Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Brigadir Ade Pembunuh Bayi Kandung Dituntut 14 Tahun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Brigadir Ade Pembunuh Bayi Kandung Dituntut 14 Tahun

Kasus tragis yang menyeret anggota Polda Jateng, Brigadir Ade Kurniawan, akhirnya memasuki babak akhir. Jaksa menuntut 14 tahun penjara bagi sang polisi yang terbukti menghilangkan nyawa bayinya sendiri.

T. Budianto
Last updated: November 4, 2025 4:47 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SIDANG TUNTUTAN: Brigadir Ade mengikuti sidang tuntutan, Selasa (4/11). (Foto: bae)
SHARE

Brigadir Ade Pembunuh Bayi Kandung Dituntut 14 Tahun

 

BACAAJA, SEMARANG- Jaksa menuntut Brigadir Ade Kurniawan dengan hukuman 14 tahun penjara. Polisi asal Polda Jateng itu terbukti membunuh bayi kandungnya sendiri.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” kata Jaksa Natalia Kristin, di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Senin (3/11).

Jaksa juga meminta Ade membayar denda Rp200 juta. Jika tidak dibayar, diganti dengan empat bulan kurungan. Selain itu, Ade wajib membayar restitusi Rp74,7 juta untuk keluarga korban.

Natalia menyebut tindakan Ade kejam dan tidak berperikemanusiaan. Ia menilai, terdakwa telah bertindak kejam, menghilangkan nyawa darah dagingnya sendiri, dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban. Jaksa bilang, tidak ada alasan pemaaf bagi Ade. Hal yang meringankan hanya karena sikapnya sopan di persidangan.

Di Luar Nikah

Sebelumnya, Brigadir Ade didakwa membunuh bayi hasil hubungan di luar nikah dengan pacarnya, Dina Julia Pratami. Mereka tinggal di kontrakan daerah Palebon, Pedurungan, Semarang. Meski belum menikah, keduanya hidup seperti pasangan suami istri.

Setelah Dina hamil, kerap terjadi pertengkaran. Dina sering marah dan memaki karena tak kunjung dinikahi. Jaksa menyebut Ade kerap dimaki dengan kata-kata kasar seperti “polisi bajingan” dan “polisi anjing”.

Emosi itulah yang akhirnya meledak. Pada awal Maret 2025, Ade menekan kepala bayinya dengan tangan. Bayi menangis keras dan kesakitan. Tak berhenti di situ. Beberapa jam kemudian, ia kembali melakukan kekerasan di mobil yang terparkir di depan Pasar Peterongan. Saat Dina belanja, Ade menekan jidat bayinya dengan keras.

Bayi itu kemudian tersedak dan sesak napas. Kondisinya memburuk hingga tak sadarkan diri. Ia meninggal keesokan harinya, Senin (3/3). Sidang vonis untuk Brigadir Ade dijadwalkan berlangsung beberapa pekan mendatang. Pengadilan Negeri Semarang akan menentukan nasib akhir polisi tersebut. (bae)

You Might Also Like

Tok!! Mami Uthe, Muncikari Striptis di Karaoke Mansion, Divonis 14 Bulan Penjara

Fadia Ngaku Bareng Gubernur Saat OTT, Eh Luthfi Bilang: “Lho, Info dari Mana?”

Naudzubillah, Ayah Hilang Akal, Anak Sendiri Jadi Korban Nafsu

Nelangsa Buruh Perempuan di Semarang, Hidup dalam Ketidakpastian Sejak Dirumahkan

KPU Cabut Keputusan Kontroversial, Dokumen Capres-Cawapres Kini Bisa Diakses Publik

TAGGED:brigadir adepolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Selebrasi Mierza Firjatullah dalam laga Timnas Indonesia U-17 vs Tajikistan di Piala Kemerdekaan 2025, Selasa (1282025). PSSI Full Pemain Lokal! Malam Ini Timnas Garuda vs Zambia di Piala Dunia U-17
Next Article Porprov 2026 Siap Digelar, Tapi Masih Bingung Siapa Bayar Apa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengisi tumbler saat launching layanan Air Siap Minum “Toya Wening” di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026).

Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo

Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth)

Pengamat Lingkungan Beri Peringatan: Laju Pembangunan Jangan Korbankan Alam

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Iran Siap Akhiri Perang, Teheran Ajukan Dua Poin Peting sebagai Syarat

Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Sindikat Penipu Gudang Bodong di Semarang Check-in di Hotel Prodeo

Agustus 20, 2025
Unik

Polda Jateng Minta Maaf, Sebut Nama Ormas saat Rilis Kasus Premanisme

Juni 5, 2025
Hukum

Niat Bikin Mercon Malah Petaka, Bocah Ini Kena Imbas

Maret 24, 2026
Hukum

Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim

Maret 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Brigadir Ade Pembunuh Bayi Kandung Dituntut 14 Tahun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?