BACAAJA, SEMARANG – Siapa bilang belajar sejarah itu selalu ngantuk dan penuh hafalan? Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, justru pengin pelajar di Kabupaten Batang diajak belajar sejarah lewat cara yang lebih relate: nobar film dokumenter “Batang Rewind”.
Menurut Saleh, film ini bukan sekadar tontonan, tapi juga “pegangan” buat generasi muda biar makin paham pentingnya sejarah daerahnya sendiri.
“Film ini bukan hanya sekadar karya, tetapi mengandung banyak muatan edukasi untuk generasi muda tentang pentingnya sejarah.”
“Saya sangat mengapresiasi upaya ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar, tentang sejarah Kabupaten Batang,” jelasnya.
Bacaaja: Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Ada Korban Bencana yang Telantar
Bacaaja: M Saleh Dorong Kompetisi Judo Rutin Digelar: Pembinaan & Nyari Bibit
Pernyataan itu ia sampaikan setelah menghadiri launching “Batang Rewind” yang digarap komunitas Pegiat Literasi Batang, di Aula Kabupaten Batang, belum lama ini.
“Batang Rewind” sendiri adalah film dokumenter kedua dari komunitas ini. Sebelumnya mereka sudah ngerilis “Mencari Jejak Mbah Rifaiyah”. Kabar baiknya, semua bisa nonton gratis lewat kanal YouTube Pegiat Literasi Batang—tinggal search, klik, gas nobar.

Saleh berharap sekolah-sekolah di Batang nggak cuma berhenti di level “tahu ada filmnya”, tapi bener-bener memanfaatkan film ini sebagai media belajar alternatif di kelas.
“Idealnya, film ini disebarkan ke sekolah-sekolah dan ditonton oleh anak-anak. Guru-guru bisa mengajak siswa untuk nonton bareng sebagai bagian dari pembelajaran sejarah lokal,” katanya.
Dari proses pembuatan film dokumenter ini, ada satu kesimpulan penting yang juga disorot Saleh: Kabupaten Batang punya kekayaan sejarah yang sayang banget kalau cuma “numpang lewat” di buku pelajaran.
Itulah kenapa ia mendorong hadirnya museum khusus di Batang.
“Kami menyadari bahwa Kabupaten Batang sudah pantas memiliki Museum Batang untuk menyimpan, melestarikan, dan merawat peninggalan sejarah yang sangat banyak dan beragam,” tutupnya. (*)


