Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Janji Bangun Jalan dan Sekolah Disabilitas di Babalan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Luthfi Janji Bangun Jalan dan Sekolah Disabilitas di Babalan

Warga Desa Babalan bisa bernapas lega. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin datang bawa “kabar manis”: jalan penghubung strategis bakal dibangun, plus rencana sekolah disabilitas khusus buat anak-anak di Babalan.

T. Budianto
Last updated: Agustus 24, 2025 9:27 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berbicara di depan warga Babalan, Kabupaten Demak, Sabtu (23/8). (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

BACAAJA, DEMAK- Warga Desa Babalan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak boleh sedikit lega. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bareng Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen datang ke desa mereka sambil bawa kabar manis.

“Infrastruktur nanti akan kita bangun,” tegas Ahmad Luthfi di hadapan warga, Sabtu (23/8).  Infrastruktur jalan dan jembatan yang bakal dibangun ini bukan sembarang proyek. Jalurnya penting banget karena jadi penghubung alternatif Demak-Jepara, lewat Babalan.

Jadi selain bikin mobilitas warga lebih gampang, infrastruktur ini juga bisa ngangkat perekonomian lokal, dari sektor perikanan, garam, sampai aktivitas dagang sehari-hari. “(Desa Babalan) Demak ini perbatasan dengan Jepara. Jalur ini sangat strategis sekali dan merupakan jalur perkonomian, baik terkait perikanan, garam, maupun lain sebagainya. Ini merupakan urat nadi yang harus kita perhatikan,” imbuh Luthfi.

Nggak cuma urusan jalan, Wakil Gubernur Taj Yasin juga buka fakta lain. Katanya, Desa Babalan punya cukup banyak warga penyandang disabilitas yang belum terfasilitasi dengan baik. Dari situlah muncul ide untuk bangun sekolah luar biasa (SLB).

Guru SLB

“Masyarakat di sini banyak yang disabilitas atau berkebutuhan khusus. Dari analisa pribadi saya, ada yang usia 15 dan ada yang 20, mereka belum tereduksi dan belum bisa mandiri, sehingga tadi saya sampaikan ke Bupati, Kades, dan dinas untuk segera memetakan, butuh adanya SLB,” jelasnya. Pemetaan ini nantinya bakal dilanjutkan dengan koordinasi, termasuk nyari guru pendamping untuk mengajar di SLB.

Kabar pembangunan ini langsung disambut positif Kepala Desa Babalan, Nor Akfas. Menurutnya, selain bakal memangkas jarak perjalanan ke Jepara, hadirnya SLB juga jadi harapan besar buat keluarga yang punya anak disabilitas.

“Disabilitas di Desa Babalan ada sekitar 17 atau 19 orang. Ada yang dari lahir cacat permanen, ada yang jatuh dan otaknya terganggu. Rata-rata disabilitas dari lahir,” ucapnya. Intinya, janji gubernur dan wakilnya ini bikin Babalan nggak lagi dipandang sebagai desa di pinggiran, tapi punya kesempatan naik level lewat akses jalan, jembatan, dan fasilitas pendidikan yang lebih ramah disabilitas. (bae)

You Might Also Like

850 Anak dari Keluarga Miskin di Jateng Mulai Tempuh Pendidikan Berasrama

22 Pendemo Pati yang Sempat Diciduk, Akhirnya Pulang Bawa Cerita

Anak Curhat ke AI, Bukan ke Ortu: Pemprov Geber Program Berbasis Keluarga

Gubernur Luthfi Soal MBG: “Nggak Cuma Kenyang, Tapi Aman!”

Kades Curhat ke Luthfi: Dari Bankeu Sampai Puskesmas Dibahas

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semarang Ternyata Punya Sesar Aktif, Agustina Siapkan Jurus “Paku Bumi”
Next Article Mau Wajah Terjaga? Ini Langkah Ringkas Biar Kinclong Sepanjang Hari

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kegiatan pelayanan perijinan (investasi) di PTSP Jawa Tengah tetap berjalan lancar dan kondusif, Rabu (3/9/2025), meskipun pasca-dilanda demo. Foto: Bae
DaerahEkonomi

Investasi Jawa Tengah Tetap On Fire! Layanan Perizinan Jalan Terus Meski Demo Melanda

September 3, 2025
Daerah

Produksi Daging Jateng Tertinggi Kedua, Anak Muda Diajak Terjun ke Peternakan

September 27, 2025
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyaksikan pelaksanaan gorundbreaking SPPG di Mapolresta Surakarta
Daerah

9 Juta Orang Jateng Terima Manfaat MBG

Juni 26, 2025
Daerah

Nyanyi Dulu, Beban Hidup Belakangan: Puluhan Warga Pedurungan Adu Suara

September 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Janji Bangun Jalan dan Sekolah Disabilitas di Babalan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?