Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: BNPB Siap Normalisasi Kali Juwana
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

BNPB Siap Normalisasi Kali Juwana

Hujan turun nggak pakai rem, sungai meluap, warga mengungsi. Kudus, Pati, dan Jepara lagi-lagi kebanjiran. Kali ini, negara turun tangan, bukan cuma bagi logistik, tapi juga janji ngebenerin sungai.

T. Budianto
Last updated: Januari 16, 2026 8:27 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNJUNGAN BNPB: Kepala BNPB, Suharyanto saat meninjau posko pengungsian di DPRD Kudus, Jumat (16/1/2026). (Foto: Kominfo Kudus)
SHARE

BACAAJA, KUDUS- Banjir besar yang merendam wilayah Kudus, Jepara, dan Pati bikin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) angkat kaki ke lapangan. Salah satu rencana besar yang disiapkan adalah normalisasi Sungai Juwana atau Kali Silugonggo, yang disebut-sebut warga sebagai biang banjir.

Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan hal itu saat meninjau posko pengungsian di DPRD Kudus, Jumat (16/1/2026). Ia menegaskan, penanganan bencana tidak membedakan wilayah.

“Tidak ada bedanya Sumatera atau Jawa Tengah. Kalau terjadi bencana, semuanya dapat perhatian dan bantuan,” ujar Suharyanto. Dalam kunjungannya, BNPB juga menggelar dialog dengan warga Kudus. Salah satu keluhan yang paling sering muncul adalah kondisi Sungai Juwana yang dianggap sudah tak mampu menampung debit air saat hujan deras.

“Warga meminta normalisasi Sungai Juwana supaya bencana serupa tidak terulang,” katanya. Suharyanto juga menyampaikan ucapan belasungkawa dari Presiden Prabowo Subianto kepada warga terdampak banjir di Kudus, Jepara, dan Pati.

Baca juga: Banjir dan Longsor Kudus: 2 Tewas, 1 Balita dalam Pencarian

Menurutnya, banjir di Jawa Tengah bukan cerita baru. Akhir 2025 lalu, kawasan Kaligawe, Semarang, sempat terendam hingga 10 hari akibat hujan ekstrem. Namun kini, dengan curah hujan yang relatif sama, wilayah tersebut tidak lagi kebanjiran.

Hal serupa juga terjadi di Demak pada 2023-2024 lalu. Setelah tanggul Kali Wulan jebol dan dilakukan normalisasi, banjir besar tak lagi terulang. “Bencana mungkin tidak bisa dihindari sepenuhnya, tapi setidaknya dampaknya bisa dikurangi dengan penanganan yang tepat,” jelasnya.

Modifikasi Cuaca

Selain rencana jangka panjang berupa normalisasi sungai, BNPB juga menjalankan modifikasi cuaca sebagai langkah darurat. Saat ini, satu pesawat terus diterbangkan untuk menyemai awan agar hujan tidak turun terlalu deras. “Curah hujan bukan dihentikan, tapi dikurangi,” kata Suharyanto.

Untuk kebutuhan pengungsi, BNPB memastikan logistik dalam kondisi aman. Stok pangan bahkan disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan warga selama beberapa bulan ke depan.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengungkapkan dampak banjir kali ini cukup luas. Tercatat dua kecamatan terdampak longsor, tujuh kecamatan terdampak banjir, dengan total 38 desa terdampak.

Baca juga: Banjir Lereng Muria Bukan Takdir Ilahi, Walhi Sorot Krisis Lingkungan

Sebanyak 47.000 jiwa terdampak, dan sekitar 2.000 warga mengungsi di 11 titik pengungsian. “Alhamdulillah, kebutuhan dasar pengungsi pada prinsipnya terpenuhi. Logistik cukup, tapi kebutuhan khusus tetap kami pantau,” ujar Sam’ani.

Sekarang bola ada di sungai. Kalau Kali Juwana benar-benar dibenahi, semoga airnya kembali jinak. Soalnya warga sudah capek tiap musim hujan harus ngapalin rute pengungsian. (tebe)

You Might Also Like

Duo Hartono Masih yang Tertajir

Pebulutangkis Alwi Farhan Raih Gelar Pertama Dari Macau Open 2025

Hadiri Rakerda Lazismu, Respati: Angka Kemiskinan di Solo Harus Makin Turun

Partai Orba ‘Ngotot’ Pilkada Balik ke DPRD, Ini Parpol yang Merapat Masuk Barisan

13 Titik Rawan Bencana dan 39 Perlintasan KA Tanpa Penjaga jadi Perhatian Serius Daop 4

TAGGED:banjir kudusbnpbkali juwanapemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Laga Hidup Mati di Jatidiri
Next Article Pembeli yang melihat-lihat barang bekas di Pasar Krokosono, Semarang, Jumat (16/1/2026). (dul) Cerita Orang Bugis Jualan Barang Bekas di Pasar Kokrosono Semarang, Ungkap Sumber Barang Dagangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pesangon Sritex: Kurator Jalan Pelan, Buruh Jalan Terus

Januari 12, 2026
Info

Peringatan Eks-Penyidik KPK untuk Kepala Daerah: Tinggal Nunggu Waktu Ditangkap . . .

Maret 11, 2026
Gubernur Ahmad Luthfi meninjau kondisi Kota Pekalongan usai aksi demonstrasi didampingi Wakil Walikota.Foto: dok.
Daerah

Gaspol Recovery! Gubernur Jateng Cek Langsung Kondisi Pekalongan Pasca Kebakaran

September 2, 2025
Daerah

Sport Tourism Dongkrak Ekonomi, Pemprov Genjot Event Lari di Tiap Daerah

Juli 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BNPB Siap Normalisasi Kali Juwana
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?