Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Satu Kantong Jadi Tiga Harapan, Donor Darah Massal Purbalingga Jadi Gerakan Kekinian
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Dari Satu Kantong Jadi Tiga Harapan, Donor Darah Massal Purbalingga Jadi Gerakan Kekinian

Dengan pendekatan kekinian, aksi donor darah di Purbalingga berhasil menunjukkan bahwa kepedulian bisa dibungkus jadi sesuatu yang keren, inspiratif, dan penuh manfaat.

Nugroho P.
Last updated: September 3, 2025 7:39 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Di era sekarang, gaya hidup sehat tidak lagi hanya soal olahraga atau makanan organik. Donor darah mulai dilihat sebagai lifestyle baru: simpel, menyehatkan, dan dampaknya langsung terasa bagi banyak orang.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Bayangkan satu kantong darah yang kamu sumbangkan bisa menyelamatkan tiga nyawa. Itulah pesan kuat yang digaungkan dalam acara Donor Darah Massal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pendopo Dipokusumo, kemarin.

Contents
Kebutuhan Darah Tinggi, Partisipasi Jadi KunciDonor Itu Keren dan MenyehatkanAntusiasme Warga Melebihi TargetDari ASN, Komunitas, hingga Generasi MudaDonor Darah Sebagai Lifestyle Baru

Acara ini bukan sekadar formalitas, tapi jadi momentum nyata bagaimana ratusan ASN dan warga Purbalingga bergerak bersama untuk menebar manfaat. Bahkan, Bupati Fahmi Muhammad Hanif ikut turun langsung mendonorkan darahnya untuk pertama kali.

“Donor darah ini bukan cuma soal kesehatan orang lain, tapi juga bikin tubuh kita lebih fit. Jadi kenapa harus ragu?” ucap Bupati Fahmi dengan senyum lebar, seolah menegaskan bahwa berbagi bisa dimulai dari hal paling sederhana.

Kebutuhan Darah Tinggi, Partisipasi Jadi Kunci

Purbalingga mencatat kebutuhan 2.300 kantong darah setiap bulan. Angka yang tidak kecil ini jadi alarm penting bahwa kontribusi masyarakat sangat dibutuhkan. Satu kantong darah bisa diolah menjadi sel darah merah, trombosit, dan plasma—artinya, satu kali donor setara memberi tiga peluang hidup.

Donor Itu Keren dan Menyehatkan

Banyak orang masih berpikir donor darah bikin lemas. Padahal faktanya justru sebaliknya. Donor darah membantu menstabilkan tekanan darah, memperbarui sel-sel darah, hingga jadi screening gratis penyakit menular seperti HIV dan hepatitis.

“Setelah donor, tubuh kita malah lebih fresh karena dipaksa memproduksi darah baru. Jadi bukan bikin capek, tapi bikin segar,” tambah Fahmi.

Antusiasme Warga Melebihi Target

Angka partisipasi bikin panitia tersenyum lega. 547 orang memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis, sementara 242 orang berhasil menyumbangkan darahnya. Total 789 partisipan jauh melampaui target awal yang dipatok 726 orang.

“Respons masyarakat luar biasa, ini membuktikan bahwa gaya hidup sehat dan peduli sesama bisa jadi tren positif,” kata salah satu panitia.

Dari ASN, Komunitas, hingga Generasi Muda

Yang bikin acara ini semakin kekinian, hadirnya berbagai komunitas dan generasi muda yang ikut donor darah. Mereka melihat kegiatan ini bukan cuma soal kesehatan, tapi juga bagian dari gerakan sosial yang bisa dibagikan ke media sosial.

Bupati pun mendorong agar instansi, lembaga, bahkan komunitas anak muda terus menggelar kegiatan serupa bersama PMI. “Kalau semua rutin donor, stok darah pasti aman, dan semakin banyak nyawa bisa kita selamatkan,” tegasnya.

Donor Darah Sebagai Lifestyle Baru

Di era sekarang, gaya hidup sehat tidak lagi hanya soal olahraga atau makanan organik. Donor darah mulai dilihat sebagai lifestyle baru: simpel, menyehatkan, dan dampaknya langsung terasa bagi banyak orang.

Dengan pendekatan kekinian, aksi donor darah di Purbalingga berhasil menunjukkan bahwa kepedulian bisa dibungkus jadi sesuatu yang keren, inspiratif, dan penuh manfaat. (*)

You Might Also Like

Rekahan Baru Mengintai, Ancaman Banjir Pandanarum Menggila

Akses Logistik Terisolasi, 4.000 Warga Enggano Hidup Tanpa Kepastian

‘Negara Ormas’ Jadi Sorotan Media Hongkong, BG: Negara Tak akan Diam

Pneumonia Menyerang Jemaah Haji Indonesia, Kemenkes Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Panen Ceria, Irigasi Masih Drama

TAGGED:aksi donor darahbupati purbalinggadonor darah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bupati Temanggung Agus Setyawan menyalami sejumlah pelajar peserta aksi demo yang diamankan polisi. Foto: dok. Bupati Agus Ajak Anak Muda Bangkit Usai Demo di Temanggung
Next Article Sweeping Ngawur Polisi di Semarang, Ada Pemotor yang Dikejar sampai Terjatuh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sudah lapuk di makan usia. (Ist)

Mengapa JPO Semarang Mangkrak Tak Terpakai? Djoko Setijowarno Soroti Infrastruktur Tak Inklusif

BAHAS BENCANA: Pejabat BPBD Kota Semarang dan berbagai pihak sedang koordinasi lintas sektor membahas antisipasi bencana. (ist)

Masuk Musim Hujan, BPBD Semarang Siap Antisipasi Banjir dan Longsor

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kolase foto bocah pemandu Pacu Jalur dan pemain PSG menirukan aura farming Pacu Jalur di TikTok.
Unik

Budaya Indonesia Mendunia! Aura Farming Pacu Jalur Jadi Tren Internasional di TikTok

Juli 2, 2025
Tips

Emosi Bocah Meledak Diam-Diam, Rumah Sering Jadi Awal Semua

Mei 7, 2026
Unik

Drama Kurir JNE yang Motornya Dibegal, Bikin Haru Biru..

Mei 8, 2026
Wisatawan memadati area Pancuran 13, Guci, Kabupaten Tegal.
Plesir

Tetap Ramai Meski Ada Larangan, Pancuran 13 Guci Diserbu Wisatawan di Libur Lebaran

Maret 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Satu Kantong Jadi Tiga Harapan, Donor Darah Massal Purbalingga Jadi Gerakan Kekinian
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?