BACAAJA, SOLO – Atlet National Paralympic Committee (NPC) Kota Solo lagi-lagi bikin bangga. Dari ajang ASEAN Para Games 2025 di Tailan, mereka sukses pulang bawa 15 medali.
Prestasi ini langsung dapet applause dari Wali Kota Solo, Respati Ardi, yang siap kasih dukungan lebih serius ke atlet disabilitas.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Solo bakal menyiapkan fasilitas khusus buat atlet NPC. Mulai dari pemenuhan sarana-prasarana sampai kebijakan jangka panjang biar karier atlet disabilitas makin terjamin.
Bacaaja: Respati Siapkan Jalan Pemuda Solo Kuliah di Belanda
Bacaaja: Respati Datang Langsung ke Tailan, Beri Dukungan Penuh Atlet Solo di ASEAN Para Games
“Kami siapkan apresiasi dan fasilitas khusus dari Pemkot Solo untuk rekan-rekan atlet NPC, supaya tetap semangat berkarier dan berprestasi,” ujar Respati usai mendampingi Wamenpora RI, Taufik Hidayat, menyambut kepulangan atlet di Bandara Adi Soemarmo, Selasa (27/1/2026) malam.
Respati juga kasih kredit penuh buat para atlet yang sukses melampaui target medali.
Dari target awal 85 emas, kontingen Indonesia justru ngegas sampai 132 emas. Menurutnya, capaian ini bukan cuma soal angka, tapi juga soal mental juara.
“Ini luar biasa. Saya ucapkan selamat untuk seluruh kontingen Indonesia, khususnya atlet-atlet Solo. Jangan pernah patah semangat, semoga prestasi ini bisa jadi inspirasi buat atlet lainnya,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Wamenpora RI, Taufik Hidayat. Meski Indonesia belum jadi juara umum, ia tetap bangga dengan perjuangan atlet, pelatih, dan ofisial yang sudah all out di ajang regional tersebut.
Ke depan, Taufik berharap Indonesia bisa tampil lebih dominan di ASEAN Para Games berikutnya.
Kuncinya, kata dia, ada di kolaborasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, serta perhatian serius terhadap kebutuhan atlet di tiap wilayah.
“Prestasi ini lahir dari proses panjang, latihan konsisten, dan pengorbanan besar. Pemerintah berkomitmen terus meningkatkan pembinaan olahraga disabilitas, memperbaiki fasilitas, dan memastikan kesejahteraan atlet agar prestasi bisa berkelanjutan,” pungkasnya.
Singkatnya: atlet NPC Solo sudah buktiin kualitas, sekarang giliran sistem dan fasilitas yang harus naik level. (*)


