Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ratusan Warga Pati Jalan Kaki dari Alun-alun ke Kantor Pos: Surati KPK, Jangan Masuk Angin!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Ratusan Warga Pati Jalan Kaki dari Alun-alun ke Kantor Pos: Surati KPK, Jangan Masuk Angin!

Ratusan warga Pati kembali turun ke jalan. Mereka jalan kaki dari Alun-alun ke kantor pos untuk bersurat ke KPK, minta komisi antirasuah tak masuk angin: segera tangkap Sudewo!

R. Izra
Last updated: Agustus 25, 2025 3:59 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Senin (25/8/2025), jalanan Pati rame lagi. Ratusan orang turun ke jalan pergi ke kantor pos, surati KPK agar segera tangkap Bupati Sudewo.
Senin (25/8/2025), jalanan Pati rame lagi. Ratusan orang turun ke jalan pergi ke kantor pos, surati KPK agar segera tangkap Bupati Sudewo.
SHARE

BACAAJA, PATI – Senin (25/8/2025), jalanan Pati rame lagi. Ratusan orang turun ke jalan bukan buat konvoi atau festival, tapi buat desak KPK biar cepet tetapkan Bupati Sudewo jadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api.

Aksi ini dimotori Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Mereka jalan kaki sekitar 1,5 km dari posko donasi depan Kantor Bupati menuju Kantor Pos. Mereka ngirim surat cinta ke KPK meminta segera tersangkakan Sudewo.

Sepanjang jalan, poster-poster mereka udah to the point banget: “KPK jangan sampai masuk angin”, “Ayo KPK, tangkap Sudewo”, dan “Tersangkakan Sudewo”.

“Kami pro rakyat, bukan pro pemimpin korup. Kami tidak ingin dipimpin bupati arogan,” teriah orator di mobil komando.

Massa langsung kompak teriak bareng: “Bupati koruptor, tangkap Sudewo. Kami tidak sudi punya bupati yang korupsi!”

Padahal, sebelumnya Ahmad Husein—penggagas awal demo jilid 2—udah mundur setelah berdamai sama Sudewo. Tapi warga tetap gaspol. Buat mereka, ini bukan soal orang per orang, tapi soal marwah Pati yang nggak mau dipimpin bupati yang diduga korup.

Kalau inget demo jilid 1, 13 Agustus lalu, ribuan massa udah sempet geger nasional. Ricuh sih, tapi ujung-ujungnya DPRD Pati bikin pansus hak angket pemakzulan. Prosesnya masih jalan.

Nah sekarang, warga udah nggak mau basa-basi lagi. Pesannya jelas: “KPK, ayo segera tetapkan tersangka. Jangan tunggu sampai rakyat makin geram.” (bae)

You Might Also Like

Ramai Angka Triliunan untuk Kaos Kaki, BGN Bilang Faktanya Nggak Segitu

Senyum Guru Brebes Buyar: Kaget Potongan Gaji Nyelonong Jutaan

Semarang Mau 2026 Lebih ‘Hijau’, Agsutina Gaspol di Pangan & Lingkungan

452 Desa Sudah Didampingi, Pemprov Jateng: Nggak Cuma Kota yang Boleh Maju

Gerak Cepat Tim SAR Majenang di Tengah Lelah yang Menumpuk

TAGGED:jalan kakikantor possudewosurati kpktangkapwarga pati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Foto dokumentasi pernikahan Pratama Arhan dan Azizah Salsha. Diterpa Isu Perselingkuhan, Pratama Arhan Ternyata Sudah Gugat Cerai Anaknya Andre Rosiade
Next Article Ketua RW 15 Desa Leyangan, Puji Nugroho Adi (tengah) bersama peserta lomba menghias sayur asem dari RT 01 dan 02 pada Minggu (25/8/2025). Ulang Tahun Perdana RW 15 dan HUT RI, Warga Leyangan Gelar Jalan Sehat dan Hias Sayur Asem

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Duel Dua Wartawan Senior Berebut Kursi PWI 1 Jateng 2025-2030

September 30, 2025
Wartawan di Pati berupaya melakukan wawancara dengan pihak yang dipanggil dalam Rapat Pansus Pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Namun diperlakukan kasar oleh pengawal saksi yang tak lain Dewan Pengawas RSUD Suwondo.Foto: istimewa
Daerah

Doorstop Rapat Pemakzulan Bupati Pati Berujung Main Sikut, Wartawan Jadi Korban

September 4, 2025
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan korban demo ricuh di Pati. (bae)
Daerah

22 Pendemo Pati yang Sempat Diciduk, Akhirnya Pulang Bawa Cerita

Agustus 15, 2025
Daerah

Ratusan RT di Kota Semarang Ogah Ambil BOP, Anggaran Tersisa Miliaran

Januari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ratusan Warga Pati Jalan Kaki dari Alun-alun ke Kantor Pos: Surati KPK, Jangan Masuk Angin!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?