalang, Semarang, beberapa waktu lalu. Lokasi bekas penambangan tanah tersebut telah lama menjadi salah satu spot populer untuk berfoto di Semarang. (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Di balik lanskapnya yang tampak eksotis, sebuah kawasan yang dikenal sebagai “canyon” di wilayah Tembalang, Kota Semarang, menyimpan cerita lain yang tak banyak disadari pengunjung.

Tebing-tebing tanah yang menjulang dengan kontur tak beraturan memang menciptakan pemandangan yang sekilas memikat terlebih saat sore hari ketika cahaya matahari menyapu permukaannya dengan warna keemasan.

Tempat ini belakangan kerap didatangi warga, terutama anak muda, untuk sekadar bersantai atau berburu foto. Namun, di balik daya tarik visual itu, ada kekhawatiran yang mulai muncul dari mereka yang lebih mengenal kondisi kawasan tersebut.

Baca juga: Banjir di Tembalang, Pemkot Perkuat Tanggul Kali Babon

Lutfi (23), salah satu pengunjung yang mengaku cukup sering datang, mengatakan bahwa lokasi ini memang nyaman untuk bersantai. Suasananya yang relatif sepi dan terbuka membuatnya cocok untuk melepas penat. Meski begitu, ia tidak menampik adanya rasa was-was.

“Kalau buat santai enak, pemandangannya juga beda. Tapi kalau lihat kondisi tebingnya, agak khawatir juga. Takutnya bisa longsor, apalagi ini kan bekas galian C,” ujarnya.

Aktivitas Tambang

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Struktur tanah yang tampak rapuh, ditambah jejak aktivitas tambang di masa lalu, membuat kawasan ini berpotensi mengalami pergerakan tanah, terutama saat musim hujan.

Pendapat serupa juga disampaikan Lia (24). Menurutnya, keindahan tempat ini seringkali hanya dilihat dari permukaan, tanpa memahami latar belakangnya.

“Kalau orang yang belum tahu, pasti bilang ini bagus, estetik. Tapi kalau sudah tahu ini bekas tambang, pasti mikir lagi. Soalnya di Semarang sendiri tambang galian C itu cukup banyak dan dampaknya juga terasa,” katanya.

Fenomena ini memperlihatkan dua sisi yang kontras: antara pesona visual yang menarik perhatian dan realitas lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius. Di satu sisi, lokasi seperti ini berpotensi menjadi ruang rekreasi alternatif. Namun di sisi lain, aspek keselamatan dan dampak ekologis tidak bisa diabaikan.

Baca juga: Terus-terusan Jebol, Tanggul di Dinar Indah Semarang Diperkuat Trucuk Bambu

Kawasan canyon di Tembalang ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam, terutama yang terbentuk dari aktivitas manusia, seringkali menyimpan konsekuensi yang lebih dalam. Bagi pengunjung, menikmati pemandangan tentu sah-sah saja, namun tetap penting untuk waspada dan memahami kondisi di baliknya.

Jadi ya, kalau cuma mau cari foto estetik, tempat ini emang juara. Tapi kalau lupa kalau ini bekas galian dengan tanah yang nggak stabil, bisa jadi yang awalnya niat healing… malah berujung thrilling. Kadang, yang paling kelihatan indah justru yang paling butuh diwaspadai. (dul)

You Might Also Like

Kota Lama Lagi Viral di Dunia Nyata: Wisatawan Meledak, Semua Hotel Nyaris Full!

Jateng Ngebut Siapkan Wisata Ramah Muslim

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Taman Lele Gaspol Sambut Nataru, Wajahnya Makin Fresh

Wajah Baru Danau BSB Semarang, Infrastruktur Makin Rapi meski Tiket Jadi Sorotan

TAGGED:brown canyonrowosarispot foto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti saat menyampaikan pernyataan publik kepada wartawan. (ist) Wali Kota Semarang Akui Jalur Silayur Tak Layak Dilintasi Truk Besar
Next Article SAI Walk and Run di Semarang Ajak Calon Haji Persiapkan Fisik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TANAM CEMARA--Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (depan) bersama Karang Taruna Kecamatan Tugu, menanam cemara laut di Pulau Tirang, Minggu (12/7/2026). (ist)

Wali Kota Agustina Bareng Karang Taruna Tanam Cemara Laut di Pulau Tirang

Parasit Komodo Mulai Terkuak, Ancaman Baru Ikut Terbaca

Kanker Pada Gen Z Makin Naik, Peneliti Bongkar Dugaan Penyebabnya

AI Masuk Rumah Sakit, Dokter Tetap Pemeran Utama

UMY Bekukan Dosen Farmasi, Dugaan Pelecehan Diusut Tuntas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Plesir

Kemenpar Dorong Shiva Festival Naik Level Nasional

Februari 17, 2026
Plesir

Nggak Cuma Healing, Traveling Juga Punya Banyak Bonus Buat Tubuh

Juni 30, 2026
Plesir

Saat Kota Makin Panas, Taman Sudirman Cocok Jadi Jujugan

Januari 6, 2026
Plesir

Benteng Tersembunyi Cilacap Ini Simpan Cerita Gelap Bawah Tanah

Maret 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Brown Canyon Tembalang: Estetik Buat Foto tapi Bikin Was-was
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?